GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Sumba Tengah
Beranda / Berita Hari Ini NTT / Sumba Tengah / Disiplin dan Introspeksi di Lapangan Waibakul

Disiplin dan Introspeksi di Lapangan Waibakul

Wakil Bupati Sumba Tengah, Martinus Umbu Djoka. Foto: ProkopimSTeng

 Wakil Bupati Umbu Djoka Pimpin Apel Kekuatan ASN Sumba Tengah

WAIBAKU,SELATANINDONESIA.COM – Matahari baru merambat naik ketika ratusan aparatur sipil negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berbaris rapi di lapangan apel Kantor Bupati Sumba Tengah, Senin (25/8/2025). Dari depan barisan, Wakil Bupati Sumba Tengah, M. Umbu Djoka, S.Hut., M.Si., berdiri tegak memimpin apel kekuatan lingkup Pemkab Sumba Tengah.

Apel kali ini dihadiri Sekretaris Daerah, para staf ahli, asisten, pimpinan perangkat daerah, hingga pejabat struktural dan fungsional. Suasana apel bukan sekadar rutinitas Senin pagi, melainkan momentum konsolidasi, terutama setelah rangkaian Upacara HUT ke-80 Republik Indonesia dan karnaval budaya yang memeriahkan Waibakul sepekan sebelumnya.

Dalam arahannya, Umbu Djoka menyampaikan apresiasi kepada ASN yang hadir, sekaligus menegaskan arti perayaan kemerdekaan. “Upacara HUT RI adalah wujud penghormatan dan rasa syukur kepada para pejuang. Karena mereka, kita bisa menikmati kemerdekaan hari ini,” ujarnya.

Namun, nada suaranya berubah lebih tegas saat menyinggung soal kedisiplinan. Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, ia meminta pimpinan organisasi perangkat daerah memperketat pembinaan. ASN yang absen tanpa keterangan selama sembilan hari, katanya, harus diberi pernyataan tidak puas. Jika sampai 28 hari, sanksi lebih berat menanti. “Yang sakit wajib melampirkan surat keterangan dokter. Absensi harus direkap lengkap setiap apel pagi dan sore,” tegasnya.

Gubernur Melki dan FOHG Australia: Harapan Baru Pasien Kanker di NTT

Tak hanya soal disiplin, Wakil Bupati juga menyoroti kinerja fisik pembangunan. Hasil uji petik di lapangan, katanya, masih menunjukkan deviasi pada beberapa paket pekerjaan. Karena itu, pengawasan dan pemantauan perlu diperketat.

Menutup arahannya, Umbu Djoka mengajak seluruh ASN melakukan refleksi. “Kita harus mulai dari diri sendiri untuk memperbaiki sikap. Daerah ini baru berusia 18 tahun, mari kita urus dengan sungguh-sungguh,” katanya, disambut hening serius para pegawai di barisan.*/ProkopimSTeng/Laurens Leba Tukan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement