GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Eksbis Gubernur NTT
Beranda / Gubernur NTT / RUPS Jamkrida NTT: Gubernur Melki Optimistis Dividen Naik 100 Persen, Ekspansi Dibidik hingga Maluku

RUPS Jamkrida NTT: Gubernur Melki Optimistis Dividen Naik 100 Persen, Ekspansi Dibidik hingga Maluku

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena selaku Pemegang Saham Pengendali ketika memimpin RUPS Tahunan PT Jamkrida Perseroda NTT, Rabu (11/3/2026) malam. Foto: SelatanIndonesia.com/Laurens Leba Tukan

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM โ€” Optimisme terhadap kinerja perusahaan daerah kembali menguat setelah PT Jamkrida Perseroda NTT menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan tahun buku 2025. Dalam forum yang berlangsung Rabu (11/3/2026) malam itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menilai perusahaan penjamin kredit daerah tersebut berada pada jalur pertumbuhan yang sehat dan siap memperluas ekspansi bisnisnya.

Sebagai Pemegang Saham Pengendali, Gubernur Melki menyatakan kondisi perusahaan saat ini menunjukkan fondasi yang kuat. Evaluasi terhadap laporan keuangan dan rencana bisnis menunjukkan bahwa Jamkrida NTT berada pada โ€œon the right trackโ€ untuk meningkatkan kontribusinya terhadap pendapatan daerah.

โ€œIntinya PT Jamkrida Perseroda posisinya bagus, sehat, dan tinggal terus dibenahi dari waktu ke waktu,โ€ ujar Gubernur Melki seusai RUPS.

Keyakinan tersebut semakin menguat dengan target peningkatan dividen yang cukup agresif pada tahun buku 2026. Manajemen perusahaan menargetkan dividen sebesar Rp15 miliar, atau melonjak sekitar 100 persen dibandingkan dividen sebelumnya yang berada di kisaran Rp7,5 miliar.

Pelaksana Tugas Direktur Utama Dr. Fritz Fanggidae menjelaskan, target dividen tersebut disusun berdasarkan proyeksi kinerja perusahaan yang semakin meningkat. Pada 2026, laba bersih perusahaan diperkirakan dapat mencapai sekitar Rp25 miliar, sehingga proporsi dividen kepada Pemerintah Provinsi NTT dapat meningkat signifikan.

Sekjen Pordasi Pacu dan Umbu Rudi Kabunang Konsolidasikan Road to PON 2028, Gelora Pada Ewata Jadi Venue Pacuan

Dorongan pertumbuhan itu juga ditopang oleh tambahan penyertaan modal pemerintah daerah sebesar Rp21 miliar yang telah melalui proses audit dan dinyatakan memenuhi persyaratan. Tambahan modal tersebut diproyeksikan memperkuat kapasitas penjaminan perusahaan.

Dengan tambahan modal itu, kemampuan penjaminan Jamkrida NTT diperkirakan meningkat sekitar Rp400 miliar hingga Rp500 miliar, sehingga total kapasitas penjaminan dapat mencapai sekitar Rp5 triliun, seiring dengan total ekuitas perusahaan yang diperkirakan mencapai Rp185 miliar.

Di sisi lain, perusahaan juga mulai membidik ekspansi pasar di luar wilayah Nusa Tenggara Timur. Gubernur Melki mengungkapkan bahwa Jamkrida NTT berencana memperluas layanan penjaminan ke provinsi yang belum memiliki lembaga penjamin kredit daerah.

Dua wilayah yang menjadi target awal ekspansi adalah Maluku dan Maluku Utara. Kedua provinsi tersebut dinilai memiliki potensi pasar, khususnya untuk penjaminan proyek-proyek pemerintah daerah.

Untuk merealisasikan ekspansi itu, Jamkrida NTT akan membangun kemitraan dengan asosiasi kontraktor di daerah tersebut, yakni GAPENSI. Skema kerja sama ini memungkinkan layanan penjaminan dilakukan tanpa harus membuka kantor cabang baru.

Kapolda NTT Hadirkan Polisi di Pelosok Sumba Tengah melalui Peresmian Pospol Umbu Ratu Nggay Barat

Perusahaan mengandalkan sistem penjaminan berbasis digital yang telah diterapkan di seluruh kabupaten/kota di NTT. Melalui sistem tersebut, mitra di daerah lain dapat mengakses layanan secara daring dan mencetak sertifikat penjaminan secara mandiri.

Dengan kombinasi peningkatan modal, ekspansi pasar, dan digitalisasi layanan, manajemen Jamkrida NTT optimistis tahun 2026 akan menjadi fase percepatan pertumbuhan bisnis.

โ€œDengan tambahan modal dan perluasan wilayah layanan, kita berharap volume penjaminan meningkat, laba naik, dan target dividen Rp15 miliar dapat tercapai,โ€ ujar Fritz.

Langkah tersebut sekaligus menegaskan ambisi pemerintah daerah menjadikan Jamkrida NTT sebagai salah satu BUMD yang mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi kas daerah sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha dan kontraktor di kawasan timur Indonesia.*/llt/boko

Bangun Ekosistem Wirausaha Siswa, NTT Mart Perdana Dibuka di SMKN 2 Kupang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement