GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Golkar Olahraga
Beranda / Olahraga / Di Hadapan Ketua KONI SBD, Dr. Umbu Rudi Kabunang Serahkan SK Kepengurusan FN PORDASI Pacu Sumba Barat Daya

Di Hadapan Ketua KONI SBD, Dr. Umbu Rudi Kabunang Serahkan SK Kepengurusan FN PORDASI Pacu Sumba Barat Daya

Ketua Pengurus Provinsi Federasi Nasional PORDASI Pacu NTT, Dr. Umbu Rudi Kabunang, menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Federasi Nasional PORDASI Pacu Kabupaten Sumba Barat Daya periode 2026–2030 disaksikan langsung oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumba Barat Daya yang juga Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, Kamis (27/2/2026). Foto: KominfoSBD

TAMBOLAKA,SELATANINDONESIA.COM — Konsolidasi organisasi olahraga berkuda di Nusa Tenggara Timur terus bergerak. Di hadapan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumba Barat Daya yang juga Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, Ketua Pengurus Provinsi Federasi Nasional PORDASI Pacu NTT, Dr. Umbu Rudi Kabunang, menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Federasi Nasional PORDASI Pacu Kabupaten Sumba Barat Daya periode 2026–2030.

Penyerahan SK tersebut berlangsung di Aula Bupati Sumba Barat Daya, Tambolaka, Kamis (26/2/2025), dan menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi yang dilakukan Pengprov FN PORDASI Pacu NTT di wilayah daratan Sumba.

Dalam kesempatan itu, Umbu Rudi Kabunang menyerahkan langsung SK kepengurusan kepada Ketua Umum Pengurus Kabupaten FN PORDASI Pacu Sumba Barat Daya, Yohanis Mone Kaka. Ia didampingi Ketua Harian Stefanus Rangga Bola dan Sekretaris Jakub Katoda Keremata bersama jajaran pengurus lainnya.

Umbu Rudi Kabunang menegaskan bahwa pembentukan kepengurusan yang sah merupakan langkah penting untuk memperkuat pembinaan olahraga pacuan kuda di daerah, sekaligus membangun sistem organisasi yang profesional.

“Dengan kepengurusan yang resmi dan terstruktur, pembinaan atlet, penyelenggaraan event, hingga pengembangan olahraga pacuan kuda dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan,” ujar Umbu Rudi Kabunang.

AGAR 9.000 ASN PPPK NTT TIDAK DIRUMAHKAN !

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar itu juga menilai Sumba memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga pacuan kuda, bukan hanya sebagai olahraga prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari tradisi budaya yang hidup di tengah masyarakat. Juga mendukung penuh pengembangan pariwisata Sumba Barat Daya dan Sumba pada umunya karena berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakt.

Di hadapan jajaran pengurus PORDASI Pacu, Ratu Ngadu Bonu Wulla menyampaikan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya untuk mendukung pengembangan olahraga tersebut. Ia menyebut pacuan kuda bukan sekadar olahraga bagi masyarakat Sumba, tetapi juga identitas budaya yang diwariskan turun-temurun.

“Pacuan kuda bagi masyarakat Sumba Barat Daya bukan sekadar olahraga, tetapi juga budaya dan kebanggaan yang sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” kata Ratu Wulla.

Sebagai bentuk dukungan konkret, pemerintah daerah bahkan telah menyiapkan lahan sekitar 54 hektare yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan stadion pacuan kuda di Kabupaten Sumba Barat Daya.

Menurut Ratu Wulla, keberadaan arena pacuan kuda yang representatif akan membuka peluang besar bagi pengembangan olahraga, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sekjen Pordasi Pacu dan Umbu Rudi Kabunang Konsolidasikan Road to PON 2028, Gelora Pada Ewata Jadi Venue Pacuan

Upaya penguatan organisasi dan infrastruktur olahraga ini juga berkaitan dengan rencana lebih besar menjadikan Sumba sebagai salah satu pusat penyelenggaraan pacuan kuda nasional.

Umbu Rudi Kabunang memberikan apresiasi yang tinggi untuk Ketua KONI SBD yang juga Bupati SBD Ratu Ngadu Bonu Wulla yang telah mendukung pengembangan pacuan kuda di SBD. ” Apresiasi kami untuk Ibu Bupati yang juga Katua KONI SBD yang bersedia menyerahkan lahan seluas 54 ha untuk dibangun stadion pacuan kuda bertaraf nasional di SBD,” sebutnya.

Sebelumnya Umbu Rudi Kabunang telah mendorong pembangunan arena pacuan kuda berstandar nasional di Sumba Barat Daya. Sebagai bentuk dukungan, Umbu Rudi telah menyampaikan rekomendasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia dan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia untuk mendukung pembangunan fasilitas olahraga tersebut.

Rencana itu mendapat respons positif dari Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) pacu tingkat pusat yang bahkan menyatakan kesiapan menggelar Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda Tradisional di Pulau Sumba pada Agustus 2026.

Umbu Rudi Kabunang menegaskan, konsolidasi organisasi Pordasi Pacu ini juga menjadi momentum agar setiap Pengkab FN Pordasi Pacu bisa menyaipkan atlit-atlit berkuda pacu untuk berlaga di PON XXII 2028. “Jadi organisasi FN Pordasi Pacu inilah yang menyaipkan dan mendaftarkan atlit. Jadi setiap Kabupaten bisa mengajukan atlit-atlitnya  untuk Kejurnas pada Agustus 2026 di Sumba Barat dan PON XXII tahun 2028 yang digelar di Sumba Barat,” jelas Umbu Rudi Kabunang.

Kapolda NTT Hadirkan Polisi di Pelosok Sumba Tengah melalui Peresmian Pospol Umbu Ratu Nggay Barat

Jika berbagai rencana tersebut terealisasi, Pulau Sumba tidak hanya menjadi panggung olahraga nasional, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai wilayah yang mampu merawat tradisi pacuan kuda sekaligus mengembangkannya menjadi kekuatan olahraga modern yang memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.*/llt

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement