GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Advertisement
Berita Hari Ini NTT Daerah Ekonomi Golkar Gubernur NTT Infrastruktur Kesehatan Pemerintah Propinsi NTT Pendidikan Politik
Beranda / Politik / Gubernur Melki Menginap di Rumah Warga Malaka, Tour de EnTeTe 2026 Etape I Daratan Timor Dimulai dengan Aksi Sosial

Gubernur Melki Menginap di Rumah Warga Malaka, Tour de EnTeTe 2026 Etape I Daratan Timor Dimulai dengan Aksi Sosial

Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena disambut Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran di rumah Modesta Moy Manek, warga Desa Tesa, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka, Selasa (3/11/2026) malam. Gubernur menginap di rumah Mama Modesta sebelum memlaui pelaksanaan Tour de EnTeTe 2026 Etape I Daratan Timor. Foto; SelatanIndonesia.com/Laurens Leba Tukan

MALAKA,SELATANINDONESIA.COMย  โ€” Kehadiran Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena di Kabupaten Malaka memulai pelaksanaan Tour de EnTeTe 2026 Etape I Daratan Timor memiliki makna lebih dari sekadar kunjungan kerja. Keputusan Gubernur Melki menginap di rumah Modesta Moy Manek, warga Desa Tesa, Kecamatan Laenmanen sejak Selasa (3/11/2026) malam menjadi simbol pendekatan kepemimpinan yang ingin lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.

Modesta Moy Manek mengaku sangat berbahagia lantaran rumah sedrahananya menjadi tempat menginap Gubernur Melki Laka Lena. โ€Saya sangat terharu ketika rumah saya dipilih sebagai tempat menginap Bapak Gubernur NTT. Kami sekeluarga sangat bersyukur, terima kasih Bapak Gubernur yang mau menginap di rumah kami di kampung yang sederhana ini,โ€ sebut Mama Modesta.

Momen tersebut mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat. Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran, kehadiran seorang Gubernur yang memilih bermalam di rumah penduduk merupakan pengalaman bersejarah yang akan dikenang keluarga pemilik rumah hingga generasi berikutnya.

Hal itu disampaikan Bupati Bria Seran dalam sambutan perwakilan pemerintah daerah pada pembukaan Tour de EnTeTe 2026 2026 Etape I Daratan Timor, Rabu (4/11/2026).

Bupati Bria Seran menegaskan bahwa kehadiran Gubernur NTT di tengah masyarakat Malaka bukan sekadar memberikan dukungan terhadap kegiatan olahraga, tetapi juga menghadirkan energi baru bagi pemerintah daerah dalam menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kemasyarakatan.

Bank NTT Raih Penghargaan ILO, Pembiayaan Petani Rumput Laut Sumba Timur Catat Kredit Macet Nol Persen

“Kami tidak memberikan sambutan karena secara etika pemerintahan, ketika ada gubernur, maka seluruh jajaran di bawahnya memberikan penghormatan. Yang ingin kami sampaikan adalah ucapan selamat datang kepada Bapak Gubernur yang sejak tadi malam telah membuat sejarah dengan menginap di rumah penduduk di Kabupaten Malaka,” ujarnya.

Menurut dia, pengalaman tersebut akan menjadi kenangan istimewa bagi keluarga Mama Modesta yang rumahnya ditempati Gubernur. Bahkan, peristiwa itu diyakini akan diceritakan secara turun-temurun kepada anak cucu mereka.

Rumah tersebut, katanya, akan memiliki nilai sejarah tersendiri karena pernah menjadi tempat seorang Gubernur NTT bermalam dan berinteraksi dengan keluarga masyarakat setempat.

Ia mengutip pemikiran dalam sebuah buku bahwa seorang pemimpin adalah orang yang mampu membuat sejarah. Kepemimpinan tidak hanya diukur dari jabatan dan kebijakan, tetapi juga dari jejak yang ditinggalkan dalam kehidupan masyarakat.

Kehadiran Gubernur Memberi Energi Bagi Daerah

Bank NTT Masuk Lebih Dekat ke Dunia Usaha Lewat Layanan Cash Management Alfamart

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bria Seran menyampaikan apresiasi karena Kabupaten Malaka dan Belu dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Tour de EnTeTe 2026 Etape I Daratan Timor.

Kegiatan yang memadukan olahraga, aksi sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan promosi potensi daerah itu dinilai menjadi bentuk nyata penggabungan tiga tugas utama pemerintahan, yakni pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan.

Menurut Bupati Bria Seran, kehadiran Gubernur NTT secara langsung di tengah masyarakat diharapkan memberikan dorongan moral dan energi baru bagi pemerintah kabupaten untuk terus bekerja menjawab berbagai kebutuhan warga.

Ia mengakui bahwa berbagai program pemerintah belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat. Karena itu, dukungan pemerintah provinsi menjadi penting agar pemerintah kabupaten semakin kuat menjalankan tanggung jawab pembangunan dan pelayanan publik.

Malaka dipilih sebagai titik awal, bukan sekadar lokasi kegiatan

Bank NTT dan Jamkrida Perjelas Hak Tagih Kredit Bermasalah, Perkuat Tata Kelola Risiko Pembiayaan

Pemilihan Kabupaten Malaka sebagai titik awal Tour de EnTeTe 2026 Etape I Daratan Timor juga dimaknai sebagai pesan penting mengenai sejarah dan hubungan antardaerah di wilayah Timor.

Bupati Bria Seran menegaskan bahwa pilihan memulai perjalanan dari Malaka harus dilihat sebagai bentuk penghargaan terhadap sejarah kawasan tersebut, bukan sekadar pertimbangan geografis.

Ia bahkan mengibaratkan pilihan tersebut seperti matahari pagi yang terbit dengan cerah, membawa harapan bagi perjalanan pembangunan NTT.

“Kami tidak melihatnya hanya dari sisi timur atau barat, utara atau selatan. Kami membaca dengan jelas bahwa pilihan memulai start pertama dari Malaka merupakan pilihan yang harus dilihat seperti matahari pagi yang terbit dengan cerah,” katanya.

Ia juga menyinggung hubungan historis antara Malaka dan Kabupaten Belu sebagai daerah induk. Menurut dia, hubungan tersebut harus terus dipelihara melalui kerja sama dan dukungan pembangunan.

Pemerintah daerah berharap Kabupaten Belu sebagai kabupaten induk tidak melepaskan tanggung jawab historis dan moral untuk terus mendukung kemajuan Malaka.

Dalam suasana penuh keakraban, ia juga menyinggung bagaimana masyarakat dan para pejabat sering menyebut Belu lebih dahulu daripada Malaka. Namun, baginya, hal tersebut bukan persoalan karena hubungan kedua daerah harus ditempatkan dalam semangat persaudaraan dan sejarah bersama.

Tour de EnTeTe Menjadi Ruang Perjumpaan Pemerintah dan Masyarakat

Tour de EnTeTe 2026 Etape I Daratan Timor menempuh rute dari SDK Nurobo menuju Kantor Camat Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, dengan jarak sekitar 15 kilometer.

Kegiatan ini melibatkan pelajar, aparatur sipil negara, komunitas olahraga, atlet, dan masyarakat. Selain berjalan kaki dan berolahraga, peserta juga diarahkan mengunjungi sejumlah titik kegiatan sosial, termasuk aksi bedah rumah yang tidak layak huni, sekolah, tempat ibadah, dan lokasi kemasyarakatan lainnya.

Di lokasi akhir perjalanan, panitia menyiapkan sejumlah kegiatan pendukung, antara lain promosi produk UMKM, Bank NTT Corner untuk edukasi dan transaksi digital, pemeriksaan kesehatan, pelayanan Samsat Keliling, serta penanaman 15 bibit tanaman.

Kehadiran berbagai layanan tersebut memperlihatkan bahwa Tour de EnTeTe 2026 dirancang sebagai kegiatan yang menghubungkan kesehatan masyarakat, penguatan ekonomi lokal, pelayanan publik, dan kepedulian lingkungan.

Di tengah berbagai keterbatasan pembangunan daerah, kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat hubungan pemerintah provinsi dan kabupaten sekaligus membangun optimisme masyarakat.

Lebih dari sekadar perjalanan olahraga, Tour de EnTeTe 2026 Etape I Daratan Timor diharapkan meninggalkan jejak kebersamaan. Sebagaimana pengalaman Gubernur NTT menginap di rumah warga Malaka, setiap langkah perjalanan diharapkan menghadirkan cerita, kepedulian, dan manfaat yang dapat dikenang masyarakat.*/llt

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement