GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Daerah Nusantara Olahraga
Beranda / Olahraga / Duka Sepakbola Malang dan Sembur Paus Lomblen Mania

Duka Sepakbola Malang dan Sembur Paus Lomblen Mania

Perse Ende yang menjuarai Liga III El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXI 2022 di Kabupaten Lembata. Foto: Dok. Jay

ย Oleh Jay Yusuf

Berita terakhir mengenai jumlah supporter yang meninggal di stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur mencapai 187 orang termasuk dua anggota Polri. Ini adalah gambaran akan ketidak mampuan dalam menerima sebuah perubahan dari alam. Sejarah indah Arema FC Malang selama 23 tahun tidak terkalahkan di kandang sendiri akhirnya rontok.

Yaaaโ€ฆ sebuah kemelekatan pada histori yang melahirkan fanatisme yang berlebihan. Dan ketika sebuah perubahan datang sebagai keniscayaan alam disikapi dengan kemarahan brutal. Energi murka yang terangkai secara kolektif oleh para supporter Aremania, akhirnya balik bagai boomerang. Hukum alam menunjukan sulamannya bagi mereka yang tidak paham akan sebuah perubahan.

Wahai para supporter mania Indonesia, belajarlah pada supporter LOmbelen Mania, pendukung setia Persebata Kabupaten Lembata, NTT. Belajarlah pada masyarakat pemburu ikan paus, bagaimana memperlakukan tim kesebelasan tamu yang datang bertanding sekaligus merontokan impian tuan rumah menjadi juara.

Empat hari yang lalu tepatnya tanggal 29 September 2022 dalam final Liga III, El Tari Memorial Cup (ETMC) III, Persebata Lembata sebagai tuan rumah menjamu Perse Ende. Pada pertandingan normal hasilnya imbang 2 : 2 sehingga sampai pada perpanjangan waktu namun tetap draw. Adu pinalti tidak terhindarkan. Tuan rumah Persebata Lembata akhirnya menerima kekalahan, skor akhir 2-3 hasil adu pinalti.

Prostitusi Anak Marak di Kota Kupang, Politisi Golkar Jemari Yoseph Dogon Desak Razia Kos, Homestay dan THM

Penonton yang hadir menurut laporan panitia dari penjualan karcis sekitar 15.000 orang. Dan, 97% adalah supporter Persebata Lembata. Ada kekecewaan disana, namun kekecewaan ini disikapi dengan bijaksana bahwa tuan rumah haruslah ramah terhadap para tamunya. Rasa welas asih akhirnya mekar seirama kesadaran dalam kebersamaan yang harmoni akan sebuah turnamen. Cintapun akhirnya mekar disana saat tim Perse Ende meninggalkan pulau lembata.

Luar biasaโ€ฆLapangan tempat pertandingan itu sangat sederhana dan tidak layak pada turnamen Liga II. Ia hanya pantas di liga III, bahkan lebih pantas pada kejuaraan tingkat Kecamatan. Lapangan hanya dipagari kayu seadanya dan tidak layak disebut pagar keamanan dalam menghalau supporter. Karena dorongan seadanya dari supporter secara bersamaan mampu merobohkan pagar itu jika mereka mau melakukannya layaknya Aremania di stadion megah Kanjuruhan.

Lapangan itu hanya memiliki satu tribun kecil sementara pada sisi lain semuanya masih hamparan tanah kosong diselah perbukitan. Bahkan sebagian besar penonton menyaksikan pertandingan dari atas bukit.

Keesokan harinnya saat tim Perse Ende meninggalkan Lembata menuju ke Ende, lebih dari seribu orang supporter Persebata Lembata telah menunggu di Pelabuhan Lewoleba. Sebagian supporter lagi memilih menghadang rombongan mobil team perse Ende menuju pelabuhan. Jalan dipalang. Ada kekawatiran, juga sedikit ketakutan dari kontingen Perse Ende. Sebagian supporter Persebata, Lomblen Mania berteriak bahwa jangan pernah berharap kalian bisa membawa piala itu keluar dari tanah Lembata. Suasana semakin tegang dan hening. Melihat suasana demikian, akhirnya supporter Persebata Lembata membongkar sandiwara unik itu.

Mereka akhirnya dengan senyum dan rasa persahabatan merangkul semua team Perse Ende. Ini hanya prank. Maafโ€ฆ.kami hanya ingin ikut bahagia dengan cara yang berbeda dalam mengantar anda semua.

Mereka yang Dilantik Gubernur Melki Jadi Kepala SMA/SMK/SLB se-NTT, Dua Tahun Kinerja Jadi Penentu

Perjalanan dilanjutkan sampai ke Pelabuhan Lewoleba. Disana sudah ada supporter Persebata yang memadati pelabuhan. Terjadi sambutan dalam suasan harmoni, mereka saling merangkul, ada tetesan air mata dikedua belah pihak. Tangisan cinta mengiringi team Perse Ende menaiki kapal cepat. Perlahan kapal menjauh dari pelabuhan Lewoleba, namun tangisan diatas kapal serta lambaian tangan terus mewarnai suasana indah siang itu. Begitu juga tangisan dan lambaian tangan dari pelabuhan, tidak seorangpun supporter Persebata Lembata beranjak pergi dari pelabuhan sampai kapal pembawa rombongan Perse Ende hilang dari pandangan mata. Kami juara dua dan kami ingin mengantar sang juara dalam suasana kekeluargaan, ungkap seorang supporter Persebata Lembata.

Sahabatku semua, kejadian ini sepertinya tidak pernah terjadi sebelumnya dimanapun di Indonesia ini pada sebuah turmanen sepak bola. Tuan rumah yang kalah dalam laga final mampu berbesar hati. Bahkan lebih dari itu, mereka merubah kekecewaan menjadi kesadaran cinta akan makna sebuah pertandingan sepak bola yang tidak hanya profesional ditengah keterbatasan fasilitas stadion tetapi menunjukan kepada kita semua bahkan Indonesia akan makna sebuah perhelatan yang harmoni. Pertandingan yang bukan sebatas fair play tetapi ada compassion (welas asih) yang mekar di hati para supporter Persebata Lembata. Selamat buat para supporter Lembata, kalian luar biasa. */)#beritasepakbola/Jay Yusuf-Putra Adonara.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement

Everyone is talking about AK8Win lately. It is wild how much noise this place is making in the gaming scene this year. I decided to check it out myself to see if the hype actually holds up or if it is just a bunch of marketing fluff. Most people just want to know if they can trust the site with their hard-earned cash before they hit the deposit button.

Let's talk money. The 2025 bonus package is pretty decent if you like extra cash. They give a 100% match up to $500. Not bad, right? But the wagering requirements are 35x. You have to put in the work to cash out those winnings. It isn't a walk in the park. Most players find that it takes about a week of steady play to clear those hurdles and get the money into their bank accounts.

The library is massive. Over 40 providers live on this site. You get big names like Pragmatic Play and Evolution Gaming. They hit the ground running back in October 2019. Since then, online casino they have grabbed a huge chunk of the market in Nepal and Malaysia. Many locals love it because they can use Nepalese Rupees. This saves a ton on conversion fees which usually eat about 3% of your bankroll on other sites.

Feature Detail Rating
Welcome Bonus 100% up to $500 4.5/5
Games 3,500+ Slots 4.8/5
Payout Speed 12-24 Hours 4.2/5
Mobile App Android and iOS 4.6/5

Why should you care about this specific platform? There are a few reasons why people are flocking to it right now:

  1. Fast withdrawals usually take less than a day which provides some peace of mind.
  2. Local currency support like NPR means no annoying exchange fees at the bank.
  3. The massive live dealer section has 20+ different studios running 24/7.

And the mobile app? It is surprisingly smooth. I tried it on my old iPhone 12 last Tuesday and it didn't lag once. Most sites feel clunky but this one is snappy. Is it perfect? Probably not. The Curacao license is okay, but it isn't the gold standard of the industry. You still need to be careful with your limits. Always gamble with money you can afford to lose because that is just common sense in this game.

Honestly, it feels like a solid choice for casual players. Just keep an eye on those terms and conditions because they can be a bit tricky. If you are looking for a new spot to spin some reels, this might be your best bet this month. They even added 50 free spins to the welcome pack last January. That is a sweet little cherry on top for slot fans. Go ahead and give it a whirl if you feel lucky today.