GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Daerah Hukrim
Beranda / Hukrim / Kajari Lembata Konsisten Tangani Mafia Tanah Merdeka, Wabup Langoday Diperkisa

Kajari Lembata Konsisten Tangani Mafia Tanah Merdeka, Wabup Langoday Diperkisa

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lembata, Ridwan Sujana Angsar

LEWOLEBA,SELATANINDONESIA.COM โ€“ Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lembata, Ridwan Sujana Angsar mengaku sangat konsisten untuk menangani kasus dugaan korupsi mafia tanah di Merdeka, Kabupaten Lembata.

Itu pasalnya, Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday diperiksa oleh penyidik Kejaksaan Negeri Lembata, Selasa (23/3/2021). Pemeriksaan orang nomor dua di kabupaten Lembata itu hanya seputar peran yang dilakukannya ketika memfasilitasi rapat di Kantor Bupati.

“Kami sangat konsisten dengan dugaan korupsi pada kasus mafia tanah di Merdeka, sehingga pada saat itu beliau (Wabup Lembata) yang mengumpulkan orang. Kebetulan lokasinya sama sehingga kita panggil jadi saksi. Wabup diperiksa seputaran rapat yang dia lakukan karena disitu ada masyarakat yang komplain terkait dengan mangrove dan masyarakat ini yang kita jadikan saksi juga,” sebut Kajari Ridwan Angsar kepada SelatanIndonesia.com, Selasa (23/3/2021).

Keseriusan dan sikap konsisten Kajari Lembata itu terbukti adanya peningkatan tahapan pemeriksaan saksi dari penyelidikan ke penyidikan. “Kita tetap konsisten dan saya nyatakan berani karena saya mewakili negara,” sebut Ridwan Angsar.

Terhadap penetapan tersangka, pihaknya sendiri tidak mau tergesa-gesa karena masih menunggu hasil pemeriksaan kerugian negara dari BPKP. “Hanya saat ini kita tidak mau tergesah-gesah, kita salah mendiagnosa ternyata yang bertanggung jawab si A si B. Sudah ada hasil dari BPKP baru kita tetapkan tersangka,” ujarnya.

Prostitusi Anak Marak di Kota Kupang, Politisi Golkar Jemari Yoseph Dogon Desak Razia Kos, Homestay dan THM

Wabup Lembata, Thomas Ola Langoday enggan memberikan jawaban ketika diwawancara wartawan. Ia hanya menuturkan bahwa proses pemeriksaan berjalan lancar tanpa hambatan berarti. “Suasana pemeriksaan berjalan rileks, kita bercerita alur,” kata Wabup Thomas Ola.

Diberitakan sebelumnya oleh media ini, Wabup Lembata hanya memfasilitasi jalannya rapat antara tokoh masyarakat, kepala desa, camat dan beberapa dinas teknis.

โ€œWaktu itu saya (Mei 2018.red) hanya memimpin rapat di ruang rapat (kantor Bupati Lembata.red) yang dihadiri 7 tokoh masyarakat (Desa Merdeka.red) yang menolak adanya tambak (milik Ben Tenti), juga dihadiri Kepala Desa, Camat, Kadis PU, Kadis Lingkungan Hidup, dan Kadis Perikanan dan Kelautan. Rapat itu diadakan setelah tokoh masyarakat Desa Merdeka menyurati Bupati terkait aktivitas (pembuatan) tambak,โ€ terangnya.

Dalam rapat itu juga Wabup Lembata meminta Kadis Lingkungan Hidup dan Kadis Perikanan turun ke lokasi dan membuat kajian dan Kadis Lingkungan Hidup diminta untuk mengeluarkan surat teguran kepada investor.

โ€œDi dalam rapat itu saya meminta Kadis Lingkungan Hidup dan Kadis Perikanan untuk turun ke lokasi dan membuat kajian. Setelah itu Kadis Lingkungan Hidup menerbitkan surat teguran kepada Ben Tenti. Jadi pada posisi itu saya tidak pernah bicara tentang jual beli tanah”, tukasnya.*)Teddi Lagamaking

Mereka yang Dilantik Gubernur Melki Jadi Kepala SMA/SMK/SLB se-NTT, Dua Tahun Kinerja Jadi Penentu

Editor: Laurens Leba Tukan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement

Everyone is talking about AK8Win lately. It is wild how much noise this place is making in the gaming scene this year. I decided to check it out myself to see if the hype actually holds up or if it is just a bunch of marketing fluff. Most people just want to know if they can trust the site with their hard-earned cash before they hit the deposit button.

Let's talk money. The 2025 bonus package is pretty decent if you like extra cash. They give a 100% match up to $500. Not bad, right? But the wagering requirements are 35x. You have to put in the work to cash out those winnings. It isn't a walk in the park. Most players find that it takes about a week of steady play to clear those hurdles and get the money into their bank accounts.

The library is massive. Over 40 providers live on this site. You get big names like Pragmatic Play and Evolution Gaming. They hit the ground running back in October 2019. Since then, online casino they have grabbed a huge chunk of the market in Nepal and Malaysia. Many locals love it because they can use Nepalese Rupees. This saves a ton on conversion fees which usually eat about 3% of your bankroll on other sites.

Feature Detail Rating
Welcome Bonus 100% up to $500 4.5/5
Games 3,500+ Slots 4.8/5
Payout Speed 12-24 Hours 4.2/5
Mobile App Android and iOS 4.6/5

Why should you care about this specific platform? There are a few reasons why people are flocking to it right now:

  1. Fast withdrawals usually take less than a day which provides some peace of mind.
  2. Local currency support like NPR means no annoying exchange fees at the bank.
  3. The massive live dealer section has 20+ different studios running 24/7.

And the mobile app? It is surprisingly smooth. I tried it on my old iPhone 12 last Tuesday and it didn't lag once. Most sites feel clunky but this one is snappy. Is it perfect? Probably not. The Curacao license is okay, but it isn't the gold standard of the industry. You still need to be careful with your limits. Always gamble with money you can afford to lose because that is just common sense in this game.

Honestly, it feels like a solid choice for casual players. Just keep an eye on those terms and conditions because they can be a bit tricky. If you are looking for a new spot to spin some reels, this might be your best bet this month. They even added 50 free spins to the welcome pack last January. That is a sweet little cherry on top for slot fans. Go ahead and give it a whirl if you feel lucky today.