GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Gubernur NTT
Beranda / Gubernur NTT / Merawat Sumba dari Tanah Rantau: Pesan Gubernur Melki di Natal IKAS Kupang

Merawat Sumba dari Tanah Rantau: Pesan Gubernur Melki di Natal IKAS Kupang

Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena dalam acara Perayaan Syukur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Ikatan Keluarga Asal Sumba (IKAS) Kupang di Gedung Gereja GMIT Paulus Kupang, Sabtu (10/1/2026) malam. Foto: Dio

Gubernur NTT Ajak IKAS Kupang Rawat Budaya Sumba dan Perkuat Ketahanan Keluarga

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan pentingnya merawat kekayaan budaya Sumba sekaligus memperkuat nilai-nilai keluarga di tengah tantangan zaman. Pesan tersebut ia sampaikan saat menghadiri Perayaan Syukur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Ikatan Keluarga Asal Sumba (IKAS) Kupang di Gedung Gereja GMIT Paulus Kupang, Sabtu (10/1/2026) malam.

Kehadiran Gubernur Melki disambut hangat dengan pekikan khas Sumba dan tarian Kataga. Sejumlah kepala daerah turut hadir, antara lain Bupati Sumba Barat Daya Ratu Wula dan Bupati Kupang Yosef Lede, bersama para tokoh masyarakat serta keluarga besar IKAS Kupang.

Dalam sambutannya, Melki Laka Lena menyebut Pulau Sumba sebagai salah satu wilayah di NTT yang memiliki kekayaan budaya dan sejarah luar biasa. Rumah adat, seni, tradisi, serta bentang alam Sumba, menurutnya, merupakan aset besar yang tidak hanya penting bagi NTT, tetapi juga berpotensi dikenal di tingkat global.

“Jika dikelola dengan baik, Sumba tidak hanya memberi warna bagi NTT, tetapi juga bagi Indonesia bahkan dunia,” ujar Melki.

Ukir Penghargaan Nasional; Kupang dalam Genggaman Perubahan Yosef Lede

Ia juga menyoroti tema perayaan Natal, “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”, yang dinilainya relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Gubernur Melki mengajak keluarga-keluarga untuk kembali menghidupkan dialog dan komunikasi yang mulai tergerus oleh penggunaan teknologi secara berlebihan.

“Kita sering duduk bersama, tetapi masing-masing sibuk dengan gawai. Nilai dialog dalam keluarga mulai memudar. Ini yang perlu kita perbaiki bersama,” katanya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Melki mengungkapkan rencana pembangunan Anjungan NTT di Polandia yang akan mengusung model rumah adat Sumba sebagai ikon utama. Anjungan tersebut direncanakan mulai dibangun pada 2026 dengan pendanaan dari investor swasta, tanpa menggunakan APBD maupun APBN.

“Anjungan ini akan menjadi sarana promosi budaya dan pariwisata NTT di tingkat internasional,” ujarnya.

Selain promosi budaya, Gubernur juga menyinggung persoalan konflik antarwarga asal Sumba di daerah perantauan yang dinilainya sebagai masalah serius dan perlu ditangani secara bersama-sama.

Uang Berputar, Harapan UMKM Lokal Tumbuh di NTT Mart Sumba Tengah

“Kita perlu duduk bersama, melibatkan akademisi, budayawan, dan tokoh masyarakat, untuk mencari akar masalah agar konflik seperti ini tidak terus berulang,” tegasnya.

Gubernur Melki turut mendorong IKAS Kupang agar berperan lebih aktif dalam menggerakkan ekonomi produktif dan mendukung produk lokal. Menurutnya, kemajuan NTT hanya bisa dicapai jika masyarakat lebih banyak berproduksi daripada sekadar mengonsumsi.

“Produk dari kampung harus menjadi tuan di daerah sendiri,” katanya.

Ketua IKAS Kupang Edward Gana menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur NTT dalam perayaan tersebut. Ia menegaskan komitmen IKAS Kupang untuk terus berkontribusi bagi pembangunan Pulau Sumba dan NTT secara umum.

“Kehadiran Bapak Gubernur merupakan wujud perhatian dan kepedulian terhadap IKAS. Kami akan terus hadir dan memberi kontribusi nyata,” ujarnya.

Setiap Pohon Kopi, Satu Warisan untuk Generasi Sumba Tengah

Sementara itu, Bupati Sumba Barat Daya Ratu Wula mengajak warga Sumba di Kupang untuk menjaga persatuan dan memperkuat kekerabatan di tanah perantauan.

“Kehadiran kita di perantauan harus memberi dampak positif bagi masyarakat dan daerah,” tuturnya.*/baldus sae/llt

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement