BA’A,SELATANINDONESIA.COM – Lampu-lampu arena Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Rote Ndao terpancar terang malam itu, Senin (25/8/2025). Sorak ribuan penonton yang tak beranjak sejak sore masih menggetarkan tribun. Di tengah gemuruh tepuk tangan, Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, naik ke panggung. Tangannya menjulang tinggi, menyerahkan piala kepada para atlet terbaik, sebuah simbol penghargaan atas semangat juang anak-anak muda Rote yang baru saja unjuk gigi di Eksibisi Tinju Amatir 2025.
“Semangat juang para petinju muda ini adalah aset berharga yang harus terus kita bina dan kembangkan,” ujar Wabup Apremoi dengan suara bergetar, disambut sorak sorai penonton.
Di gelanggang yang dipadati masyarakat sejak dibuka pada 23 Agustus lalu, olahraga tinju bukan sekadar adu pukulan. Ia menjelma menjadi ruang ekspresi, sekaligus perekat sosial. Wabup Apremoi menyebutnya “alat pemersatu yang efektif.” Benar saja, di tepi ring terlihat orang tua, pemuda, anak-anak, hingga tokoh masyarakat larut memberi dukungan, seakan semua sekat luluh dalam semangat sportivitas.
Bakat yang Menyembul dari Pulau Ujung Selatan
Eksibisi ini diikuti puluhan atlet dari berbagai sasana di Rote Ndao. Pertandingan berlangsung sengit, penuh determinasi, namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Dari arena itu lahirlah sembilan petinju muda terbaik—mulai dari Hariel Ndu (Terbaik Putra), Yolanida Solina Yesua (Terbaik Putri), hingga Ferdi Pandie yang dinobatkan sebagai Junior Terbaik. Nama-nama ini menjadi harapan baru bahwa Rote Ndao tidak hanya dikenal karena laut dan pantainya, tetapi juga bisa menelurkan atlet tinju tangguh.
Ketua Pertina NTT, Semuel Haning, SH, MH, yang hadir langsung di lokasi, menyebut kegiatan ini merupakan langkah positif bagi pembinaan. “Ajang seperti ini sangat penting untuk melahirkan atlet berprestasi dari daerah. Dari sinilah kita bisa menjaring bibit unggul untuk kejuaraan di tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.
Rote Ndao dan Harapan Besar Olahraga
Tak hanya pemerintah daerah, dukungan juga datang dari jajaran Forkopimda, Sekda Jonas M. Selly, serta para pimpinan perangkat daerah yang ikut menyaksikan laga. Kehadiran mereka, menurut banyak pengamat lokal, menunjukkan keseriusan pemerintah memberi ruang bagi pengembangan olahraga berbasis masyarakat.
Eksibisi Tinju Amatir 2025 akhirnya menutup tirai dengan catatan manis: 10 petinju terbaik telah lahir, ribuan masyarakat terhibur, dan Rote Ndao semakin percaya diri mengirimkan atletnya ke Kejuaraan Tinju Amatir Provinsi NTT 2025.
Di tengah riuh tepuk tangan penonton yang masih enggan bubar, satu hal jadi terang: dari ring kecil di ujung selatan Indonesia, semangat besar anak-anak muda Rote Ndao tengah dipupuk. Siapa tahu, kelak salah satu dari mereka akan berdiri di atas podium nasional bahkan internasional membawa nama Rote, NTT, dan Indonesia.
Daftar 9 Petinju Terbaik Eksibisi Tinju Amatir Rote Ndao 2025:
1.Hariel Ndu (Terbaik Putra)
- Yolanida Solina Yesua (Terbaik Putri)
3.Rios Fanggidae (Favorit Putra)
- Sintia Veronika Ndun (Favorit Putri)
- Dimas Bailaen (Harapan Putra)
- Bella Soh Panie (Harapan Putri)
- Carolus Suban Raya (Pra Junior Terbaik)
- Ferdi Pandie (Junior Terbaik)
- Filiana Kili (Youth Terbaik). */Bidkom_DKISP Rote Ndao/Laurens Leba Tukan
Komentar