TAMBOLAKA,SELATANINDONESIA.COM โ Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma bersama Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Komandan Korem 161/Wirasakti Brigjen TNI Hendro Cahyono menyambut kedatangan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Bandara Lede Kalumbang, Kabupaten Sumba Barat Daya, Jumat (16/10/2026). Kunjungan kerja tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan serta menjaga stabilitas keamanan di Pulau Sumba.
Penyambutan itu turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumba Barat Daya. Kehadiran unsur pemerintah dan aparat keamanan tersebut mencerminkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mendukung agenda strategis pemerintah di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Sjafrie Sjamsoeddin tiba di Bandara Lede Kalumbang bersama rombongan untuk melanjutkan rangkaian kunjungan kerja ke Kabupaten Sumba Tengah. Setelah penyambutan di bandara, Menteri Pertahanan dan rombongan dijadwalkan bertolak menuju Sumba Tengah menggunakan helikopter.
Kunjungan kerja Menteri Pertahanan di Pulau Sumba menjadi perhatian penting, mengingat pembangunan daerah dan pemeliharaan stabilitas keamanan membutuhkan dukungan serta kolaborasi berbagai unsur pemerintahan.
Sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi NTT, pemerintah kabupaten, dan TNI dinilai menjadi salah satu fondasi untuk mempercepat pelaksanaan agenda pembangunan nasional sekaligus memperkuat kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan wilayah.
Selain aspek pertahanan dan keamanan, kolaborasi lintas pemerintahan juga memiliki arti strategis bagi daerah kepulauan seperti Sumba. Dukungan pemerintah pusat dan koordinasi antarlembaga diharapkan dapat membuka ruang bagi penguatan pembangunan, peningkatan pelayanan kepada masyarakat, serta pemerataan pembangunan di wilayah NTT.
Kehadiran Menteri Pertahanan di Sumba juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Kementerian Pertahanan, TNI, dan pemerintah daerah. Kerja sama tersebut diperlukan untuk memastikan kepentingan pertahanan negara berjalan seiring dengan kebutuhan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui koordinasi yang semakin solid, pemerintah daerah bersama unsur TNI dan Forkopimda diharapkan dapat terus mendukung agenda nasional, menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta menciptakan kondisi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.
Meski demikian, dampak konkret kunjungan kerja tersebut terhadap program pembangunan maupun agenda pertahanan di Pulau Sumba masih menunggu hasil dan tindak lanjut dari rangkaian kegiatan Menteri Pertahanan di Kabupaten Sumba Tengah.*/Adi Suseno/llt



Komentar