GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Golkar Gubernur NTT
Beranda / Gubernur NTT / Golkar ke Istana, NTT di Hati Prabowo dan Inspirasi dari Ben Mboy

Golkar ke Istana, NTT di Hati Prabowo dan Inspirasi dari Ben Mboy

Presiden RI, Prabowo Subianto ketika menerima kunjungan Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan jajaran pengurus termasuk Emanuel Melkiades Laka Lena di Istana Negara, Rabu (27/8/2025). Foto: Dok.MLL

JAKARTA,SELATANINDONESIA.COM – Jas kuning mendominasi halaman Istana Merdeka, Rabu siang (27/8/2025). Di bawah terik matahari Jakarta, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia melangkah bersama jajaran pengurus inti partai beringin. Dari Sekjen Sarmuji, Bendahara Umum Sari Yulianti, hingga para Wakil Ketua Umum Melkiades Laka Lena, Wihaji, dan Adies Kadir serta lainnya, semua hadir dengan seragam kebesaran Golkar.

Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung kedatangan rombongan di ruang pertemuan. Selama dua jam, percakapan berlangsung hangat dan penuh tawa. Namun, di balik suasana akrab, agenda serius dibicarakan: penguatan kerja sama partai pendukung dengan pemerintah, diplomasi bebas aktif, serta peneguhan amanah konstitusi agar kekayaan negara benar-benar digunakan untuk kesejahteraan rakyat.

”Pertemuan ini bukan sekadar ritual politik, melainkan peneguhan komitmen Golkar mendukung jalannya pemerintahan,” ujar Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Ketua Umum Golkar sekaligus Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurut Melki, Golkar siap mengerahkan kekuatan di parlemen hingga daerah untuk memastikan program strategis Prabowo seperti makan bergizi gratis, tes kesehatan gratis, koperasi merah putih, dan sekolah rakyat berjalan tanpa hambatan.

NTT di Benak Presiden

Di luar isu nasional, perhatian khusus Presiden Prabowo tertuju pada NTT. Dalam pertemuan itu, ia beberapa kali menyebut kebutuhan dasar masyarakat di provinsi kepulauan tersebut. Perhatian itu meliputi:

Paulus Henuk Satukan Birokrasi Berintegritas dan Investasi Produktif di Rote Ndao

  • Air bersih: mengatasi krisis air yang masih melilit banyak desa.
  • Energi terbarukan: pemanfaatan tenaga surya, angin, dan panas bumi untuk menjawab keterbatasan listrik.
  • Kedaulatan pangan: memperkuat produksi lokal, dari jagung hingga peternakan sapi, agar NTT tak bergantung pada pasokan luar.
  • Pendidikan: pemerataan akses sekolah berkualitas dan peningkatan daya saing anak muda.
  • Kesehatan: memperkuat layanan dasar hingga penanggulangan stunting.
  • Ekonomi lokal: dukungan bagi koperasi, UMKM, dan industri kecil agar mampu bersaing.

”Saya kira menarik sekali bagaimana Pak Presiden menaruh perhatian khusus pada persoalan riil masyarakat NTT,” kata Melki.

Program Golkar untuk Menopang

Bagi Golkar, komitmen Presiden ini bukan sekadar wacana. Partai beringin bertekad menopang lewat kekuatan politiknya di eksekutif dan legislatif dari pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. Sejumlah program pemerintah yang akan diperkuat Golkar antara lain:

  • Makan bergizi gratis untuk anak sekolah, terutama di daerah 3T seperti NTT.
  • Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan, untuk memperkuat ekonomi rakyat.
  • Sekolah rakyat yang memberi akses pendidikan alternatif bagi anak-anak yang sulit menjangkau sekolah formal.
  • Program kesehatan masyarakat, dari layanan puskesmas hingga pengentasan stunting.

Penguatan peraturan pemerintah dan legislasi di DPR, dengan memastikan kebijakan yang berpihak pada rakyat berjalan tanpa hambatan politik.

”Semua kekuatan Golkar akan dimaksimalkan untuk membantu program pemerintah, memastikan janji-janji Presiden bisa dikerjakan dengan baik,” ujar Melki.

Gubernur Melki dan Asty Laka Lena: Menyemai Harapan Anak NTT lewat PAUD

Teladan dari Ben Mboy

Dalam dialog tersebut, Prabowo juga kembali mengingat sosok mendiang Ben Mboi, Gubernur NTT periode 1978–1988. Nama Ben Mboi kerap disebut Presiden dalam berbagai forum. Kali ini, ia menekankan pentingnya teladan sang gubernur legendaris.

”Pak Ben Mboi bekerja lurus, mengurus rakyat dengan sepenuh hati. Bahkan setelah pensiun, beliau tak punya rumah, dan akhirnya rakyat NTT yang sudah sukses bergotong royong membangunkan rumah untuknya,” tutur Prabowo, seperti dikisahkan Melki.

Bagi Prabowo, kisah Ben Mboi adalah cermin seorang pemimpin yang benar-benar mengabdi. ”Kalau pemimpin bekerja untuk rakyat, dia tak akan kekurangan. Cinta rakyat akan jadi rumah yang abadi,” ujarnya.

Lebih dari Silaturahmi Politik

Energi dari Timur: PLN dan Gubernur Melki Bahas 78 Proyek Listrik Bersih di NTT

Silaturahmi Golkar di Istana bukan hanya pertemuan rutin antara partai koalisi dan Presiden. Ia menghadirkan pesan simbolik: Golkar meneguhkan diri sebagai penopang utama pemerintahan, sementara Prabowo menunjukkan kepekaan politik dengan memberi atensi khusus pada NTT sekaligus menghidupkan kembali nilai teladan kepemimpinan Ben Mboi.

Pertemuan itu berakhir dengan senyum dan jabat tangan hangat. Namun, gema percakapannya tentang konsolidasi politik, kesejahteraan rakyat, hingga inspirasi dari NTT masih terasa ketika rombongan jas kuning meninggalkan halaman Istana Merdeka.*/EN/Laurens Leba Tukan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement