Dua Pasien Positif Covid-19 Diisolasi di Ne’e dari Rote Timur

3772
Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Rote Ndao, dr. Widyanto P. Adhy ketika memberikan keterangan kepada wartawan di Ba’a, Kabupaten Rote Ndao, Selasa (12/5/2020). Foto: Roteonline for SI

BA’A,SELATANINDONESIA.COM – Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Rote Ndao, dr. Widyanto P. Adhy menyebutkan, dua pasien yang terkonfirmasi positif di Rote Ndao, kini sedang dirawat di ruang isolasi yang disiapkan khusus oleh Pemda Rote Ndao yaitu di Dusun Ne’e, Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao.

“Sesuai pengumuman gugus tuags Covid-19 Provinsi NTT, kami ulangai lagi bahwa terdapat dua kasus terkonfirmasi berdasarkan pemeriksaan PCR, di wilayah Kabupaten Rote Ndao. Dua kasus ini terdiri dari satu orang laki-laki usia 20 tahun dari klaster Magetan, dan satu orang perempuan usia 7 tahun yang kontak dengan orang dari aerah beresiko (OAR),” sebut dr. Widyanto kepada wartawan di Ba’a, Kabupaten Rote Ndao, Selasa (12/5/2020).

Dikatakan, kedua pasien itu dari Kecamatan Rote Timur. “Namun kami tidak bisa sebutkan lebih jauh lagi, tetapi kami terus menghimbau agar semua masyarakat agar tidak lengah, karena lalu lintas orang di Rote, jangan sampai berpikir bahwa Covid masih jauh. Terapkan dengan disiplin semua protokol untuk kebaikan dan kesehatan kita bersama,” katanya.

Widyanto juga merincikan jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Rote Ndao. “Dengan dua kasus terkonfrmasi itu maka total kasus di Rote Ndao adalah orang dari area resiko atau orang yang diperiksa di rumah sebanyak 874 orang data komulatif, terdiri dari orang yang dari area beresiko sebanyak 487 orang, orang dalam pengawasan 52 orang dan ke 52 orang itu telah selesai menjalankan karantina. Sedangkan rapid test telah dilakukan untuk 63 orang, dan dari 63 orang itu reaktif rapid test sebanyak 5 orang. Terkonfirmasi 2 orang yang diterima hari ini, dan yang meninggal tidak ada,” urainya.

Dijelaskannya, dua kasus terkonfrmasi positif Covid-19 ini secara fisik dalam kondisi baik dan sedang terus  dirawat di ruang isolasi terpusat di Dusun Ne’e untuk dilakukan pemeriksaan swab kedua “Protokol penggunaan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis telah diterapkan dengan disiplin sejak awal,” sebutnya.

Widyanto menambahkan, hasil pemeriksaan PCR positif itu telah diantisipasi oleh gugus tugas Covid-19 Kabupaten Rote Ndao dengan melakukan isolasi terpusat untuk meminimalisir kontak. “Dilanjutkan kontak stressing setelah orang dari area beresiko saat tiba di rote. Kontak stressing dilakukan ke semua orang dari area beresiko saat tiba di Rote, bahkan deteksi dini dilakukan dengan pemeriksaan kesehatan oleh tenaga kesehatan setiap hari,” katanya.

Ia juga menyebutkan, saat ini Kabupaten Rote Ndao telah memiliki satu karantina terpusat di Ne’e, desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain dan 14 fasilitas karantina terpusat tingkat desa. “Dengan perkembangan ini kami seruhkan kepada masyarakat agar tetap disiplin melakukan protokol yang sudah diataur dengan tetap tinggal di rumah, pake masker, hindari kegiatan berkelompok, selalu jaga jarak dengan orang lain, dan cuci tangan dengan sabun di air mengalir, serta selalu menjaga kebugaran tubuh,” ujranya.*)Iffo

Editor: Laurens Leba Tukan

Center Align Buttons in Bootstrap