
KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Direktur Utama (Dirut) Bank Jatim, Busrul Iman menyambut baik pembentukan KUB atau Kelompok Usaha Bank antara Bank Jatim dan Bank NTT. Menurut Basrul Iman, KUB adalah momentum yang bagus bagi kedua belah pihak untuk saling menguatkan.
Penguatan itu lanjut Busrul, tidak hanya dari sisi kelembagaan atau struktur saja, tetapi juga penguatan business model. Lewat penandatanganan SHA ini, pihaknya berharap kedua belah pihak mempunyai komitmen kuat untuk membangun dan mengembangkan potensi ekonomi daerah masing-masing.
Basrul mengatakan itu usai penandatanganan SHA antara Bank NTT dan Bank Jatim pada Kamis (19/12/2024). Dengan penandatanganan SHA tersebut, maka Bank NTT resmi membentuk KUB atau Kelompok Usaha Bank bersama Bank Jatim.
”Kolaborasi ini penting bagi BPD untuk berinovasi dan bertransformasi agar mampu bersaing di tengah ketatnya industri perbankan.Karena sekarang bisnis itu tidak cukup hanya tumbuh secara linier, tetapi juga harus tumbuh secara eksponensial. Sama halnya dengan bank. Melalui KUB ini, kami juga ingin tumbuh tidak hanya organik, tetapi juga unorganik,” kata Basrul Iman.
Busrul menegaskan, penandatanganan SHA dengan Bank NTT ini adalah sebuah tahap untuk memenuhi POJK Nomor 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.
”Setelah SHA ini, kami akan melakukan due diligence mulai dari sisi legalitas, perpajakan, dan lain-lain. Kemudian dalam hal penyertaan modal, kami juga akan setorkan Rp 50 miliar sampai dengan Rp 100 miliar kepada Bank NTT,” terangnya.
Untuk diketahui, Bank NTT menjadi bank keempat yang berproses KUB dengan Bank Jatim. Hal tersebut ditandai dengan dilakukannya penandatanganan perjanjian antara pemegang saham pengendali (Shareholder Agreement/SHA) di Kantor Pusat Bank Jatim, oleh Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman dan Pj. Gubernur NTT Andriko Noto Susanto.
Selain penandatanganan Shareholder Agreement, dalam kesempatan tersebut juga berlangsung penandatanganan akta kepatuhan yang dilakukan oleh Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman dan Plt. Direktur Utama Bank NTT Yohanis Landu Praing yang disaksikan oleh Pj Sekda Provinsi Jawa Timur Bobby Soemiarsono, jajaran Komisaris serta Direksi Bank Jatim dan Bank NTT. (*/ab/llt