WAIKABUBAK,SELATANINDONESIA.COM – Di tengah tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat menegaskan kembali pentingnya disiplin, kinerja, dan sinergi antarperangkat daerah. Penegasan itu disampaikan Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, saat memimpin apel kerja dan dilanjutkan dengan rapat kerja bersama jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Rabu (29/4/2026).
Apel kerja yang berlangsung di halaman kantor dinas tersebut diikuti para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), serta tenaga kontrak. Dalam arahannya, Yohanis menekankan bahwa apel bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan momentum untuk memastikan kesiapan aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.
โDisiplin adalah napas organisasi. Tanpa disiplin, kerja kita tidak akan membuahkan hasil. Rakyat menanti kerja nyata kita semua,โ ujarnya.
Penegasan itu berlanjut dalam rapat kerja bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Dalam forum tersebut, Bupati menyoroti pentingnya peran strategis perpustakaan dalam mendukung dunia pendidikan, sekaligus fungsi kearsipan sebagai tulang punggung reformasi birokrasi di lingkungan pemerintah daerah.
Ia mengapresiasi kinerja jajaran dinas yang dinilai responsif, terutama dalam penyampaian laporan yang cepat dan tepat waktu. Namun, ia mengingatkan agar setiap program dan kegiatan disusun berdasarkan kebutuhan riil masyarakat.
โJangan sekadar keinginan. Program harus menjawab kebutuhan nyata dan memberi dampak langsung,โ kata Yohanis.
Lebih jauh, ia mendorong Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menjadi contoh bagi perangkat daerah lainnya, khususnya dalam hal pelayanan publik dan tata kelola administrasi. Bahkan, ia membuka peluang menjadikan kantor dinas tersebut sebagai lokasi pelantikan pejabat di masa mendatang, sebagai bentuk promosi sekaligus penguatan citra institusi.
Selain aspek kinerja, perhatian juga diarahkan pada infrastruktur. Kondisi lantai atas gedung dinas yang dinilai perlu pembenahan akan menjadi pertimbangan dalam perencanaan anggaran ke depan.
Dalam konteks yang lebih luas, Yohanis menekankan pentingnya sinergi lintas OPD, termasuk dengan dinas teknis lainnya, guna memperkuat fungsi perpustakaan melalui peningkatan koleksi buku dan layanan. Ia juga mengajak seluruh aparatur untuk menjaga kekompakan serta memberikan dukungan penuh kepada pimpinan di masing-masing unit kerja.
Di tengah tekanan efisiensi anggaran, ia meminta jajaran pemerintah daerah untuk tetap adaptif dan inovatif dalam mencari peluang peningkatan pendapatan daerah. Upaya tersebut, menurut dia, harus dibarengi dengan integritas dan loyalitas aparatur.
Bupati juga mengingatkan para pimpinan perangkat daerah agar bersikap tegas terhadap kedisiplinan pegawai. Toleransi terhadap pelanggaran, termasuk ketidakhadiran tanpa alasan, dinilai dapat berdampak pada penilaian kinerja pimpinan itu sendiri.
Menutup arahannya, Yohanis mengajak seluruh ASN untuk terus melakukan introspeksi diri serta menjaga nilai-nilai kejujuran dan ketulusan dalam bekerja.
โKalau mau menjadi besar, kita harus setia pada hal-hal kecil,โ ujarnya.*/NG/llt













Komentar