GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Kesehatan Kota Kupang
Beranda / Berita Hari Ini NTT / Kota Kupang / Waspada, Sudah Enam Orang Warga Kota Kupang Terjangkit DBD

Waspada, Sudah Enam Orang Warga Kota Kupang Terjangkit DBD

Bintik Merah pada tubuh sebagai gejalah Demam Berdarah. Foto: health.grid.id

ย 

KOTAKUPANG,SELATANINDONESIA.COM โ€“ Sejauh ini, sudah ada enam orang warga Kota Kupang yang terjangkitย Demamย Berdarahย Dengueย (DBD). Mereka ย tercatat pernah mendapatkan perawatan diย Puskesmasย Kotaย Kupang.

ย 

Atas kasus DBD itu, jajaran Puskesmasย Kotaย Kupangย membagikanย bubukย Abateย secara gratis kepada warga di wilayah pelayananย Puskesmasย Kotaย Kupang. Kepala Tata Usahaย Puskesmasย Kotaย Kupang,ย Habsibahย Bettyย meengatakan itu Rabu (22/11/2022) dilansir dari poskupang.com.

ย 

Kupang Melaju dalam Revolusi Kesehatan: PPDS Spesialis Baru Diluncurkan untuk Memperkuat Layanan Medis di NTT

Menurut Habsibah, ย enam orang pasien yang terjangkit DBD itu datanya dikirim dari Dinas Kesehatan Kota Kupang. โ€œUntuk data yang masuk dari dinas kesehatan dari Bulan Februari – Juli sebanyak enam orang yang terjangkit DBD,” kata Habsibah


Ia juga mengatakan, penanganan ย tidak di lakukan di puskesmas, ย karena semua Pasien yang tervonis terkena DBD dikirim datanya dari dinas kesehatan.

ย 

โ€œMereka tidak ย berobat di puskesmas, ย mereka berobat di rumah sakit ataupun tempat praktek di sana mereka divonis terjangkit DBD,” katanya.

Dijelaskan , pihak puskesmas telah berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk membagikan bubuk abate secara gratis bergilir dari rumah ke rumah.ย 

Obat Hemodialisis Terlambat Lima Hari, Kolaborasi Kemanusiaan Selamatkan Puluhan Pasien di Kupang


Kami sudah koordinasi dengan kelurahan tentang pembagian Abate setiap bulannya untuk antisipasi penyakit DBD,” katanya. Upaya lain yang juga dilakukan, yakni dengan sosialisasi ketika kegiatan puskesmas berlangsung ย sehingga warga dapat mengantisipasi.

ย 

โ€œKami sering lakukan sosialisasi ketika kegiatan puskesmas, seperti Posyandu, sehingga warga bisa berhati hati,” ujarnya.***Laurens Leba Tukan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement