GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT Ekonomi Gubernur NTT
Beranda / Gubernur NTT / Pimpin RUPS Luar Biasa, Gubernur NTT “Bersihkan” PT Flobamor

Pimpin RUPS Luar Biasa, Gubernur NTT “Bersihkan” PT Flobamor

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena memimpin Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) di Hotel Sasando, Kupang, Selasa (20/1/2026). Foto: dio

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memulai langkah penataan ulang PT Flobamor melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang dipimpin langsung oleh Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena di Hotel Sasando, Kupang, Selasa (20/1/2026) sore.

Dalam kapasitasnya sebagai pemegang saham pengendali, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa RUPS Luar Biasa tersebut merupakan bagian dari agenda strategis pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar lebih profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kinerja.

RUPS Luar Biasa itu menyepakati penerimaan laporan keuangan dan laporan kinerja direksi PT Flobamor. Selain itu, pemegang saham juga memutuskan pemberhentian pengurus lama serta menunjuk Yohanes Taka Dosi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Flobamor.

“Seluruh keputusan yang diambil dalam RUPS ini dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Ini adalah bagian dari proses transformasi BUMD yang sedang kami dorong,” ujar Gubernur Melki.

Ia menambahkan, direksi lama tetap diberi kesempatan untuk kembali mengikuti proses seleksi pengurus ke depan. Proses tersebut akan dilaksanakan secara terbuka melalui panitia seleksi guna menjamin objektivitas dan profesionalisme.

Ketika Puskesmas Menjadi Penjaga Kehidupan di Ujung Selatan NKRI

Menurut Gubernur Melki, penataan manajemen PT Flobamor sejalan dengan dua peraturan daerah yang baru ditetapkan, yakni perubahan status badan hukum perusahaan dari perseroan terbatas menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) serta peraturan daerah tentang penyertaan modal.

“Terkait penyertaan modal, ada dua prasyarat utama yang harus dipenuhi, yaitu audit keuangan dan rencana bisnis yang jelas dari pengurus baru. Ini penting agar perusahaan dikelola secara sehat dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Gubernur Melki juga menegaskan bahwa sejak RUPS tersebut, kepengurusan pelaksana tugas direksi telah mulai bekerja efektif. Ia berharap manajemen baru mampu membawa PT Flobamor keluar dari berbagai persoalan yang selama ini membebani kinerja perusahaan.

“RUPS ini menjadi titik awal untuk memutus beban masa lalu. Kita mulai lembaran baru dengan audit keuangan yang transparan dan penataan direksi yang lebih profesional,” ujarnya.

Ke depan, Pemerintah Provinsi NTT menargetkan PT Flobamor dapat berkontribusi lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menjadi penggerak ekonomi daerah yang memanfaatkan potensi unggulan NTT secara berkelanjutan.*/oan wutun/llt

Ukir Penghargaan Nasional; Kupang dalam Genggaman Perubahan Yosef Lede

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement