Gandeng Bank NTT dan PLN, Doris Rihi Dorong Pengembangan Kopi Leworok dan Tinjau Lahan Jagung

62
Penjabat Bupati Flores Timur, Drs. Doris Alexander Rihi, M.Si ketika melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Titehena dan Demon Pagong, Kabupaten Flotim, Sabtu (25/6/2022) Foto:ProkopimFlotim

LARANTUKA,SELATANINDONESIA.COM – Penjabat Bupati Flores Timur, Drs. Doris Alexander Rihi, M.Si kian gencar menelusuri pelosok-pelosok desa. Aksi Doris Rihi sebagai upaya menyerap aspirasi dan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat.

Sabtu, (25/06/2022), ia melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Titehena dan Demon Pagong. Doris Rihi menjumpai masyarakat desa Leraboleng/Leworok dan Tenawahang, hingga meninjau Koke Bale dan bak air Leto Matan.

Di desa Leraboleng, Doris Rihi yang didampingi Wakil Pemimpin Bank NTT Cabang Larantuka, Adrianus Basa Koten dan Manajer ULP PLN Larantuka, Arif Budiman dengan riang menyapa masyarakat yang menyambut di halam balai desa Leraboleng.

Turut menyambut Sekretaris Kecamatan Titehena, Adrianus Belawa Waton dan Kepala Desa Leraboleng, Aloysius Witak Makin. “Saya melihat ada kelebihan di desa ini, yakni kopinya. Saya juga membawa teman-teman dari Bank NTT yang memang sudah masuk melalui UKM, dan PLN yang bisa membantu dalam hal pasokan listrik untuk mendukung usaha kopi ini,” sapa Doris Rihi.

Disebutkan, langkah-langkah cerdas harus dibuat masyarakat melalui proses perencanaan yang matang sehingga berjalan baik dan sesuai harapan. “Tapi tidak sekaligus, omong hari ini, tidak. Semua pakai proses perencanaan. Jadi kita harus bersabar,” sambungnya.

Ketika meninjau lahan perkebunan kopi milik warga, Doris Rihi mendapat penjelasan dari Manajer ULP PLN Larantuka, Arif Budiman tentang keterlibatan PLN dalam mendukung pengembangan usaha Kopi Leworok yang sudah cukup dikenal masyarakat Flores Timur, milik Yano Oyan.

Baca Juga:  Gerak Cepat PDI Perjuangan Tangani Darurat Covid-19 di TTS

“Dalam aplikasi PLN Mobile, ada macam-macam produk yang dijual termasuk Kopi Leworok ini. Di Larantuka misalnya, kami sempat bikin promo yang mengarahkan pelanggan membeli produk Kopi Leworok-nya terlebih dahulu untuk mendapatkan kupon. Kupon ini lalu dibawa ke PLN untuk mendapatkan potongan harga dari PLN untuk tambah daya listrik. Beli produk seratus ribu, tambah dayanya hanya seratus tujuh puluhan lebih saja, untuk naik daya berapapun. Promonya sendiri sudah habis tanggal 31 Mei kemarin. Namun akan ada lagi sesuai momentum yang pas, misalnya di bulan Agustus nanti, tentunya juga untuk produk-produk UKM lainnya,” jelas Arif Budiman.

Wakil Pemimpin Bank NTT Cabang Larantuka, Adrianus Basa Koten juga memaparkan bentuk keterlibatan dan peran Bank NTT dalam pengembangan UKM di Leraboleng/Leworok ini.

“Kopi Leworok dan Kopi Tite’en masuk dalam desa binaan tahun ini sehingga diharapkan teman-teman yang memiiki usaha produksi ini bisa kita berembuk kira-kira apa yang menjadi kebutuhannya. Jadi kita membantu di sini mulai dari kemasan, pemasaran, promosi juga, itu nanti kita bawa dalam desa binaan dalam festival yang diselenggarakan di Kupang nanti,” jelasnya.

Ketika meninjau rumah produksi Kopi Tite’en di Leworok yang tetap mempertahankan proses pengolahan kopi secara tradisional, Penjabat Bupati menegaskan pentingnya memperhatikan hal-hal mendasar tentang pengolahan kopi. “Bahwa untuk lokasi produksi sendiri harus punya jarak tertentu dari rumah warga, karena ada polusi suara dan udara tertentu yang dapat menganggu kenyamanan warga sekitar, dan hal-hal teknis lainnya yang mendasar,” pesannya sembari terus mendorong dan mendukung usaha kopi ini.

Baca Juga:  Ini Alasan Bank NTT Dipercaya BI Jadi Kantor Kas Tititpan

“Ama maju saja dulu. Tidak usah buru-buru dulu, produksinya secara mandiri. Dan, cita rasanya harus tetap dipertahankan. Koordinasikan selalu dengan dinas terkait untuk kebutuhan yang bisa ditangani pemerintah,” lanjut Penjabat Bupati sebelum membeli puluhan produk Kopi Tite’en dari pemilik usaha, Yosep Makin.

Selepas dari Leraboleng, didampingi Kepala Desa Tenawahang, Bernardus Belawa Sogen, S.Pt., Penjabat Bupati meninjau lokasi yang bakal dimanfaatkan sebagai lahan penanaman jagung oleh warga desa Tenawahang. Dengan menggunakan kamera drone, Doris Rihi memantau luasnya lahan yang bakal dijadikan lokasi penanaman jagung ini. Warga petani Tenawahang lantas memohon dukungan pemerintah melalui Penjabat Bupati untuk pengadaan sumur bor dan Jalan Usaha Tani (JUT).

Doris Rihi pun mengungkapkan bahwa sejauh ini sudah ada beberapa tempat di Flores Timur ini yang mendapatkan bantuan sumur bor dari Pangdam Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Iman Budiman, namun desa Tenawahang belum termasuk dalam daftar tempat yang bakal dibantu, sehingga Doris Rihi akan mendorong persoalan ini dalam komunikasi dengan Pangdam Iman Budiman secepatnya. Selain harapan bantuan dari Pangdam Iman, Doris Rihi juga akan mengusahakan hal ini melalui beberapa pihak yang menjadi mitra kerja pemerintah.

Baca Juga:  Melki Mekeng: Meski Sudah Vaksin, Tetap Patuh Prokes

Meninggalkan Tenawahang, Penjabat Bupati melanjutkan kunjungan kerja hari ini dengan mengunjungi Lewokluok, sebuah desa wisata di Flores Timur yang mendapatkan prestasi sebagai Juara I Kampung Adat Terbaik dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2022. Di Lewokluok, Doris Rihi melihat secara dekat pemugaran salah satu rumah adat yang sedang dikerjakan oleh warga Lewokluok dalam rangka menyambut pelaksanaan ritual adat Koke Bale pada beberapa minggu yang akan datang digelar. Setelah mendapatkan penjelasan warga setempat tentang ritual Koke Bale dengan segala keunikannya, Doris Rihi pun tertarik dan memastikan bahwa akan hadir dalam perayaan adat dimaksud.

Di akhir kunjungan hari ini, Penjabat Bupati menyempatkan diri mengunjungi bak air yang menampung air dari sumber mata air Leto Matan dan Waidoko dalam wilayah tanah ulayat Lewokuok yang lebih dikenal dengan Air Bama, yang mensuplai kebutuhan utama akan air bagi warga kota Larantuka dan sekitarnya.

Hadir mendampingi Penjabat Bupati dalam kunjungan kerja ini; Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Siprianus Sina Ritan, S.Sos.M.Si, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Heronimus Lamawuran/Herry, S.Sos, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Sebast Sina Kleden, SP, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Yosef Sadi Openg, SP.M.Si, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Flotim, Yohanes Ibi Hurint, S.Sos. M.Si.*/)ProkopimFlotim

Editor: Laurens Leba Tukan

Center Align Buttons in Bootstrap