Bandara Tambolaka Naik Status Layanan Navigasi, Fondasi Baru Konektivitas Sumba Barat Daya
TAMBOLAKA,SELATANINDONESIA.COM — Peningkatan layanan navigasi penerbangan di Bandara Lede Kalumbang, Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menjadi penanda penting bagi penguatan konektivitas udara di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Perubahan status layanan dari Aerodrome Flight Information Service (AFIS) menjadi Aerodrome Control Tower (ADC) tidak hanya berdampak pada aspek teknis penerbangan, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi percepatan pembangunan daerah.
Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonnu Wulla menilai peningkatan layanan tersebut sebagai fondasi strategis bagi kemajuan wilayahnya. Transportasi udara, menurut dia, memegang peran vital dalam membuka keterisolasian, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
“Peningkatan layanan ADC ini merupakan fondasi penting dalam mendukung agenda pembangunan daerah dan memperkuat posisi Sumba Barat Daya sebagai salah satu gerbang udara strategis di Pulau Sumba,” ujar Ratu Wulla saat menghadiri kegiatan peningkatan pelayanan navigasi penerbangan di Bandara Lede Kalumbang, Sabtu (24/1/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran manajemen AirNav Indonesia, antara lain Direktur Utama AirNav Indonesia Captain Avrianto Suratno dan Direktur Operasi Setio Anggoro, serta para pemangku kepentingan penerbangan dan pemerintah daerah. Hadir pula Kepala Bandara Lede Kalumbang Tambolaka Agus Priyatmono dan General Manager AirNav Cabang Denpasar Muji Soebagio.
Peningkatan status layanan navigasi dari AFIS menjadi ADC menandakan meningkatnya kompleksitas dan volume lalu lintas penerbangan di Bandara Lede Kalumbang. Dengan layanan ADC, pengendalian lalu lintas udara dilakukan secara lebih terintegrasi dan presisi, sehingga mendukung aspek keselamatan, keamanan, keteraturan, dan efisiensi penerbangan sesuai standar nasional dan internasional.
Bupati Ratu Wulla menyampaikan apresiasi kepada AirNav Indonesia atas komitmen dan profesionalisme dalam memperkuat sistem navigasi penerbangan di Sumba Barat Daya. Ia menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah, operator navigasi penerbangan, dan seluruh pemangku kepentingan guna menjawab kebutuhan layanan penerbangan yang terus berkembang.
Usai acara, Bupati meninjau langsung menara pengawas lalu lintas penerbangan Bandara Lede Kalumbang. Dari kunjungan tersebut, ia memastikan kesiapan fasilitas serta sumber daya manusia dalam mendukung operasional penuh layanan Aerodrome Control Tower.
Dengan peningkatan layanan navigasi ini, Bandara Lede Kalumbang diharapkan semakin siap menjadi pengungkit pertumbuhan transportasi udara di Pulau Sumba. Dampaknya tidak hanya dirasakan pada sektor penerbangan, tetapi juga pada percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumba Barat Daya secara berkelanjutan.*/kominfoSBD/llt












Komentar