GESER UNTUK LANJUT MEMBACA
Berita Hari Ini NTT
Beranda / Berita Hari Ini NTT / Di Ladang dan Nilai Bangsa: Anggota MPR RI Umbu Kabunang Menyemai Empat Pilar Bersama Petani Sumba

Di Ladang dan Nilai Bangsa: Anggota MPR RI Umbu Kabunang Menyemai Empat Pilar Bersama Petani Sumba

Anggota MPR RI Dr. Umbu Kabunang Rudi, Y.H., SH., MH., CLI., CTL, ketika menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Gedung GPdI Mauliru, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Selasa (9/12/2025). Foto: AmaPosal

WAINGAPU,SELATANINDONESIA.COM — Di tengah hamparan ladang dan denyut kehidupan desa, nilai-nilai kebangsaan kembali disemai. Anggota MPR RI Dr. Umbu Kabunang Rudi, Y.H., SH., MH., CLI., CTL, bertemu para petani dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Gedung GPdI Mauliru, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Selasa (9/12/2025).

Bagi Umbu Kabunang, berbicara tentang bangsa tidak selalu harus dari podium besar. Dari desa, dari ladang, dan dari tangan-tangan petani yang menanam dan memanen, ketahanan Indonesia justru bertumpu.

“Petani adalah pilar penting bangsa. Ketahanan pangan tidak bisa dilepaskan dari persatuan dan gotong royong. Jika petani kuat dan sejahtera, bangsa ini juga akan kuat,” ujar Umbu di hadapan kelompok tani, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Dalam sosialisasi tersebut, Umbu menegaskan kembali makna Empat Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi hidup bersama, termasuk dalam sektor pertanian yang menjadi sandaran ekonomi sekaligus penopang ketahanan nasional.

Nilai-nilai Pancasila, menurut Umbu, hidup nyata di desa. Gotong royong saat musim tanam, solidaritas saat panen gagal, hingga kepedulian terhadap sesama petani adalah praktik keseharian dari keadilan sosial dan kemanusiaan yang adil dan beradab.

Uang, Bukti Setor, dan Bantahan Seorang Komisaris Utama

Ia juga mengingatkan kembali pesan Bung Karno tentang pentingnya berdiri di atas kaki sendiri (berdikari). Kemandirian pangan, kata Umbu, bukan sekadar agenda ekonomi, melainkan bagian dari perjuangan menjaga kedaulatan bangsa.

“Bangsa yang merdeka adalah bangsa yang mampu memenuhi kebutuhannya sendiri. Pertanian yang kuat dan mandiri adalah jalan menuju Indonesia yang berdaulat,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung dialogis. Para petani menyampaikan berbagai tantangan yang mereka hadapi, mulai dari persoalan produksi hingga harapan agar nilai kebangsaan terus menjadi perekat kerukunan di tengah kehidupan pedesaan.

Tokoh masyarakat Mauliru, John David, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Umbu Kabunang di tengah masyarakat.

“Kami berterima kasih atas kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini. Kehadiran Bapak Umbu menunjukkan kepedulian wakil rakyat yang benar-benar datang dan mendengar suara kami,” ujarnya.

Dukung PON 2028, Dr. Umbu Rudi Kabunang Dorong Pembangunan Arena Pacuan Kuda Nasional di Sumba Barat Daya

Dalam kesempatan tersebut, suasana kebersamaan juga terasa melalui perayaan Natal Bersama yang diikuti Umbu Kabunang bersama sang istri, Wiwiek Umbu Kabunang, dengan para petani dan warga jemaat setempat. Perayaan Natal berlangsung sederhana namun penuh makna, menjadi ruang silaturahmi dan penguatan nilai kasih, persaudaraan, serta persatuan di tengah masyarakat pedesaan. Umbu dan istri menyampaikan ucapan selamat Natal serta harapan agar semangat Natal terus menumbuhkan solidaritas, kedamaian, dan keteguhan menjaga kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

Dari Mauliru, Umbu Kabunang menegaskan bahwa menjaga Indonesia tidak hanya soal batas wilayah dan konstitusi, tetapi juga tentang memastikan para petani tetap kuat, bersatu, dan berdaulat di tanahnya sendiri.*/Laurens Leba Tukan

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement