GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Daerah Gubernur NTT Hukrim Politik
Beranda / Politik / Advokad Rudi Kabunang Siap Bela Alfred Baun dan Pers NTT

Advokad Rudi Kabunang Siap Bela Alfred Baun dan Pers NTT

Pengacara asal Pulau Sumba di Jakarta, Rudi Kabunang, SH.,MH

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM โ€“ Pengacara asal Pulau Sumba di Jakarta, Rudi Kabunang, SH.,MH menyatakan siap mendukung Ketua Araksi NTT Alfred Baun yang dilaporkan oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat ke Polda NTT pada Kamis (26/7/2021). Tidak hanya itu, Rudi Kabunang juga siap mendukung kebebasan pers di NTT untuk terus mewartakan tentang kontrol masyarakat terhadap pembangunan.

Menurut Rudi Kabunang, tindakan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat melalui Kepala Biro Hukum Setda NTT, Alex Lubalu, yang melaporkan Alfred Baun ke Polda NTT itu adalah sebuah tindakan yang sangat disayangkan. โ€œKita di alam demokrasi, setiap masyarakat berhak menyampaikan pendapat. Apalagi Saudara Alferet Baun bertindak atas nama organisasi anti korupsi yang mana itu merupakan hak masyarakat memantau, mengawasi dan mengkritisi kebijakan publik,โ€ sebut Rudi Kabunang kepada SelatanIndonesia.com, Jumat (6/8/2021).

Disebutkan Rudi, seharusnya Gubernur NTT menggunakan hak jawab karena ini merupakan produk jurnalistik yang juga UU Tentang Pers harus dihormati. โ€œSeperti beberapa waktu lalu yang heboh tentang pernyatan pejabat di NTT bahwa masyarakat Pulau Timor dan Sumba menyumbang orang bodoh dan miskin terbanyak, bisa saja orang Sumba atau Timor melapor ke Polisi tetapi itu tidak pernah dilakukan walaupun ada orang Sumba yang tidak sependapat dengan ucapan atas kata bodoh itu,โ€ ujarnya.

Rudi Kabunang yang juga Ketua Kongres Advokad Indonesia (KAI) DKI Jakarta itu menyarankan kepada Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat agar segera mencabut laporan di Polda NTT dan lakukan hak jawab. โ€œLakukan komunikasi yang baik dengan semua organisasi pemerhati korupsi di NTT, dengan melakukan pengelolaan pemerintah yang transparan dan baik. Dan perlu disadari, hak warga NTT mengetahui semua pelaksanaan program pemerintah NTT. Jika tidak akan muncul kesan seolah-olah pemimpin atau penguasa NTT arogan dan menggunakan tangan penegak hukum untuk membungkam hak bicara mayarakat NTT yang berakibat menimbulkan rasa takut bagi masyarakat NTT yang ingin bertanya, bahkan mengkritisi kebijakan dan tata kelola pemerintahan,โ€ sebut Rudi.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat resmi melaporkan Ketua Araksi, Alfred Baun ke Polda NTT pada Kamis (26/7/2021) silam. Laporan itu dilakukan Gubernur Laiskodat melalui Kepala Biro Hukum Setda NTT, Alex Lubalu, lantaran dinilai sangat tendensius dan menyerang pribadi baik sebagai Viktor Bungtilu Laiskodat maupun dalam kapasitasnya sebagai Gubernur NTT.

Prostitusi Anak Marak di Kota Kupang, Politisi Golkar Jemari Yoseph Dogon Desak Razia Kos, Homestay dan THM

โ€œSaya diberi kuasa oleh Bapak Gubernur untuk melaporkan saudara Alfred Baun sebagai Ketua Araksi. Dan, surat kuasa itu ditandatangi oleh Bapak Gubernur pada tanggal 21 Juli 2021. Dan, tindaklanjut dari suart kuasa tersebut, saya lapor ke Polda NTT pada 26 Juli 2021,โ€ sebut Karo Hukum, Alex Lubalu dalam konfrensi pers di Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, Kamis (5/8/2021).

Alex yang didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT, Dr. Marius Ardu Jelamu menyebutkan, inti laporan itu adalah menyikapi pemberitaan di media onlien Sauara Flobamora yang disampaikan oleh Alfred Baun pada 29 Mei 2021 lalu. โ€œAda tuduhan Gubernur NTT dalam hala ini Bapak Viktor Bungtilu Laiskodat Naโ€™moeh, dan DPRD Namโ€™kak, dalam kaitan dengan rencana pinajaman untuk Pemulihan Ekonmi Nasional sebesar Rp 492 M kepada PT SIM. Menurut kami, bahwa pernyataan itu sangat tendesnsius dan juga ada itikiat tidak baik untuk meneyerang Bapak Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat baik secara pribadi maupaun sebagai Gubernur NTT,โ€ ujar Alex.

Ia menambahkan, proses pinjaman daerah itu hingga kini masih dierencanakan dan masih belum usulan serta masih berproses di DPRD NTT, dan pembahasan di DPRD masih berlangsung.

Ketua Aliansi Rakyat Anti Korupsi Indonesia (Araksi), Alfred Baun mengaku siap menghadapi laporan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat di Polda NTT. Ia mengaku belum menerima informasi resmi dan surat panggilan polisi terkait kasus itu.

โ€œPertama saya baru tau dari teman teman wartawan, sedangkan surat dari Polda belum sampai di saya,โ€ ujar Alfred seperti dilansir poskupang.com, Rabu (4/8/2021) malam.

Mereka yang Dilantik Gubernur Melki Jadi Kepala SMA/SMK/SLB se-NTT, Dua Tahun Kinerja Jadi Penentu

Mantan anggota DPRD NTT ini menyampaikan, secara prinsip ia menghargai laporan polisi yang dilakukan oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat. Ia juga menyatakan siap menghadapi laporan itu dan siap mempertanggungjawabkan pernyataan yang ia sampaikan di media. Namun diakuinya, materi laporan terkait dugaan pencemaran nama baik itu belum diketahui dirinya. โ€œPada prinsipnya saya menghargai laporan Pak Gubernur, dan saya siap untuk mempertanggung jawabkan pertanyaan saya di media,โ€ tegas Alfred. ***Laurens Leba Tukan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement

Everyone is talking about AK8Win lately. It is wild how much noise this place is making in the gaming scene this year. I decided to check it out myself to see if the hype actually holds up or if it is just a bunch of marketing fluff. Most people just want to know if they can trust the site with their hard-earned cash before they hit the deposit button.

Let's talk money. The 2025 bonus package is pretty decent if you like extra cash. They give a 100% match up to $500. Not bad, right? But the wagering requirements are 35x. You have to put in the work to cash out those winnings. It isn't a walk in the park. Most players find that it takes about a week of steady play to clear those hurdles and get the money into their bank accounts.

The library is massive. Over 40 providers live on this site. You get big names like Pragmatic Play and Evolution Gaming. They hit the ground running back in October 2019. Since then, online casino they have grabbed a huge chunk of the market in Nepal and Malaysia. Many locals love it because they can use Nepalese Rupees. This saves a ton on conversion fees which usually eat about 3% of your bankroll on other sites.

Feature Detail Rating
Welcome Bonus 100% up to $500 4.5/5
Games 3,500+ Slots 4.8/5
Payout Speed 12-24 Hours 4.2/5
Mobile App Android and iOS 4.6/5

Why should you care about this specific platform? There are a few reasons why people are flocking to it right now:

  1. Fast withdrawals usually take less than a day which provides some peace of mind.
  2. Local currency support like NPR means no annoying exchange fees at the bank.
  3. The massive live dealer section has 20+ different studios running 24/7.

And the mobile app? It is surprisingly smooth. I tried it on my old iPhone 12 last Tuesday and it didn't lag once. Most sites feel clunky but this one is snappy. Is it perfect? Probably not. The Curacao license is okay, but it isn't the gold standard of the industry. You still need to be careful with your limits. Always gamble with money you can afford to lose because that is just common sense in this game.

Honestly, it feels like a solid choice for casual players. Just keep an eye on those terms and conditions because they can be a bit tricky. If you are looking for a new spot to spin some reels, this might be your best bet this month. They even added 50 free spins to the welcome pack last January. That is a sweet little cherry on top for slot fans. Go ahead and give it a whirl if you feel lucky today.