GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Eksbis Nusantara
Beranda / Nusantara / Di Jakarta, Bupati dan Wabup Rote Ndao Berjuang Buka Akses Beranda Terselatan NKRI

Di Jakarta, Bupati dan Wabup Rote Ndao Berjuang Buka Akses Beranda Terselatan NKRI

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan ketika bertemu Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub di Jakarta, Selasa (3/2/2026). Foto: Dok.PH

JAKARTA,SELATANINDONESIA.COM – Jarak yang jauh dan laut yang memisahkan selama ini menjadi tantangan utama bagi Kabupaten Rote Ndao, wilayah paling selatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dari pulau terluar itu, akses transportasi masih menjadi urat nadi yang menentukan keselamatan, mobilitas, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kesadaran akan hal itulah yang membawa Bupati Rote Ndao Paulus Henuk dan Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan ke Jakarta.

Selasa (3/2/2026), keduanya mendatangi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk memperjuangkan peningkatan konektivitas Rote Ndao. Dalam audiensi dengan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan, Bupati dan Wakil Bupati memaparkan langsung kebutuhan mendesak masyarakat kepulauan di wilayah paling selatan Indonesia itu.

โ€œBagi daerah kepulauan seperti Rote Ndao, transportasi bukan sekadar infrastruktur, tetapi soal keselamatan dan keadilan akses,โ€ ujar Paulus Henuk dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung Karsa Kemenhub, Jakarta.

Salah satu perhatian utama adalah Dermaga Ndao, satu-satunya pintu keluar-masuk masyarakat Pulau Ndao menuju Pulau Rote dan Kupang. Kondisi dermaga yang terbatas dinilai rawan terhadap keselamatan pelayaran, terutama saat cuaca buruk. Perbaikan dermaga menjadi krusial agar arus orang dan barang dapat berlangsung aman dan lancar.

LEPRID Siapkan Apresiasi untuk Dr. Umbu Rudi Kabunang, Inisiator Pacuan Kuda Tanpa Pelana Masuk PON 2028ย 

Selain transportasi laut, Pemkab Rote Ndao juga mengusulkan perpanjangan landasan pacu Bandar Udara D.C. Saudale. Runway yang lebih panjang dibutuhkan untuk meningkatkan standar keselamatan penerbangan sekaligus membuka peluang penerbangan langsung dari Bali ke Rote. Jika terwujud, konektivitas udara ini diharapkan mampu mengangkat potensi pariwisata dan menarik investasi ke wilayah selatan Indonesia.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga mengusulkan pembangunan tambatan perahu di pulau-pulau kecil, pengadaan bus perhubungan, serta penerangan jalan umum (PJU). Seluruh usulan tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar mobilitas masyarakat, khususnya warga pesisir dan pulau terluar yang selama ini hidup dalam keterbatasan akses.

Upaya tersebut tidak berhenti di Kementerian Perhubungan. Pada hari yang sama, Paulus Henuk dan Apremoi Dethan juga menemui Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto serta Ketua Komisi V DPR RI Lasarus. Dukungan politik dan kebijakan dari Komisi V DPR RI dipandang penting untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Rote Ndao, mulai dari jalan, bandara, hingga pelabuhan.

Malam harinya, keduanya melanjutkan agenda dengan membahas peluang kerja sama energi berkelanjutan bersama PT Sentral Data Utama, khususnya pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Energi bersih dinilai dapat menjadi solusi bagi daerah kepulauan yang masih menghadapi keterbatasan pasokan listrik.

Bagi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, perjuangan ini bukan sekadar membangun infrastruktur fisik. Lebih dari itu, konektivitas adalah jembatan untuk memastikan masyarakat di beranda paling selatan NKRI memperoleh hak yang sama atas pelayanan publik, keselamatan, dan kesempatan untuk tumbuh.*/ Bidkom_DKISP Rotrer Ndao/llt

DPR RI Dr. Umbu Rudi Kabunang dan CIS Timor Bersinergi, Perempuan Desa di Kodi Bangedo Dorong Transisi Energi Adil

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement