GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Nusantara Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Wagub Apresiasi IAKN Kupang yang Tampung Mahasiswa Papua

Wagub Apresiasi IAKN Kupang yang Tampung Mahasiswa Papua

Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi ketika menerima audiensi Wakil Ketua Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, Zeth Snae bersama rombongan di ruang kerjanya, Kamis (3/9/2020). Foto: Aven

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi memberikan apresiasi kepada Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang yang telah bersedia menampung 40 orang calon mahasiswa asal Papua untuk mengenyam pendidikan di lembaga tersebut.

Ia berharap, para mahasiswa tersebut bisa betah tinggal dan belajar di NTT. Bahkan, Wagub Nae Soi mengetaan, akan mengkomunikasikan secepatnya dengan pemerintah pusat terkait berbagaiย  kendala administrasi dan persoalan lainnya terkaitย  keberlangsungan pendidikan para calon mahasiswa tersebut.

โ€œTentang akomodasi dan konsumsi bagi mereka sebelum dana dari pemerintah pusat cair, kita akan carikan jalan keluar yang terbaik secara bersama. Kita harapkanย  paling lambat November, segala kendalaย  tentang hal ini dapat diatasi oleh pemerintah pusat. Intinya kita menerima mereka dengan lapang hati sebagai saudara. Berharapย  merekaย  betah dan merasakan NTT sebagai rumah yang nyaman buat mereka untuk belajar dan menimba ilmu,โ€ sebut Wagub Nae Soi ketika menerima audiensi Wakil Ketuaย  Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, Zeth Snae bersama rombongan di ruang kerjanya, Kamis (3/9/2020).

Wagub Nae Soi mengharapkan, IAKNย  terus berperan aktif dalam mengembangkan toleransi di NTT. โ€œCiri khas dari NTT adalah Nusa Terindah Toleransi. Walaupun mayoritas masyarakatย  Kristen, namun sikap saling menghargai perbedaan sangat dijunjung tinggi. Dalam berbagai kesempatan, saya bersama Gubernur selalu menyampaikan salam-salam kebhinekaan dari berbagai agama untuk terus menumbuhkan semangat ini. Kita tahu Indonesia masih sering digerogoti oleh krisis kebhinekaan. Saya minta IAKN dapat berperan aktif menumbuhkan semangat keberagaman ini,โ€ jelasnya.

Menurut Wagub, IAKN harus mampu menjadi pionir untuk aplikasikan ajaran Kristiani dalam kehidupan setiap hari. Mampu mengubah mindset para mahasiswa sehingga dapat menjadi manusia yang terlibat aktif dalam memberantas kemiskinan, ketertinggalan dan korupsi.

Dipimpin Dr. Umbu Rudi Kabunang, Pordasi Pacu NTT Bidik 10 Emas PON 2028: Pacuan Tradisional Diusung Jadi Cabor Resmi

โ€œKita kenal prinsip Ora et Labora (Berdoa dan Bekerja). Iman kristiani mengajarkan agar kita tidak hanya tahu berdoa tapi juga harus bekerja keras sehingga kita berhasil dan keluar dari kemiskinan. Saya harapkan sebagai lembaga berciri kristiani, IAKN juga mengembangkan semangat ini dalam pendampingan dan pendidikan bagi para mahasiswa. Saya bersama Gubernur punya komitmen besar untuk rubah NTT. Dulu kita jadi salah satu Provinsi terkorup, tapi sekarang kita masuk dalam 5 provinsi terbaik dalam pengentasan korupsi di Indonesia,โ€ ujar politisi senior partai Golkar itu.

Wakil Rektor IAKN Kupang, Zeth Snae menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Provinsi NTT dalam proses perubahan lembaga tersebut dari Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN)ย  Kupangย  jadi IAKN Kupang pada awal tahun 2020. Yangย  dilantik oleh Menteri Agama baru Rektor IAKN, sementara perangkat lainnya masih menggunakan nomenklatur STAKN.

โ€œPada bulan Oktober nanti, Menteri Agama akan datang dan meresmikan IAKN Kupang. Sekaligus akan melantik wakil rektor dan jajarannya,โ€ jelas Zeth.

Zeth mengatakan, 40 mahasiswa asal Papua yang diterima di IAKN Kupang merupakan bagian dari program pemerintah pusat Aku Cinta Papua (AKC). Mereka akan menempuh pendidikan di Kupang selama 4 sampai dengan 5 tahun. Mereka itu mendapat beasiswa penuh dari pemerintah pusat.

โ€œHari ini pak Rektor menjemput dan menerima mereka secara resmi. Kesulitannya, dana beasiswa yang dianggarkan pemerintah pusatย  bagi mereka belum bisa dicairkan. Sementara kami tidak punya asrama. Kami sudah mendekati Kepala Kantor Kementerian Agama NTT untuk minta izin penggunaan asrama Haji untuk mereka selama sebulan ini sampai awal Oktober dan beliau setuju. Kita harapkan pada bulan Oktorber, dana dari pemerintah pusat segera cair untuk akomodasi dan konsumsi mereka. Kami percaya dengan bantuan pendekatan dari Pemerintah Provinsi ke Pemerintah Pusat, akan ada jalan keluar terbaik dan secepatnya,โ€ pungkas Zeth.

Gerakan Tanam Serentak di Manusak, NTT Tegaskan Arah Swasembada Pangan Berkelanjutan

Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Biro Pemerintahan Setda NTT, Doris Rihi, Wakil Ketua II IAKN Hemi D. Bara Pa, Kabag Akademik, Administrasi, Keuangan dan Umum (AAKU) IAKN Kupang, Wanser, Kasubag Umum, Deci S. Snae.*)HumasAven

Editor: Laurens Leba Tukan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ร— Advertisement
ร— Advertisement