Kunker di Flotim, An Kolin Soroti Pembangunan Dua SMAN yang Telan Dana Rp 8 M Lebih

49
Anggota Komisi V DPRD Provinsi NTT, Ana Waha Kolin (tengah baju pink) pose bersama Guru di SMA Negeri Titehena ketika melakukan kunker di sekolah tersebut, Selasa (18/1/2022) FotoL Dok.An Kolin

LARANTUKA,SELATANINDONESIA.COM – Anggota Komisi V DPRD Provinsi NTT, Ana Waha Kolin melakukan kunjungan kerja kelembagaan (kunker) di Kabupaten Flores Timur sejak 17-21 Januari 2022.

Pada Selasa (18/1/2022), politisi perempuan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini melakukan kunjungan sejak pagi hingga sore hari di 2 SMA Negeri yaitu SMA Negeri Demong Pagong dan SMA Negeri Titehena. Kedua SMA Negeri ini dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Baca Juga:  Berharap Seroja Jadi Pendorong Kelahiran Kabupaten Adonara

Ada banyak persoalan ditemui An Kolin ketika melakukan kunker di dua sekolah tersebut yang harus segera dibenahi. “Para kontraktor pelaksana proyek itu harus melihat dengan jeli persoalan limit waktu, mutu pekerjaan, dan material yang digunakan. Juga papan informasi proyek yang sudah jatuh tertimpa hujan dan angin agar segera dipasang kembali sehingga masyarakat bisa tahu tentang nilai atau pagu dana yang digunakan, serta siapa yan bekerja dan siapa yang mengawasi,” sebut An Kolin kepada SelatanIndonesia.com dari Larantuka, Selasa (18/1/2022).

Baca Juga:  Mohammad Ansor Pimpin Komisi V Pantau UNBK di Kota Kupang

Menurut Ketua Kaukus Perempuan Politik Provinsi NTT ini, semua informasi tentang pembangunan sekolah itu harus benar-benar transparan. “Saya sangat berharap agar ada perhatian yang serius dari konsultan pengawas terkait pembangunan kedua sekolah ini, karena ini menggunakan uang rakyat, jadi harus benar-benar serius melakukan pengawasan,” sebutnya.

Baca Juga:  Stanis Kebesa Oknum ASN yang Maki Sekda dan Bupati Lembata Bakal Diproses Pidana

An Kolin merincikan, SMA Negeri Demong Pagong mendapatkan 5 Tuang kelas Baru (RKB), sedangkan SMA Nenegi Titehena mendapatkan 6 Ruang Kelas baru (RKB) dengan total pagu anggaran masing-masing sebesar Rp 4 miliar lebih. “Besok jadwal saya melakukan kunker ke SLBN Weri, Larantuka, dan lusa melakukan monitoring pembangunan jalan Provinsi ruas Lato-Wairunu,” ujar An Kolin.***Laurens Leba Tukan

Center Align Buttons in Bootstrap