GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Ekonomi Golkar
Beranda / Golkar / Sumba Timur Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan, ULP-YH dan Warga Panen Padi di Lewa

Sumba Timur Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan, ULP-YH dan Warga Panen Padi di Lewa

Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali bersama Wakil Bupati Yonathan Hani besrama petani melakukan panen padi hasil program Optimalisasi Lahan (OPLAH) yang dijalankan Kelompok Tani Rinjungu Pahamu I, desa Tanarara, Kecamatan Lewa, Kabupaten Sumba Timur, Jumat (8/5/2026). Foto: johni

LEWA,SELATANINDONESIA.COM โ€” Hamparan sawah di Desa Desa Tanarara, Kecamatan Lewa, tampak lebih hidup pada Jumat (8/5/2026). Di tengah suasana panen yang berlangsung penuh antusias, Pemerintah Kabupaten Kabupaten Sumba Timur menggelar panen simbolis padi sawah bantuan pemerintah bersama para petani setempat.

Kegiatan itu dihadiri langsung Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali bersama Wakil Bupati Yonathan Hani yang akrab dengan sandi politik (ULP-YH) sebagai bagian dari upaya memperkuat program swasembada pangan daerah melalui sektor pertanian.

Panen tersebut merupakan hasil program Optimalisasi Lahan (OPLAH) yang dijalankan Kelompok Tani Rinjungu Pahamu I. Program itu mencakup pembangunan jaringan irigasi sekaligus penanaman padi varietas Inpari-32 di lahan seluas 20 hektare.

Bagi masyarakat tani di Lewa, panen perdana itu bukan sekadar seremoni. Kehadirannya menjadi penanda mulai pulih dan produktifnya lahan pertanian yang sebelumnya terkendala keterbatasan air dan sarana produksi.

Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah juga menyerahkan dua unit mesin combine harvester kepada BP3K untuk digunakan sebagai Alsintan Brigade. Bantuan alat mesin pertanian tersebut diharapkan dapat membantu petani mempercepat proses panen sekaligus menekan kehilangan hasil produksi di lapangan.

Di Gerbang Perbatasan, Ditjenpas NTT Meneguhkan Janji Perkuat Kolaborasi Cegah Peredaran Narkoba

Bupati Sumba Timur mengatakan, sektor pertanian tetap menjadi salah satu fokus utama pembangunan daerah karena berkaitan langsung dengan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut dia, keberhasilan panen di Desa Tanarara menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, dan kelompok tani mampu meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.

โ€œKeberhasilan ini harus menjadi motivasi bagi kelompok tani lainnya untuk terus memanfaatkan program pemerintah secara optimal,โ€ ujarnya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus memperkuat dukungan terhadap sektor pertanian, mulai dari pembangunan irigasi, pendampingan penyuluh, hingga penyediaan sarana dan prasarana pertanian yang dibutuhkan petani.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumba Timur Yonathan Hani mengingatkan pentingnya menjaga semangat gotong royong di kalangan petani agar bantuan pemerintah dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Ketika Gereja dan Pemerintah Bergandengan Tangan Membangun NTT

Ia menilai keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya ditentukan oleh bantuan pemerintah, tetapi juga oleh keterlibatan aktif masyarakat dalam mengelola potensi pertanian yang dimiliki.

Kegiatan panen simbolis itu turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Sumba Timur, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Sumba Timur, unsur TNI/Polri, Camat Lewa, penyuluh pertanian, serta masyarakat dan kelompok tani setempat.

Di tengah tantangan sektor pertanian akibat perubahan iklim dan keterbatasan infrastruktur, panen di Lewa menjadi gambaran tentang upaya daerah mempertahankan produktivitas pangan melalui penguatan kelembagaan petani dan dukungan sarana pertanian.*/protokolST/llt

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement