Tanda Cinta Pramuka Gudep SMKN Ile Boleng untuk Korban Kebakaran di Lamalaka

182
Aksi kemanusiaan yang dilakukan Anggota Pramuka Gugus Depan SMK Negeri Ile Boleng untuk korban kebakaran di Kampung Lamalaka Desa Nelelamawangi Dua, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Jumat (17/3/2023). Foto: Jhon Rou

ADONARA,SELATANINDONESIA.COM – Musibah kebakaran tunggal yang melenyapkan sebuah rumah milik Bapak Marselinus Y. Lima Boli menyisahkan kesedihan yang sungguh mendalam bagi pihak keluarga. Peristiwa naas ini terjadi di Kampung Lamalaka Desa Nelelamawangi Dua, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Rabu (8/3/2023) lalu.

Rumah beserta seluruh isinya habis terbakar tidak ada harta yang tersisa. Turut serta terbakar 2 unit sepeda motor, Jupiter Z milik tetangga dan RX King milik saudara sepupu dari korban yang diparkir di teras rumah.

Diduga sumber api datang dari lilin yang saban hari dibakar untuk mendoakan putri kesayangan mereka Gabriella P. Edalolong yang telah meninggal dunia pada (18/6/2022) atau tepat  9 bulan silam. Setelah peristiwa naas itu, kurang lebih 4 hari 4 malam Marselinus Y. Lima Boli beserta istri Wihelmina Ina Somi dan ke-3 anak mereka tinggal di kemah darurat.

Setelah hari ke 4, dilakukan pendinginan atas terbakarnya rumah ini secara adat Lamaholot orang Adonara yang disebut Geleten Pelumut (pendinginan) oleh Ata Mua, baru para korban bisa diungsikan ke rumah salah satu kerabat yakni Ansis Uba Ama pemilik akun FB Jual Bunga Larantuka yang terletak tidak jauh dari lokasi musibah.

Musibah ini memantik rasa solidaritas dan menggerakkan nurani berbagai pihak  untuk mengulurkan tangan memberi bantuan baik moril maupun materil guna meringankan beban pihak korban.

Sehari sesudah musibah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur langsung turun ke lokasi  salurkan bantuan logistik. Pihak-pihak  lain baik komunitas maupun  individu turut membantu menyalurkan bahan makanan dan pakaian dengan cara masing-masing. Disamping itu juga ada Open Donasi baik oleh pihak keluarga maupun para relawan kemanusiaan. Target akhir membantu membangun hunian sederhana pihak korban.

Dikisahkan sebelumnya, pada Senin (13/3/2023) Relawan Yohanes Rou Boli telah menyerahkan bantuan uang sebesar Rp 2.550.000 yang bersumber dari para donatur kepada korban melalui Kepala Desa Nelelamawangi Dua, Adrianus Doni Lubuk. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ama Linus sapaan akrab Marselinus Y. Lima Boli. Berita acara serah terima beserta  rincian sumbangan setelah ditanda tangani, selain diberikan kepada pihak keluarga, juga diberikan kepada Pemerintah Desa Nelelamawangi Dua serta Pemerintah Kecamatan Ile Boleng sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi dalam kerja-kerja kemanusiaan.

Pada Jumat (17/3/2023 aksi yang sama dilakukan oleh anggota Pramuka Gugus Depan (Gudep) SMK Negeri  Ile Boleng  yang dipimpin langsung oleh Pembina Pramuka Penegak, Hironimus E. S. Boli turun ke lokasi kejadian.

Turut serta dua orang guru pada Lembaga SMK Negeri Ile Boleng yakni Mikhael Payong Kuma, S.Pd dan Kornelis Basa Kopong, S.Pd. Rombongan didampingi langsung oleh Camat Ile Boleng, Yakobus Suban Sugi yang diwakili oleh Kasie Pelayanan Umum dan Kesos, Tresia Bulu Boro bersama dua staf yakni Yeremias Masan Kian dan Elisius Boro Pati.

Tiba di lokasi rombongan diterima langsung oleh Kepala Desa Nelelamawangi Dua Adrianus Doni Lubuk. Tampak semua perangkat desa beserta korban dan keluarga berada di loksi musibah.

“Aksi kepedulian ini dilakukan bersama Pengurus Gudep SMKN Ile Boleng  yang terbagi dalam beberapa tim untuk melakukan penggalangan dana. Salah satu titik yang dikunjungi adalah Pasar Senadan yang terletak di desa Helanlangowuyo pada Rabu 15/3/2023,” sebutnya. Seluruh civitas pasar baik para pedagang, pembeli, tukang ojek maupun para sopir, semuanya merespon positif aksi kemanusiaan ini.

Tampak mama-mama serta semua yang ada di pasar sungguh tersentuh dengan gerakan ini dan mereka semua dengan antusias menyumbang sesuai kemampuan mereka masing-masing. Sementara itu tim yang lain bergerak ke semua sekolah, baik itu jenjang pendidikan SD, SLTP maupun SMA/SMKN yang ada di Kecamatan Ile Boleng dengan membawa Kotak Amal serta spanduk bertuliskan “PEDULI KORBAN KEBAKARAN. PRAY FOR LAMALAKA”. Para guru maupun siswa semuanya member dengan iklas.

Dalam penjelasan tambahannya, Hironimus mengatakan bahwa Program Peduli Korban Kebakaran ini merupakan bagian dari program kerja Gugus Depan SMKN Ile Boleng dalam kaitan dengan pengaplikasian dari Dasa Darma khusnya point kedua cinta alam dan kasih sayang sesama manusia dan point kelima Rela Menolong danTabah.

Aloysius Ara Kian, S.Pd selaku Kepala Sekolah SMKN Ile Boleng (Mabigus) saat dihubungi, menjelaskan bahwa Kegiatan Peduli Musibah Kebakaran seperti ini dilakukan bukan hanya untuk menumbuhkan rasa kepedulian siswa tetapi juga member dampak positif pada pemulihan beban mental dan psikology masyarakat/keluarga yang terkena musibah.

“Berharap agar kerja-kerja sosial seperti ini terus dihidupkan dalam lingkungan Gudep SMKN Ile Boleng sebagai wujud kepedulian dalam membangun solidaritas kemanusiaan guna membantu para korban atau mereka yang membutuhkanbantuan,” katanya.

Bantuan hari ini diserahkan langsung kepada Pemerintah Desa Nelelamawangi Dua oleh Ketua Dewan Kerja Ranting (DKR) Ile Boleng Martinus Baba Sabon yang didampingi langsung Ketua Gudep SMK Negeri Ile Boleng, Vinsensia Mervitas Seda Umakela. Selanjutnya diserahkan kepada pihak korban yang diterima langsung oleh Marselinus Y. Lima Boli.

Tampak di lokasi dilakukan penanda tanganan berita acara serah terima bantuan keuangan bagi korban disaksikan langsung oleh semua anggota Pramuka Gudep SMKN Ile Boleng, Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan, Pendamping desa, Pendamping Lokal Desa  maupun pihak kerabat keluarga yang hadir.

Kasie Pelum dan Kesos Kecamatan Ile Boleng, Tresia Bulu Boro mewakili Plt. Camat Ile Boleng Yakobus Suban Sugi, menyerahkan bantuan financial dari semua staf Kantor Camat Ile Boleng kepada pihak korban.

Hironimus memberikan pesan mewakili semua donatur yang telah menyumbang  menyampaikan rasa solidaritas dan keprihatinan yang mendalam atas musibah ini. “Harapan kami agar uang sebesar Rp 5.000.000 walaupun nilainya sangat kecil tetapi semoga dapat meiharapkan dapat membantu pembangunan hunian sederhana bagi korban dalam waktu dekat,” katanya./)*Jhon Rou

Editor: Laurens Leba Tukan

Center Align Buttons in Bootstrap