GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Ekonomi Gubernur NTT Sumba Tengah
Beranda / Berita Hari Ini NTT / Sumba Tengah / Uang Berputar, Harapan UMKM Lokal Tumbuh di NTT Mart Sumba Tengah

Uang Berputar, Harapan UMKM Lokal Tumbuh di NTT Mart Sumba Tengah

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma diapit Bupati Sumba Tengah Paulus S. K. Limu, Wakil Bupati M. Umbu Djoka, ketika meresmikan NTT Mart Sumba Tengah, Jumat (23/1/2026). Foto: ProkopimSTeng

Wakil Gubernur NTT Resmikan NTT Mart di Sumba Tengah, Dorong UMKM dan Perputaran Ekonomi Lokal

WAIBAKUL,SELATANINDONESIA.COM – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, meresmikan NTT Mart di Kabupaten Sumba Tengah, Jumat (23/1/2026), sebagai upaya mendorong penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta memperlancar perputaran ekonomi lokal.

Acara yang digelar di Kantor Samsat Waibakul ini turut dihadiri Bupati Sumba Tengah Paulus S. K. Limu, Wakil Bupati M. Umbu Djoka, Wakil Ketua DPRD Ignatius U. K. Tiba, Kapolres Sumba Barat, Ketua dan Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Sumba Tengah, serta pelaku UMKM setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Sumba Tengah Paulus Limu menekankan pentingnya NTT Mart sebagai wadah pemasaran bagi produk lokal. “Saat ini, sekitar 30 jenis produk lokal Kabupaten Sumba Tengah telah tersedia di NTT Mart. Kami berharap kehadiran NTT Mart dapat menjadi daya ungkit bagi peningkatan pendapatan per kapita masyarakat sekaligus memotivasi UMKM untuk terus berkarya,” ujar Bupati Paulus.

Bupati Paulus juga menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan aparat desa di wilayahnya untuk memprioritaskan belanja di NTT Mart. Langkah ini, menurutnya, tidak hanya mendukung program Dasa Cita Ayo Bangun NTT, tetapi juga menjadi strategi nyata meningkatkan ekonomi masyarakat.

Setiap Pohon Kopi, Satu Warisan untuk Generasi Sumba Tengah

Sementara itu, Wakil Gubernur Johni Asadoma menekankan bahwa NTT Mart hadir untuk menekan dominasi barang luar NTT di pasar lokal. “Tujuan NTT Mart adalah agar peredaran uang dapat tetap tumbuh di daerah kita sendiri. Ini pekerjaan besar yang membutuhkan waktu, tetapi UMKM harus dihidupkan agar ekonomi masyarakat berkembang,” kata Wagub Johni.

Wakil Gubernur juga mengapresiasi penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumba Tengah yang fokus pada pelayanan masyarakat dan kesejahteraan. Ia menilai, langkah ini patut dicontoh oleh kabupaten lain di NTT.

Selain memperkuat ekonomi lokal, NTT Mart diharapkan membuka peluang bagi produk UMKM lokal menembus pasar nasional dan internasional, meski membutuhkan proses panjang. Johni Asadoma menambahkan, pemerintah provinsi akan memberikan penghargaan khusus kepada Kabupaten Sumba Tengah atas terobosan yang dilakukan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program ini.

Dengan NTT Mart, UMKM diharapkan tidak hanya memiliki ruang pemasaran yang jelas, tetapi juga semangat berkarya yang terus tumbuh. Program ini sekaligus menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan masyarakat dalam membangun ekonomi daerah yang berkelanjutan.*/ProkopimSTeng/llt

Kebun Sekolah, Ekonomi Kerakyatan yang Menyemai

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement