KUPANG,SELATANINDONESIA.COM โ Para anggota Aktivitas Pendalaman Iman (API) Reinha Rosari, mahasiswa Katolik Dioses Larantuka-Kupang diajak untuk mampu berwirausaha dan mampu memulai tanpa takut gagal.
Ajakan itu datang dari Wakil Bupati Lembata DR. Thomas Ola Langoday ketika berbicara dalam ย seminar yang dilaksanakan di Aula Kantor DPD RI Perwakilan Provinsi NTT, Sabtu (22/2/2020). Seminar sehari dengan mengusung tema Menyiapkan Kaum Muda Dalam Menyikapi Era Revolusi Industri 4.0 Dalam Dunia Usaha, diselenggarakan oleh Aktivitas Pendalaman Iman (API) Reinha Rosari, mahasiswa Katolik Dioses Larantuka-Kupang. Selain DR. Thomas,ย tampil sebagai pembicara Pengawas Bank Kantor OJK Provinsi NTT Agustinus Haries Prasseptiyanto.
Wakil Bupati Lembata DR. Thomas Ola Langoday lebih menekankan sikap dan persaingan kaum muda dalam menghadapi era revolusi industri. โKalau mengubah sampah menjadi sebuah kreatifitas itu sudah biasa, tetapi kalau mampu mengubah sampah menjadi emas itu baru entrepreneur. Kalian harus memulainya dengan berani tanpa takut gagal,โ ujar Wabub Langoday.
Dikatakan Langoday, supply chain management atau manajemen rantai pasokan merupakan salah satu indikator penting yang perlu disiapkan oleh pemerintah dari sisi analisis ekonomi dan bisnis. Hal ini utama dalam manajemen karena akan melibatkan pemasok, pabrik atau manufakturer, penyedia logistik dan tentunya yang paling penting adalah pelanggan atau masyarakat sebagai konsumen. โPemerintah menyiapkan regulasi serta unsur pendukung lainnya dan kondisi iklim usaha yang kondusif bagi para pelaku usaha bisnisโ, ungkap bekas dosen Fakultas Ekonomi Unwira Kupang ย ini.
Pengawas Bank Kantor OJK Provinsi NTT Agustinus Haries Prasseptiyanto dalam materinya menyampaikan tentangย inovasi baru dalam proses peminjaman dana untuk berbisnis atau membuka usaha. โSekarang bisa melakukan pinjaman online untuk modal usaha, tetapi perlu memperhatikan legalitas dari sumber pinjaman, apakah sumber pinjaman sudah berada di bawah pengawasan OJK atau tidak,โ katanya. Ia menyambut baik seminar itu karena bisa membangun jiwa enterpreneuship dari anak muda khusunya di era revolusiย industry 4.0.
Ketua API Reinha Rosari Petrus Nara Kelen mengatakan, melalui seminar itu, diharapkan kaum muda menyadari pentingnya berwirausaha dan bisa menggugah semangat para milenial untuk mulai berbisnis. โSaya berharap setelah seminar bisa ada pemuda yang berniat untuk berwirausaha, terlebih setelah selesai kuliah”, ungkap Petrus Kelen. *Teddi Laga Making
Editor: Laurens Leba Tukan













Komentar