KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Kepolisian Resort Kupang Kota tengah menelusuri aktor intelektual dibalik peristiwa percobaan pembunuhan yang dilakukan kepada wartawan seklaigus Pemred Suaraflobamor, Fabi Latuan pada Selasa 26 April 2022 silam.
Untuk menemukan siapa aktor intelektual dibalik peristiwa keji itu, aparat Polres Kupang Kota telah berhasil menangkap lima orang diduga pelaku, meski salah satunya masih dalam pengejaran.
Kapolresta Kupang Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto kepada wartawan di Kupang, Jumat (6/5/2022) mengatakan, kelima orang itu dari informasi yang ada mereka tidak punya pekerjaan tetap.
Menurut Kapolresta Kombes Krisna, berdasarkan bukti permulaan yang cukup dan alat bukti yang cukup, kelima orang ini ditangkap di Samarinda, Kalimantan Timur.
“Kami masih terus mendalami motif dari tindakan kekerasan ini. Yang jelas ini tindak pidana kekerasan yang korbannya sudah ada,” sebutnya.
Tentang kemungkinan ada pihak yang membiayai perjalanan kelima tersangka dari Kupang ke Balikpapan dan ke Jakarta, Kapolresta Kombes Krisna mengatakan, polisi terus melakukan pendalaman. “Ini masih dilakukan pendalaman karena berdasarkan hasil penyidikan dan pemantauan di jejak digital, ternyata perjalanan mereka sangat panjang sampai ke Balikpapan dan mau ke Jakarta,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, lima dari enema pelaku pencobaan pembunuhan terhadap wartawan/Pemred Media Suaraflobamor Fabi Latuan usai diundang menghadiri konferensi pers bersama jajaran Direksi PT Flobamor, Rabu 26 April 2022 silam sudah dibekuk aparat Polres Kupang Kota.
Kapolresta Kupang Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto kepada wartawan di Kupang, Jumat (6/5/2022) mengatakan, sejak awal kejadian percobaan pembunuhan terhadap Fabi Latuan 26 April 2022 lalu, pihak Kepolisian sudah melakukan penyelidikan. “Kemudian pada tanggal 28 Arpil kita mengidentifikasi salah satu tersangka dan kita dalami dan ditindaklanjuti dengan melakukan pemantauan kepada beberapa tersangka lainnya,” sebut Kapolresta kepada wartawan di Kupang, Jumat (6/5/2022).
Disebutkan Kapolresta, dari jejak digital yang dilakukan polisi, diketahui bahwa pada tanggal 4 Mei 2022 kemarin, 4 orang tersangka diketahui namanya dan sedang berada di Samarinda. “Kita melakukan koordinasi dengan Polda Kalimantan Timur, dan kita lakukan chroscek di bandara dan ternyata nama-nama yang diidentifikasi itu diketahui sudah membeli tiket dan sudah bersiap menuju Jakarta,” jelasnya.
Ia mengatakan, berkat dukungan doa seluruh masyarakat NTT, kelima pelaku itu sudah diamankan. “Kemarin pagi dibawa dari Balikpapan menuju Kupang dan sore ini akan tiba di Kupang. Kita sore ini juga akan melakukan penyidikan lebih dalam lagi,” tegas Kapolresta.***Laurens Leba Tukan