Sinergi Melki-Johni dan Para Kepala Balai Kementerian PUPR, Perkuat Ketahanan Pangan dan Infrastruktur

59
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena ketika bertemu dengan para Kepala Balai Kementrian PUPR di Rumah Jabatan Gubernur NTT, Kamis (6/3/2025). Foto: SelatanIndonesia.com/Laurens Leba Tukan

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johni Asadoma, memperkuat kolaborasi strategis dengan para Kepala Balai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di tingkat provinsi.

Sinergi ini bertujuan untuk mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran di NTT. Juga untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang mendukung ketahanan pangan, pengentasan stunting, penyediaan air bersih, serta perumahan layak huni bagi masyarakat NTT.

Para Kepala Balai Kementerian PUPR yang terlibat dalam kolaborasi ini adalah Agustinus Junianto Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTT, Parlinggoman SimanungkalitKepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II, T. Davis F. Hamid Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTT, Yublina Dila Bunga Bunga Kepala Balai Pelaksanaan Penyediaan Perumahan. Pertemuan tersebut dihadiri Plt. Kepala Dinas PUPR NTT, Benny Nahak

Dalam pertemuan yang berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur NTT, Kamis (6/3/2025) Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa dukungan dari semua balai ini sangat penting dalam merealisasikan visi pembangunan NTT yang berkelanjutan.

“Dari pertemuan ini, nampak sekali bahwa teman-teman dari Balai Sungai, Balai Jalan, Balai Perumahan, dan Cipta Karya sangat serius untuk mendukung pembangunan infrastruktur di NTT, khusus berkaitan dengan urusan pangan, sampah, stunting, dan lain-lain,” kata Gubernur Melki Laka Lena.

Dijelaskan, infrastruktur kini bukan hanya menjadi penghubung ekonomi, tetapi juga berperan besar dalam memastikan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Apalagi di tengah situasi efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat, maka pemerintah Provinsi NTT terus memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk pembangunan NTT 5 tahun ke depan.

“Kita harus bersinergi lebih kuat untuk menemukan berbagai terobosan dalam mendukung program nasional dan Dasa Cita yang telah kita rumuskan. Infrastruktur jalan, sanitasi, air bersih, dan perumahan layak huni akan menjadi faktor utama dalam meningkatkan produksi pangan serta menurunkan angka stunting di NTT,” ujar Gubernur Melki Laka Lena.

Salah satu fokus utama dalam kerja sama ini adalah memastikan bahwa setiap daerah di NTT mendapatkan infrastruktur pendukung yang memadai. Pembangunan jaringan irigasi oleh BBWS Nusa Tenggara II akan berkontribusi pada peningkatan produktivitas pertanian, sementara perbaikan jalan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTT akan memperlancar distribusi hasil panen.

Selain itu, Balai Prasarana Permukiman Wilayah dan Balai Penyediaan Perumahan akan bekerja untuk memastikan akses terhadap sanitasi yang layak dan rumah yang sehat bagi masyarakat, terutama di daerah yang masih tertinggal.

Pertemuan ini juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan segera dimantapkan dalam koordinasi lebih lanjut dengan berbagai instansi terkait di tingkat provinsi.

Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa dengan kerja sama yang erat antara Pemprov NTT dan Balai-balai Kementerian PUPR, NTT akan semakin siap menghadapi tantangan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang lebih inklusif dan berkelanjutan.*/)llt

Center Align Buttons in Bootstrap