Sumba Tengah Mulai Gerakan โSejuta Harapanโ Penanaman Kopi Robusta
WAIBAKUL,SELATANINDONESIA.COM โ Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah meluncurkan gerakan penanaman kopi robusta bertajuk โMenanam Sejuta Harapanโ di Desa Matawoga dan Desa Umbu Riri, Kecamatan Katiku Tana, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Paulus S. K. Limu bersama Wakil Bupati M. Umbu Djoka, didampingi pejabat daerah, kepala desa, dan kelompok tani setempat.
Bupati Paulus menegaskan, program ini bukan sekadar distribusi bibit, tetapi transformasi pertanian menuju perkebunan kopi yang berkelanjutan. โKita ingin memastikan setiap anakan kopi ditanam, dirawat, hingga berbuah. Tanpa tanaman pelindung, sekitar 70 persen tanaman berisiko mati,โ ujarnya. Untuk itu, pemerintah mendorong penanaman balsa sebagai tanaman pelindung, dengan jadwal penyemaian Februari, penanaman balsa Mei, dan anakan kopi November mendatang.
Kelompok Tani Tana Moruk dan Gapoktan Kasih Waitakaijak menyambut antusias program ini. Ketua Tana Moruk, Benediktus B. Purnama, menyatakan komitmen untuk mengawal proses penanaman hingga seluruh anakan kopi tertanam dengan baik.
Sementara Ketua Gapoktan Kasih Waitakaijak, Daniel Umbu Yagi, menambahkan, masyarakat juga tengah mengembangkan budidaya porang sebagai sumber tambahan pendapatan, yang diperkirakan akan panen pada Juni mendatang.
Sejauh ini, telah tertanam sekitar 11.000 anakan kopi, dengan target 39.000 anakan tambahan pada Februari 2026. Pemerintah membuka kesempatan bagi masyarakat dengan lahan minimal satu hektare untuk bergabung dalam Komunitas Sejuta Harapan Kopi Robusta, di mana 100 anggota akan menjadi pionir penanaman kopi di Sumba Tengah.
Bupati Paulus menegaskan, kehadiran pemerintah adalah membawa kasih dan harapan, mendorong masyarakat keluar dari kemiskinan melalui sektor pertanian dan perkebunan.*/ProkopimSTeng/llt













Komentar