GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Golkar Internasional Politik
Beranda / Politik / Dr. Umbu Rudi Kabunang: Saat Prabowo Membawa Indonesia ke Meja Perdamaian Dunia

Dr. Umbu Rudi Kabunang: Saat Prabowo Membawa Indonesia ke Meja Perdamaian Dunia

Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Golkar, Dr. Umbu Rudi Kabunang.

JAKARTA,SELATANINDONESIA.COM โ€” Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur (NTT) II, Dr. Umbu Rudi Kabunang, menilai langkah Presiden Prabowo Subianto membawa Indonesia bergabung sebagai anggota Board of Peace merupakan kebijakan strategis yang menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan perdamaian dunia.

Menurut Umbu Rudi, keputusan tersebut mencerminkan kepemimpinan Presiden Prabowo yang visioner dan berorientasi jangka panjang, sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam arsitektur perdamaian global.

โ€œIni adalah langkah yang tepat dan sangat strategis. Indonesia tidak lagi hanya menjadi penonton atau pengamat, tetapi ikut terlibat langsung dalam proses pengambilan keputusan penting terkait perdamaian dunia,โ€ ujar Umbu Rudi, Sabtu (31/1/2026).

Ia menilai, latar belakang Presiden Prabowo di bidang pertahanan dan geopolitik menjadi modal penting dalam membawa Indonesia ke panggung global dengan posisi yang lebih berwibawa. Keanggotaan dalam Board of Peace, kata dia, menunjukkan bahwa Indonesia dipandang sebagai negara yang memiliki kredibilitas dan kapasitas dalam menjaga stabilitas kawasan maupun global.

Umbu Rudi menegaskan, masuknya Indonesia ke Board of Peace juga memperkuat peran Indonesia sebagai penjaga perdamaian, baik melalui pencegahan konflik, resolusi damai, maupun diplomasi keamanan internasional. Posisi ini sekaligus menempatkan Indonesia sebagai mitra terpercaya bagi komunitas internasional dalam isu-isu strategis.

Semangat Hardiknas dari Sumba Barat: Pendidikan Bermutu dan Dukungan untuk Alvian Sukek di Ajang The ICON Indonesia SCTV

Dari sisi kebijakan luar negeri, langkah tersebut dinilai sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas dan aktif yang selama ini dianut Indonesia. Menurut Umbu Rudi, keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace merupakan wujud keaktifan Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia tanpa harus terikat pada kepentingan blok kekuatan tertentu.

โ€œBebas aktif bukan berarti pasif. Justru Indonesia harus hadir dan berperan dalam forum-forum penting dunia untuk memperjuangkan perdamaian dan keadilan global,โ€ kata dia.

Umbu Rudi juga menilai, keanggotaan Board of Peace akan meningkatkan posisi tawar Indonesia di tingkat internasional, terutama dalam isu perdamaian, hak asasi manusia, dan keamanan global. Dalam jangka panjang, hal ini dinilai akan berdampak positif bagi kepentingan nasional Indonesia.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kebijakan Presiden Prabowo tersebut selaras dengan amanat konstitusi, khususnya Pembukaan UUD 1945 yang menegaskan peran aktif Indonesia dalam menciptakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

โ€œTidak mungkin kita mengambil peran strategis dalam perdamaian dunia jika Indonesia berada di luar organisasi-organisasi besar dunia,โ€ ujar Umbu Rudi menegaskan.

Pacuan Kuda Tanpa Pelana Masuk PON 2028, Umbu Saingu Poti: Momentum Emas Kebangkitan Ekonomi, Budaya, dan Pariwisata Sumba

Ia pun menyimpulkan, langkah Presiden Prabowo membawa Indonesia masuk sebagai anggota Board of Peace merupakan keputusan visioner yang menempatkan Indonesia sebagai peace power atau kekuatan perdamaian yang disegani di tingkat global. Selain itu, Indonesia menjadi bangsa yang menjunjung tinggi Penghormatan, Perlindungan, Pemenuhan, Penegakan, dan Pemajuan Hak Asasi Manusia (P5HAM).

Berikut negara-negara yang telah menyetujui menjadi anggota Board of Peace

(Diambil dari laporan resmi dan berbagai media internasional)

Asia & Timur Tengah

  • Arab Saudi
  • Turki
  • Mesir
  • Yordania
  • Indonesia
  • Pakistan
  • Qatar
  • Uni Emirat Arab
  • Bahrain
  • Uzbekistan
  • Kazakhstan
  • Kosovo
  • Mongolia
  • Pakistan

Eropa

Gubernur Melki Laka Lena Dorong HIPMI NTT Perkuat Produksi, Defisit Perdagangan Rp51 Triliun Jadi Alarm Keras

  • Albania
  • Armenia
  • Azerbaijan
  • Belarus
  • Bulgaria
  • Hungaria

Amerika & Lainnya

  • Argentina
  • Paraguay
  • Vietnam

Lainnya (diraporkan ikut bergabung)

  • Maroko.*/)llt

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement