WAIKABUBAK,SELATANINDONESIA.COM โ Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi NTT Drs. Hugo Rehi Kalembu, M.Si kembali menggelar aksi sosial untuk masyarakat yang terdampak pandemic Covid-19. Hari ini, Rabu (29/4/2020) Hugo Kalembu menyerahkan bantuan berupa satu ton beras untuk masyarakat di Keuskupan Weetabula yang membutuhkan.
Bantuan dari Ketua Komisi III DPRD Provinsi NTT itu diserhkan melalui Pater Agus Waluyo, CSsR selaku Delsos Keuskupan Weetabula di kantor Delsos Kaori, Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat. โBantuan ini kita berikan kepada masyarakat dan umat di Keuskupan Weetabula yang benar-benar membutuhkan karena terkena dampak langsung dari pandemi Covid-19,โ ujar Hugo yang menghubungi SelatanIndonesia.com dari Sumba Barat.
Politisi senior partai Golkar dari Pulau Sumba ini menyebutkan, penyaluran bantuan beras yang diperolehnya dari menyisihkan rejeki pribadi tersebut dilakukan melalui Delsos Keuskupan Weetabula agar lebih tetap sasaran. โPenyerahan bantuan itu disaksikan langsung oleh ketua Caritas Indonesia Keuskupan Weetabula, Bapak Lorens Juang. Teman-teman rohaniwan dan para tokoh umat ini yang lebih mengetahui masyarakat atau umat mana yang benar-benar harus dibantu di masa pandemi seperti saat ini,โ katanya.
Hugo mengatakan, bantuan tersebut diberikan sebagai wujud tanggungjawab moril sebagai wakil rakyat dari pulau Sumba. โIni sejalan dengan arahan ketua Umum DPP Partai Golkar Pak Airlangga Hartarto dan instruksi Ketua DPD I Partai Golkar NTT Pak Melky Laka Lena bahwa kami para kader Golkar di eksekutif, legislatif dan fungsional diminta untuk membantu masyarakat di masa pandemi Covid-19, dalam semangat gotong royong,โ katanya.
Ketua Ormas MKGR Provinsi NTT ini juga menyebutkan, kerja gotong royong dari semua elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam masa sulit seperti saat ini. โPartai Golkar memastikan untuk selalu hadir di tengah masayarakat dan memberikan solusi untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat,โ katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi arahhan pemerintah dengan tetap menjaga jarak, menghindari kerumunan, menggunakan masker jika terpaksa harus keluar rumah, serta sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir. โKita tidak bisa membiarkan pemerintah dengan jajarananya bekerja sendiri, tetapi upaya memutus mata rantai pandemi Covid-19 harus menjadi gerakan bersama semua masyarakat dalam semangat gotong royong,โ katanya. ***Laurens Leba Tukan













Komentar