KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, melakukan peninjauan langsung ke Terminal Peti Kemas (TPK) Pelabuhan Tenau, Kupang, Sabtu (10/1/2026). Kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kelancaran distribusi barang serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di provinsi berbasis kepulauan tersebut.
“Pelabuhan Tenau merupakan pintu utama keluar-masuk barang di NTT. Stabilitas operasional pelabuhan sangat menentukan ketersediaan dan harga kebutuhan masyarakat,” kata Gubernur. Ia menegaskan, seluruh pedagang dan pelaku usaha di pelabuhan sepakat untuk tidak menaikkan harga secara sepihak.
Dalam kunjungannya, Gubernur bersama Kepala Dinas Perhubungan NTT Mahadin Sibarani, Kepala Biro Perekonomian Selvy Nange, General Manager PT Pelindo Kupang Andhik Wahyu Kristianto, serta beberapa kepala cabang perusahaan logistik diantaranya Kacab Meratus Ryan Rahman, Kacab Temas I Gede Dody dan Kacab Suntraco Johan Harliman.
Setibanya di lokasi, Gubernur Melki Laka Lena langsung meninjau area operasional pelabuhan sekaligus berdiskusi dengan para pemangku kepentingan terkait berbagai kendala yang dihadapi dalam aktivitas bongkar muat dan distribusi barang.
Ia menegaskan bahwa Pelabuhan Tenau memiliki peran strategis sebagai pintu utama keluar-masuk barang di NTT. Oleh karena itu, stabilitas operasional pelabuhan sangat berpengaruh terhadap ketersediaan dan harga kebutuhan pokok di tingkat masyarakat.
“Saya meninjau langsung kondisi Pelabuhan Tenau yang dikelola oleh Pelindo. Kami sepakat untuk mengendalikan harga barang agar tidak terjadi kenaikan yang dapat memicu inflasi di NTT,” ujar Gubernur Melki.
Usai peninjauan, Gubernur Melki kembali menekankan pentingnya komitmen bersama seluruh pelaku usaha dalam menjaga stabilitas harga.
“Saya tegaskan kepada para pedagang dan pelaku usaha yang mengambil barang dari pelabuhan ini agar tidak menaikkan harga secara sepihak. Kita sudah bersepakat untuk menjaga stabilitas harga demi kepentingan masyarakat NTT,” tegasnya.
General Manager PT Pelindo Cabang Kupang, Andhik Wahyu Kristianto, menyampaikan bahwa operasional pelabuhan tetap berjalan optimal guna memastikan kelancaran pasokan barang ke seluruh wilayah NTT.
Ia juga menjelaskan bahwa disepakati perlunya perawatan rutin serta penyediaan stok suku cadang sebagai solusi jangka pendek, sembari mendorong peremajaan sejumlah peralatan operasional mengingat sebagian besar alat yang digunakan telah berusia lama.*/fara therik/llt












Komentar