GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Advertisement
Berita Hari Ini NTT Daerah Ekonomi Golkar Gubernur NTT Politik
Beranda / Politik / Gubernur Melki Laka Lena Dorong KUR Bank NTT Terserap Maksimal, Kredit UMKM Tembus Rp 52 Miliar

Gubernur Melki Laka Lena Dorong KUR Bank NTT Terserap Maksimal, Kredit UMKM Tembus Rp 52 Miliar

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena selaku Pemegang Saham Pengendali Bank NTT ketika memimpin RUPS Bank NTT di Aula Fernandez, Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, Senin (26/10/2026). foto:Ocep

KUPANG,SELATANINDONESIA.COMโ€” Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, mendorong Bank NTT mempercepat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hingga September 2026, realisasi penyaluran KUR Bank NTT mencapai Rp 52 miliar dari alokasi Rp 300 miliar, dengan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) yang dilaporkan masih nol persen.

Sebagai pemegang saham pengendali Bank NTT, Gubernur Melki mendorong bank pembangunan daerah itu memperluas pembiayaan bagi usaha produktif di seluruh kabupaten dan kota di NTT. Ia juga meminta bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan bank swasta ikut mengoptimalkan penyaluran KUR dengan tetap mematuhi ketentuan yang berlaku.

โ€œKita dorong bank Himbara, bank daerah, dan bank swasta untuk membantu UMKM di semua kabupaten dan kota di NTT. Kalau bisa habis kuota, asalkan sesuai dengan aturan,โ€ ujar Gubernur Melki.

Perluasan pembiayaan tersebut diharapkan membantu pelaku usaha memenuhi kebutuhan modal, meningkatkan kapasitas produksi, dan mengembangkan pasar. Penyaluran KUR juga perlu menjangkau beragam sektor produktif, mulai dari perdagangan hingga pertanian, peternakan, dan perikanan.

Direktur Kredit Bank NTT Aloysius Geong mengatakan, penyaluran KUR baru efektif dimulai pada Juli 2026 setelah bank menyelesaikan proses untuk kembali memperoleh kepercayaan menyalurkan pembiayaan bagi UMKM produktif.

Gubernur NTT Apresiasi Tahir Foundation Bantu 1.000 Korban Gempa Flores, Siapkan 100 Rumah untuk Penyintas

โ€œJadi baru tiga bulan kita salurkan KUR dan posisi sampai September sudah Rp 52 miliar. Untuk bisa terserap semua hingga akhir tahun, tentu perlu effort yang lebih besar,โ€ ujar Alo Geong saat diwawancarai RakyatNTT.id seusai pelantikan Flouri Rita Wuisan sebagai Komisaris Independen Bank NTT di Aula Fernandes, Kantor Gubernur NTT, Senin (26/10/2026).

Dengan realisasi Rp 52 miliar, penyaluran KUR baru mencapai sekitar 17,3 persen dari total alokasi. Bank NTT masih harus menyalurkan Rp 248 miliar hingga akhir tahun untuk menyerap seluruh kuota yang tersedia.

Alo menegaskan, percepatan penyaluran harus tetap disertai pengelolaan kredit yang hati-hati. Menurut dia, besarnya dana yang tersalurkan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan program, karena kualitas kredit juga menentukan keberlanjutan pembiayaan bagi UMKM.

โ€œYang kita utamakan adalah penyaluran KUR berjalan baik sesuai ketentuan. Kita bersyukur karena sampai saat ini memang NPL masih nol persen. Jadi sejalan dengan penyaluran KUR, kita juga menjaga kualitasnya,โ€ katanya.

Bagi Bank NTT, tantangan hingga akhir 2026 adalah memperluas jangkauan debitur yang memenuhi persyaratan sekaligus menjaga kualitas portofolio kredit. Dengan demikian, KUR tidak hanya terserap sesuai alokasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi perkembangan usaha masyarakat.

Atasi Kelangkaan BBM, Bupati Ratu Wulla Batasi Pengisian di SPBU Sumba Barat Daya

Dorongan Gubernur Melki menempatkan Bank NTT pada peran strategis dalam mendukung perekonomian daerah. Keberhasilan program ini akan ditentukan oleh kemampuan bank mempertemukan kebutuhan modal UMKM dengan pembiayaan yang tepat sasaran, produktif, dan berkelanjutan.*/ta/llt

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement