G-RDVF5GTVXM
GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Daerah Golkar Gubernur NTT Olahraga
Beranda / Olahraga / Diundang Dr. Umbu Rudi Kabunang, Ketum KONI Pusat Hadiri Final Pacuan Kuda Bupati Cup Sumba Barat: Persiapan PON 2028 

Diundang Dr. Umbu Rudi Kabunang, Ketum KONI Pusat Hadiri Final Pacuan Kuda Bupati Cup Sumba Barat: Persiapan PON 2028 

Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman bersama romobongan akan hadir di Pulau Sumba atas undangan Ketua Pengprov FN Pordasi Pacu NTT Dr. Umbu Rudi Kabunang. foto:desain by Vinsen Mone

WAIKABUBAK,SELATANINDONESIA.COM — Riuh derap kaki kuda di lintasan Gelora Pada Eweta, Waikabubak, dipastikan mendapat perhatian khusus dari pucuk pimpinan olahraga nasional. Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman dijadwalkan hadir menyaksikan partai final Pacuan Kuda Bupati Cup Sumba Barat 2026 pada Sabtu (18/7/2026) mendatang. Dalam kunjungan yang tidak hanya bernilai seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari persiapan Nusa Tenggara Timur sebagai tuan rumah cabang olahraga berkuda pacu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.

Kehadiran Letjen TNI (Purn) Marciano Norman merupakan tindak lanjut atas undangan Ketua Pengurus Provinsi Federasi Nasional Pordasi Pacu NTT, Dr. Umbu Rudi Kabunang, S.H., M.H. Agenda tersebut menjadi momentum bagi KONI Pusat untuk melihat secara langsung bagaimana pacuan kuda berkembang di Pulau Sumba, daerah yang selama ini dikenal sebagai rumah bagi kuda Sandelwood sekaligus memiliki tradisi pacuan yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat.

Ketua Umum KONI Pusat didampingi Gubernur NTT yang juga Ketua Umum KONI Provinsi NTT Emanuel Melkiades Laka Lena. Turut serta dalam rombongan diantaranya, Ibu Triwatty Marciano selaku Ketua Umum Fedrasi Nasional Pordasi Memanah, Wakil Ketua Umum VI KONI Pusat Josef A. Nae Soi, Samsudin, Victor H. Simatupang, Widodo Edi Sektianto, Muhammad Titto Prima Putra dan Moh Slamet.

Bagi masyarakat Sumba, pacuan kuda bukan sekadar olahraga. Arena pacuan menjadi ruang bertemunya tradisi, kebanggaan daerah, pembinaan atlet, hingga penggerak ekonomi masyarakat. Di setiap perlombaan, bukan hanya para pemilik dan joki yang menjadi pusat perhatian, tetapi juga ribuan warga yang menjadikan pacuan sebagai bagian dari perayaan budaya.

Letjen TNI (Purn) Marciano Norman dan rombongan dijadwalkan tiba di Bandara Lede Kalumbang, Tambolaka, Kamis (16/7/2026) dan langsung meninjau lokasi Lapangan Pacuan Kuda Omba Calo di Desa Karuni, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya. Selanjutnya akan digekar pertemuan bersama Pemda Sumba Barat Daya. Dari Sumba Barat Daya, rombongan bertolak ke Kabupaten Sumba Barat untuk menyaksikan babak semifinal Pacuan Kuda Bupati Cup bersama Gubernur NTT yang sekaligus Ketua Umum KONI Provinsi NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena.

NTT Masih Darurat Perdagangan Orang, DPR Umbu Rudi Kabunang Minta Penguatan Pengawasan dan Percepatan Layanan Imigrasi

Dalam kunjungan tersebut, Ibu Triwatty Marciano selaku Ketua Umum Fedrasi Nasional Pordasi Memanah akan menyerahkan perlengkapan keselamatan berupa body protector dan helm kepada para joki cilik. Langkah itu menjadi pesan bahwa pelestarian tradisi harus berjalan seiring dengan peningkatan standar keselamatan atlet muda yang selama ini menjadi ikon pacuan kuda di Sumba.

Ketua Pengurus Provinsi Federasi Nasional Pordasi Pacu NTT, Dr. Umbu Rudi Kabunang, S.H., M.H menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Ketua Umum KONI Pusat Bapak Letjen TNI (Purn) Marciano Norman. Ia juga memberikan apresiasi khsus kepada Ibu Triwatty Marciano selaku Ketua Umum Fedrasi Nasional Pordasi Memanah yang bersedia memberikan bantuan 45 helm dan 45 body protektor untuk para joki cilik di sumba.

”Terima kasih dan apresiasi kami seluruh masyarakat Sumba untuk Bapak Letjen TNI (Purn) Marciano Norman dan Ibu Triwatty Marciano serta rombongan KONI Pusat dan Pengurus Pusat Federasi Nasional Pordasi Pacu yang hadir di pulau Sumba. Saya mengajak untuk melihat keindahan alam, pantai dan padang savana serta bebukitan pulau Sumba dengan pesona adat budaya, khususnya atraksi berkuda orang Sumba terutama tradisi Pasola Sumba,” sebut Umbu Rudi Kabunang.

Rangkaian kunjungan tidak berhenti di arena pacuan. Pada Jumat (17/7/2026), Ketua Umum KONI Pusat dijadwalkan meninjau kesiapan fasilitas olahraga di Kabupaten Sumba Tengah yang akan mendukung penyelenggaraan PON 2028. Sehari kemudian, perhatian kembali tertuju ke Gelora Pada Eweta saat para kuda terbaik memperebutkan gelar juara dalam partai final Bupati Cup Sumba Barat.

Usai menghadiri final, rombongan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Sumba Timur. Di daerah itu, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman dijadwalkan mengunjungi Lapangan Pacuan Kuda Rihi Eti, Waingapu, pada Minggu (19/7/2026), sekaligus meninjau kesiapan venue yang diproyeksikan menjadi salah satu pusat pelaksanaan cabang olahraga berkuda pacu pada PON XXII Tahun 2028 dan selanjutnya bertolak ke Jakarta.

DPR RI Umbu Rudi Kabunang Apresiasi Langkah Tegas Imigrasi NTT Bongkar Dugaan Penyelundupan 16 WN Uzbekistan di Alor

Kunjungan Ketua Umum KONI Pusat memperlihatkan bahwa Sumba tidak lagi dipandang hanya sebagai daerah dengan tradisi pacuan kuda yang kuat. Lebih dari itu, pulau ini sedang dipersiapkan menjadi panggung olahraga berkuda nasional. Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, derap kuda Sandelwood yang selama puluhan tahun menjadi kebanggaan masyarakat lokal akan memasuki babak baru: menjadi bagian penting dari sejarah penyelenggaraan PON 2028 di Nusa Tenggara Timur.*/llt

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement