KUPANG,SELATANINDONESIA.COM — Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menutup secara resmi Open Tournament Karate Battle Championship Piala Gubernur NTT Seri 1 di GOR Flobamora Oepoi Kupang, Sabtu (10/1/2026) malam. Ajang yang berlangsung selama empat hari, sejak 7 hingga 10 Januari 2026, ini diikuti sekitar 850 peserta yang terdiri dari atlet, pelatih, dan ofisial dari berbagai daerah di NTT.
Turnamen karate terbuka tersebut digelar oleh Dia Lagi Sports, event organizer olahraga pertama di NTT, bekerja sama dengan Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) NTT. Kejuaraan ini mempertandingkan sembilan kategori, mulai dari Pra Usia Dini hingga Best of The Best, dan menjadi ruang kompetisi sekaligus perjumpaan antarperguruan karate di daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki menilai kejuaraan ini tidak sekadar menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga membangun suasana kebersamaan dan sportivitas. Ia mengapresiasi konsep sportainment perpaduan olahraga dan hiburan yang diterapkan panitia selama penyelenggaraan turnamen.
“Konsep ini membuat atlet bersemangat bertanding dan penonton merasa terhibur. Ini bisa menjadi model baru penyelenggaraan event olahraga di NTT ke depan,” kata Gubernur Melki.
Menurut dia, penyelenggaraan kejuaraan dengan kemasan yang menarik penting untuk mendorong minat masyarakat terhadap olahraga, sekaligus menjadi bagian dari upaya pembinaan prestasi atlet daerah. Pemerintah Provinsi NTT, kata Melki, membuka peluang agar Karate Battle Championship dapat dilanjutkan pada seri berikutnya dan digelar di daerah lain.
“Kita akan upayakan seri berikutnya tidak hanya di Kupang, tetapi juga di Flores atau Sumba,” ujarnya.
Gubernur Melki juga menyampaikan apresiasi kepada Dia Lagi Sports di bawah komando General Manager Irfan Algazali Ibrahim yang dinilainya mampu menghadirkan kejuaraan dengan tata kelola profesional. Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah daerah, induk organisasi olahraga, dan penyelenggara event menjadi kunci pengembangan olahraga prestasi di NTT.
Pada kesempatan itu, Gubernur Melki memberi selamat kepada para atlet yang berhasil meraih prestasi, sekaligus memotivasi atlet yang belum memperoleh hasil terbaik. Ia mengingatkan agar kemenangan tidak membuat atlet cepat berpuas diri, sementara kegagalan harus dijadikan pelajaran untuk meningkatkan kemampuan.
Kejuaraan ini menetapkan Tim Pengprov INKAI NTT sebagai Juara Umum I, disusul SKO NTT di posisi kedua dan FORKI Sumba Timur di posisi ketiga. Sementara kategori Best of The Best Senior Kumite Putri diraih Renana Arinda Pratiwi Oba dan Best of The Best Senior Kumite Putra diraih Abel Xavian Alexander Plaik.
Melalui kejuaraan ini, pemerintah daerah berharap pembinaan karate di NTT dapat terus berkelanjutan dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.*/meldo/llt












Komentar