Sepanggung dengan Presiden di Rakerkesnas, Melki Laka Lena Bicara Transformasi Kesehatan Jadi Agenda Politik Pilkada

167
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena ketika tampil berbicara bersama Presiden Jokowi dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam forum Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) di ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (24/4/2024). Foto: Dok.Kemenkes

JAKARTA,SELATANINDONESIA.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyelenggarakan Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) tahun 2024 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Banten, dengan tema “Transformasi Kesehatan Melesat Menuju Indonesia Emas”.

Acara yang dibuka Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dihadiri berbagai pihak, termasuk perwakilan dinas kesehatan, RSUD, Bappeda, UPT Kemenkes, kementerian atau lembaga terkait, dan mitra pembangunan kesehatan.

Rakerkesnas membahas transformasi sistem kesehatan di Indonesia, termasuk dalam Rencana Induk Bidang Kesehatan (RIBK), yang menggambarkan rencana pemenuhan kesehatan untuk beberapa tahun ke depan.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan pentingnya mengkonsolidasikan program-program dari sektor pemerintah dan swasta dari pusat hingga daerah.

“Jadi itu adalah seluruh substansi dalam Undang-undang kesehatan yang baru saja kita putuskan tahun kemarin, untuk kemudian dibuat semacam program capaian, kinerja kesehatan kita kedepan, mulai dari pusat sampai daerah,” sebut Melki Laka Lena, Kamis (25/4/2024).

Dalam konteks politik, Melki Laka Lena menyatakan bahwa program-program kesehatan dapat diintegrasikan dalam agenda politik Pilkada 2024, dengan memanfaatkan RIBK sebagai pedoman bagi calon kepala daerah di seluruh Indonesia.

“Sehingga hasil RIBK yang akan selesai bulan Agustus ini akan menjadi pedoman agar seluruh calon kepala daerah misa di seluruh Indonesia bisa memasukan dalam program kesehatan mereka,” jelasnya.

Komisi IX DPR RI, kata dia, memberikan dukungan penuh terhadap implementasi program kesehatan, termasuk dukungan anggaran dan kebijakan dari Kementerian Kesehatan serta di tingkat daerah.

“Sehingga kita bisa merubah paradigma kesehatan kita dari yang dulunya begitu dominan dikuratif menyembuhkan orang sakit dengan betul-betul menjaga kesehatan melalui promotif dan preventif,” tandasnya.

Presiden Joko Widodo ketika membuka Rakerkesnas tersebut mengatakan, Indonesia akan memiliki momentum untuk menjadi negara maju karena akan memperoleh bonus demografi pada tahun 2030an. Untuk mewujudkan hal tersebut sektor kesehatan memiliki peran yang sangat penting.

“Kesehatan sangat penting, sangat fundamental, seperti yang disampaikan Pak Menkes sehat dulu baru pintar, karena kalau pintar tapi tidak sehat menjadi apa?” kata Presiden.

Selain Presiden Jokowi, Rakerkesnas juga dihadiri oleh Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas.

Dalam laporannya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa sektor kesehatan memiliki peran penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Untuk itu, Menkes mengajak para pelaku kesehatan agar melakukan perubahan paradigma dalam melayani kesehatan.

“Caranya pastikan masyarakat harus sehat, harus diubah paradigma yang sebelumnya mengobati orang sakit sekarang menjadi menyehatkan masyarakat,” kata Menkes BGS.

Menkes menambahkan, saat ini Kemenkes juga sedang melakukan transformasi kesehatan yang melibatkan 514 kabupaten/kota di 38 provinsi. Selain itu, Kemenkes melibatkan Bappeda dan pihak swasta untuk mendukung transformasi kesehatan. Pelibatan ini karena transformasi kesehatan tidak bisa hanya dilakukan oleh pegawai di lingkungan kesehatan.

“Kita sudah ada program transformasi kesehatan yang melibatkan 514 kabupaten/kota dan 38 provinsi serta juga dinas kesehatan dan RSUD, juga Bappeda, agar Indonesia Emas dapat tercapai,” tutur Menkes.

Rakerkesnas diselenggarakan selama dua hari, yakni 24-25 April 2024, dengan berbagai kegiatan di antaranya forum komunikasi untuk berdiskusi kendala dan tantangan, serta mencari solusi efektif dalam pembangunan Kesehatan. Di lokasi acara, juga ada stan-stan dari unit utama di Kemenkes yang akan melayani konsultasi terkait program-program kesehatan nasional.*/)Laurens Leba Tukan/SNT/Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik

Center Align Buttons in Bootstrap