GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Gubernur NTT
Beranda / Gubernur NTT / Ayodhia Pulang ke NTT: Dua Batu Pertama untuk Jalan Panjang Konektivitas

Ayodhia Pulang ke NTT: Dua Batu Pertama untuk Jalan Panjang Konektivitas

Sekretaris Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Sesmen Kemenkoinfra), Ayodhia G. L. Kalake ketika dijamu Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena di Rumah Jabatn Gubernur NTT sebelum ke Kabupaten Alor, Minggu (10/8/2025). Foto: Humas PUPR

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Minggu pagi (10/8/2025), Bandara El Tari disibukkan kedatangan tamu penting. Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT, Ir. Benyamin Nahak, MT, menyambut rombongan Sekretaris Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Sesmen Kemenkoinfra), Ayodhia G. L. Kalake. Bagi publik NTT, nama Ayodhia bukan sekadar pejabat pusat, ia pernah memegang tampuk sebagai Penjabat Gubernur NTT, menakhodai provinsi ini di masa transisi.

Dari bandara, rombongan langsung menuju Rumah Jabatan Gubernur NTT untuk bertemu Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena. Pertemuan singkat itu menjadi semacam salam hormat antara masa lalu dan masa kini. Dua figur pemimpin yang memandang pembangunan bukan sekadar proyek fisik, melainkan penghubung ruang dan waktu antarwilayah.

Selanjutnya, Ayodhia bersama Benyamin Nahak dan rombongan bertolak ke Kabupaten Alor. Di sana, ia akan memimpin peletakan batu pertama penanganan Long Sekmen Ruas Jalan Kalabahi–Kokar, proyek vital yang menghubungkan titik-titik ekonomi utama di kepulauan. Selanjutnya, di Kota Kupang, ia juga meresmikan penanganan Long Sekmen Ruas Jalan Yos Sudarso, yang diharapkan memperlancar arus logistik dan mobilitas warga.

Bagi Ayodhia, ini bukan sekadar kunjungan kerja. Ada aroma pulang kampung yang kental, sekaligus kepedulian untuk memastikan janji-janji konektivitas yang dulu ia rawat sebagai penjabat gubernur kini bergerak ke tahap nyata. Bagi Gubernur Melki Laka Lena, kehadiran Ayodhia adalah momentum kolaborasi, bahwa pembangunan NTT adalah lintas masa jabatan dan lintas kepentingan, demi satu tujuan: menjahit kembali jarak yang memisahkan pulau-pulau.*/HumasPUPR/Laurens Leba Tukan

Paulus Henuk Satukan Birokrasi Berintegritas dan Investasi Produktif di Rote Ndao

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement