GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Daerah Hukrim Politik
Beranda / Politik / Politisi NasDem, Mantan Ketua DPRD TTS Kembali Terjerat Kasus Dugaan Pelecahan Seksual

Politisi NasDem, Mantan Ketua DPRD TTS Kembali Terjerat Kasus Dugaan Pelecahan Seksual

Politisi NasDem Kabupaten TTS, Jean Neonufa

SOE,SELATANINDONESIA.COM โ€“ Mantan Ketua DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Jean Neonufa kembali terjerat kasus hukum. Kali ini Jean Neonufa yang kini Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten TTS ini diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang tenaga medis berinisial DLS.

Jean diduga mendatangi rumah korban di kelurahan Oekamusa, Kecamatan Kota Soe pada Minggu (11/4/2021) sekitar pukul 14.30 WITA lalu melakukan pelecehan seksual terhadap korban dengan cara meremas payudara korban.

Tidak terima dengan perlakuan Jean korban dan keluarga lantas mendatangi Polres TTS guna melaporkan kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Hendricka Bahtera membenarkan pihaknya telah menerima laporan Polisi dugaan pelecehan dengan terlapor atas nama Jean Neonufa.

Sesuai kronologi yang disampaikan korban, sebagaimana diuraikan Kasat Henderca, terlapor mendatangi rumah korban sudah dalam kondisi mabuk. Terlapor menurut korban, langsung memeluk korban dari belakang dan melakukan pelecehan seksual.

Menkes Dorong Kupang Jadi Pusat Health Tourism Indonesia Timur, RSUP dr. Ben Mboi Disiapkan Layani Pasien Lintas Negara

“Terlapor ini datang sudah dalam keadaan mabuk ke rumah korban dan langsung melakukan pelecehan,” ungkap Hendricka kepada media ini Senin (12/4/2021) di ruang kerjanya.

Sejauh ini lanjut Kasat Henderikca, kasus tersebut masih dalam status lidik. Pihaknya baru mengambil keterangan dari pelapor. Dalam waktu dekat pihaknya akan memanggil terlapor guna meminta klarifikasi. Selain itu, penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi.

“Baru pelapor yang kita mintai keterangan. Nanti kita akan panggil terlapor untuk dimintai klarifikasi. Kita pastikan kasus ini akan kita tangani secara profesional,” pungkas Henderikca.

Jean Neonufa membantah semua tuduhan yang dialamtkan padanya. โ€œIntinya itu semua putar balik,โ€ sebut Jean Neonufa dikutip dari Lensantt.com.

Jean menjelaskan, sebelum kejadian dia bersama beberapa orang melewati rumah korban. Kemudian, ia menyapa korban dan suami yang sementara duduk di rumah tersebut. Setelah itu ia turun hendak berceritera. โ€œSaya turun rencananya mau berceritera,โ€ katanya.

Menkes, Gubernur NTT, dan Bupati SBD Kompak Dorong RSUD Redambolo Segera Beroperasi

Ia mengatakan, setelah pamit pulang Jean bahkan sempat menabrak tiang teras rumah korban saat memutar mobil. โ€œSaya sempat tabrak tiang teras saat putar mobil,โ€ jelasnya.

Karena kejadian itu, ia turun dan meminta maaf.โ€ Saya turun meminta maaf,โ€ katanya. Menurut Jean, ia hanya memegang pundak korban dan menenangkan korban. โ€œSaya hanya pegang pundak korban,โ€ tegasnya.

Jean bahkan akan mengumpulkan bukti dan melakukan laporan balik. โ€œSaya masih kumpulkan bukti bikin laporan balik pencemaran nama baik,โ€ tegasnya. **)Paul Papa Resi

Editor: Laurens Leba Tukan

Bupati Sumba Barat Ajukan Rp378 Miliar ke Menkes untuk Perkuat Puskesmas dan RS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement