Lantik KADIN Sikka, Boby Lianto Gandeng Investor Rumput Laut dari Hongkong Pantau Potensi di Flores

138
Ketua Umum KADIN NTT Bobby Lianto ketika melantik Ketua KADIN Sikka Harry Japira dan jajaran di Hotel Wailiti, Kabupaten Sikka, Selasa (17/1/2023). Foto: SelatanIndonesia.com/Laurens Leba Tukan

MAUMERE,SELATANINDONESIA.COM – Ketua Umum KADIN NTT, Bobby Lianto resmi melantik Harry Japira dan jajaran pengurus KADIN Kabupaten Sikka periode 2023-2028 di Hotel Wailiti, Kabupaten Sikka, Selasa (17/1/2023). Bobby hadir di Sikka dengan menggandeng dua investor untuk meninjau potensi komoditi alam Flores untuk selanjutnya dikembangkan.

Dua orang investor itu adalah Mr. Wong Chun Man dari Hongkong yang merupakan investor rumput laut laut. Wong Chun Man saat ini sedang membangun parbrik rumput laut terbesar di Kabupaten Kupang. “Dari orang tuanya Wong Chun Man sudah sangat berpengalaman hampir 30 an tahun di pabrik rumput laut. Bahkan kini punya beberapa perusahan dan pabrik rumput laut di Jatim, Hongkong dan China. Dan saya saya ajak beliau datang untuk melihat potensi rumut laut di Maumere dan wilayah Flores lainnya,” sebut Bobby Lianto.

Selain itu ada Adi Suratono yang merupakan investor dari Surabaya yang selama ini memfasilitasi KADIN NTT dan Indonesia dengan para investor besar dari China dan Hongkong. “Saya meminta beliau untuk mengundang lebih banyak lagi pengusaha dari China dan Hongkon yang salama ini merpuakan mitranya. Kita tahu bahwa para pengusahah dari China adalah salah satu investor yang paling berani untuk melakukan invetasi di Indoensia dan NTT,” katanya.

Disebutkan Bobby Lianto, wilayah Kabupaten Sikka dipersiapakan untuk membangun pabrik rumput laut setelah Kupang. “Di Maumere ini dipersiapkan untuk membangun pabrik rumput laut untuk menampung rumput laut sedaratan Flores dan Lembata. Jadi kami datang bukan hanya untuk pelantikan KADIN saja tetapi kami datang langsung membawa investor,” ujarnya.

Bobby Lianto menjelaskan, KADIN adalah payung organisasi bagi semua asosiasi para pengusaha. Kini KADIN punya perhatian serius pada pendmpingan dan pengembangan UMKM sebagai tulang punggung perekonimian nasional. “KADIN harus terus mendorong agar UMKM kita naik kels. Selain dari produksi tetapi packaging juga harus lebih bagus diperhatikan,” sebutnya.

Menurut dia, selama ini para pelaku UMKM mengalami kesulitan dalam urusan packaging karena harus dipesan di Jawa dan itu dalam jumlah besar sehingga berdampak pada biaya yang tinggi. Maka kita berinisiatif untuk membuka Beta Print yang mencetak aneka macam packaking yang bisa memproduksi dalam jumlah sedikitpun bisa. Selain kita buka Beta Print di Kupang, juga di Labuan Bajo. Ini untuk mendukung UMKM karena packaging juga sangat menentukan pasaran sebuah produk,” jelasnya.

Tidak hanya itu, untuk mempermudah pemasaran produk UMKM, KADIN NTT juga membuka KADIN Lounge yang bisa dimanfaatkan sebagai café, dan toko ole-ole bagi produk-produk local NTT. Tetapi yang lebih berhasil menurut Bobby Lianto adalah Restoran dan Toko ole-ole khas NTT saat ini adalah La Moringa. “Diadalamnya selain Restorant untuk aneka makanan berbaha kelor, tetapi juga ada toko ole-ole produk NTT. Selain di Kupang, La Moringa juga sudah dibuka di Labuan Bajo,” katanya.

Bobby Lianto mengatakan, berbagai produk unggulan UMKM dari Sikka akan diapasrkan di La Moringa Labuan Bajo. “Berikutnya akan dibuka di Singapur, Timor Leste, Eropa dan Amerika. Saatnya produk kita diapasarkan ke Luar Negeri,” sebutnya.

Ia menambahkan, KADIN NTT juga sudah melakukan eksport sejumlah produk UMKM NTT ke Timor Leste. Pasalnya, menurut dia Timor Leste adalah sasaran eksport yang paling mudah. “Cuma masih dalam kapasitas yang terbatas. Tetapi Timor Leste tidak terlalu persoalkan berbagai aturan sehingga kami sudah kerja sama dengen beberapa pengushah di Timor Leste,” katanya.

Selain itu, juga akan dilakukan eksport berbagai hasil UMKM dari NTT termasuk Sikka ke Singapur dan Australia dan menyusul Amerika. Disebutkan, Maumere punya potensi untuk bangun industri. “Soal SDM, kita punya KADIN Institut yang kita bentuk untuk mempersiapkan sumber daya dan sertifikasi untuk berkaitan dengan asosiasi lain agar SDM kita siap bekerja. Salah satu program unggulan yang tahun ini ibuka yaitu kuliah gratis dan kerja di Jerman,” sebut Bobby Lianto.

Wakil Bupati Sikka, Romanus Marianus Woga pada kesempatan itu memberikan apresiasi kepada KADIN NTT dan Sikka yang berkomitmen untuk terus bermitra dengan Pemda Kabupaten Sikka dalam mengembangkan perekonomian masyarakat. “Saya harapkan agar KADIN terus berkontribusi membangun perekonomian masyarakat melalui para pelaku UMKM,” sebut Romanus Woga yang merupakan tokoh Koperasi Internasional itu.

Ia berharap agar para pengusaha yang tergabung dalam KADIN agar tetap ulet dalam mengembangkan usaha. “Program-program yang telah dipersiapkan agar dijalankan dengan baik terutama SDM dan pengembangan UMKM,” ujar Romanus yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina KADIN Sikka,

Ketua KADIN Sikka Harry Japira mennyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada semua Dewan Pengurus KADIN Sikka periode 2017-2022 yang dengan caranya masing-masing memberikan kontribusinya untuk keberlangsungan KADIN di Sikka. “Tanpa dukungan teman-teman, KADIN hanyalah sebuah organisasi papan nama. Secara khusus kepada pak Ketum Pak Bobby Lianto dan Pak Abraham Paul Lianto seorang Senator dan mantan Ketum Kadin NTT yang menjadi tempat belajar. Terima kasih atas dukungan dan supportnya,” sebut Harry Japari.

Ia juga memberikan apresiasi dan selamat datang kepada para pengurus KADIN periode 2022-2027. “Sebagai wadah bagi pengusaha Indonesia di bidang perekonomian, wadah persatuan dan kesatuan, dan wadah pembinaan profesi dan penyaluran aspirasi, serta sarana untuk memperjuangkan kepentingan dunia usaha dalam keikutsertaan dalam pembagunan Nasional, Juga KADIN sebagai wadah komunikasi dan konsultasi antara pengusaha Indonesia dan antara pengusaha dan pemerintah mengenai hal-hal yang bekaitan dengan masalah perdagangan, industri dan jasa,” katanya.

Disebutkan Harry, sesuai pesan Ketum KADIN Indonesia bahwa KADIN harus inklusif dan kolabotarif. “KADIN Sikka harus hadir bagi semua pengusaha baik yang kaki lima sampai yang besar. Kita harus Bersama-sama saling membantu meskipun kita tau menjadi pengusaha selalu ada persaingan disana. Persaingan harusnya yang sehat. Mari kita saling saling menjaga tali silaturami,” ujarnya.

Ditambahkan Harry, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Namun tantangan UMKM yang harus dihadapi sangatlah besar antara lain berkaitan dengan inovasi dan teknologi, literasi digital, produktivitas, legalitas atau perizinan. “Juga pembiayaan, branding dan pemasaran, serta sumber daya manusia, standarisasi dan sertifikasi, pemerataan pembinaan, pelatihan dan fasilitas. Kami mohon dukungan dari Ketum Kadin NTT Bobby Lianto untuk memfasilitasi UMKM di Sikka naik kelas,” pintahnya.***Laurens Leba Tukan

Center Align Buttons in Bootstrap