
BETUN,SELATANINDONESIA.COM – Konsolidasi besar-besaran tengah dilakukan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) di Nusa Tenggara Timur (NTT) guna memperkuat dominasi Partai Golkar. Salah satu langkah strategisnya adalah penunjukan Marius Boko sebagai Ketua Depicab SOKSI Kabupaten Malaka. Keputusan ini menandai era baru bagi Golkar di Malaka, memperkokoh posisinya di panggung politik daerah.
Penyerahan Surat Keputusan (SK) Depicab SOKSI kepada Marius Boko dilakukan langsung oleh Ketua Depidar SOKSI NTT, Dr. Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga, S.H., M.H., dalam acara konsolidasi di Rumah Kuning, Haitimuk, Kabupaten Malaka, Sabtu (29/3/2025). Dalam forum bergengsi ini, hadir pula Ketua DPD II Golkar Malaka yang juga Ketua DPRD Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran, serta pengurus DPD II Golkar Malaka, anggota Fraksi Golkar DPRD Malaka, dan pimpinan ormas serta orsap Golkar se-Kabupaten Malaka.
Sebelum acara konsolidasi dilakukan, telah hadir di Rumah Kuning, Haitimuk Kabupaten Malaka, Gubernur NTT yang juga Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Emanuel Melkiades Laka Lena. Gubernur Melki Laka Lena sempat memberikan semangat kepada Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga untuk terus semangat dalam melakukan konsolidasi SOKSI dan Partai Golkar di seluruh NTT. “Tetap semangat dan gas terus dalam melakukan konsolidasi,” sebut Melki Laka Lena. Gubernur Melki Laka Lena saat itu sedang dalam agenda kunjungan kerja di daratan Timor termasuk di Kabupaten Malaka.
Dr. Umbu Kabunang Rudi Yanto Hunga, yang juga anggota Komisi XIII DPR RI, menegaskan bahwa revitalisasi SOKSI di seluruh NTT adalah agenda utama yang didorong oleh Depinas SOKSI serta Ketua DPD I Golkar NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena. Menurutnya, SOKSI adalah organisasi yang melahirkan Partai Golkar, sehingga keberadaannya harus dihidupkan kembali untuk memperkuat kinerja politik partai.
“Tugas kita adalah memastikan SOKSI kembali aktif dan berperan dalam memperkuat mesin politik Golkar. Ini bukan sekadar konsolidasi biasa, tapi upaya serius untuk memenangkan berbagai pertarungan politik ke depan,” tegas Umbu Rudi.
Marius Boko, yang kini resmi menakhodai SOKSI Malaka, menyatakan siap menjalankan amanah besar ini dengan penuh tanggung jawab. “Kami berkomitmen untuk membawa SOKSI Malaka ke tingkat yang lebih tinggi dan memastikan Golkar tetap menjadi kekuatan politik utama di daerah ini,” ujar Marius yang juga anggota DPRD Kabupaten Malaka.
Sementara itu, Ketua DPD II Golkar Malaka, Adrianus Bria Seran, menegaskan bahwa kehadiran SOKSI akan semakin mengokohkan dominasi Golkar di Malaka. Ia dengan bangga memaparkan pencapaian luar biasa partainya dalam empat ajang politik terakhir: menang di Pilpres, Pileg, Pilkada Gubernur NTT, dan Pilkada Kabupaten Malaka. “Golkar di Malaka menang telak di empat arena politik! Ini bukti kekuatan kami yang solid dan siap terus bertarung,” katanya dengan penuh semangat.
Adrianus juga mengungkapkan kebanggaannya atas kehadiran Dr. Umbu Rudi di Malaka. “Pak Umbu Rudi ini menggantikan Pak Melki Laka Lena di DPR RI setelah beliau maju sebagai Gubernur NTT. Kehadiran beliau semakin memperkuat Golkar di Malaka,” ujarnya.
Dengan semakin solidnya SOKSI di Malaka, Golkar semakin optimistis menghadapi berbagai agenda politik mendatang. Musda SOKSI NTT yang segera digelar dan Munas SOKSI pada 20 Mei 2025 akan menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur organisasi dan memastikan kemenangan Golkar di masa depan.
Sebagai informasi, SOKSI didirikan oleh Suhardiman pada 20 Mei 1960 dan awalnya bernama Sentral Organisasi Karyawan Sosialis Indonesia. Organisasi ini berperan besar dalam pembentukan Partai Golkar melalui Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Golkar) pada 19 Oktober 1964. Kini, SOKSI kembali digerakkan untuk memperkuat basis politik Golkar di seluruh Indonesia.
Dengan semangat baru dan kepemimpinan yang solid, SOKSI Malaka siap menjadi garda terdepan dalam memenangkan setiap pertarungan politik. Golkar tidak hanya bertahan, Golkar siap menguasai panggung politik. (*/llt