Sidak Bupati Rote Ndao di Puskesmas Eahun: Temukan Obat Kedaluwarsa hingga Instalasi Listrik Bermasalah
ROTENDAO,SELATANINDONESIA.COM โ Bupati Rote Ndao Paulus Henuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Eahun, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Rabu (11/2/2026), setibanya di Rote setelah menyelesaikan sejumlah agenda pemerintahan di Kupang.
Dalam sidak tersebut, Bupati menemukan sejumlah persoalan mendasar yang dinilai berpotensi mengganggu mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Peninjauan langsung ke berbagai ruangan memperlihatkan masih lemahnya pengelolaan fasilitas dan sarana penunjang. Kebersihan lingkungan kantor dan area sekitar puskesmas menjadi salah satu sorotan utama. Selain itu, sejumlah ruang rawat inap dan ruang pelayanan diketahui belum dilengkapi pendingin ruangan (AC), yang dinilai dapat memengaruhi kenyamanan pasien dan tenaga kesehatan.
Buapti Paulus Henuk juga menemukan adanya alat kesehatan yang tidak berfungsi serta obat-obatan yang telah melewati masa kedaluwarsa.
Temuan ini dinilai serius karena menyangkut keselamatan pasien sekaligus efektivitas tata kelola pelayanan kesehatan tingkat pertama.
Persoalan lain yang mendapat perhatian khusus adalah kondisi instalasi listrik. Di beberapa titik ditemukan korsleting yang berdampak pada minimnya penerangan, terutama pada malam hari. Kondisi tersebut dinilai tidak hanya menghambat pelayanan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pasien dan petugas medis.
โSaya minta segera dibuatkan telaah dan langkah pembenahan secara menyeluruh, dengan prioritas pada perbaikan instalasi listrik,โ tegas Bupati Paulus di sela-sela sidak.
Ia menekankan bahwa aspek keselamatan dan kelancaran pelayanan tidak boleh diabaikan.
Terkait pengelolaan obat, Bupati Paulus menegaskan pentingnya koordinasi intensif antara bagian farmasi puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao. Menurutnya, apabila terdapat stok obat yang mendekati masa kedaluwarsa dan jumlahnya masih banyak, harus segera dilakukan redistribusi ke puskesmas lain yang membutuhkan.
Langkah tersebut, kata Bupati Paulus, penting untuk mencegah pemborosan anggaran sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal. โJangan sampai ada obat terbuang sia-sia, sementara di tempat lain justru kekurangan,โ ujarnya.
Sidak ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat pengawasan layanan publik, khususnya sektor kesehatan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Paulus menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir kelalaian yang berdampak pada mutu pelayanan.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, lanjutnya, berkomitmen mendorong pembenahan menyeluruh di seluruh fasilitas kesehatan agar standar pelayanan minimal dapat terpenuhi dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah terus meningkat.*/llt













Komentar