Ditemui BEM Nusantara, Gubernur Laiskodat: Silahkan Demo dan Kritik Pemerintah

168
Gubernur NTT, Viktor BUngtilu Laiskodat didampingi Kadis Pendidikan NTT Linus Lusi dan Karo Ekonomi dan AP Lerry Rupidara usai berdiskusi dengan Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara NTT di ruang kerja Gubernur, Selasa (5/10/2021). Foto: BiroAP/Aven

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat meminta mahasiswa untuk menunjukan kualitas diri di lapangan. Mahasiswa Harus mampu membangun perspektif yang luas untuk berkontribusi nyata dalam mengoptimalkan sektor-sektor unggulan di NTT seperti pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, energi baru dan terbarukan.

Bahkan Gubernur Laiskodat mempersilahkan para mahasiswa untuk terus mengkritisi berbagai kebijakan pemerintah. “Silahkan berdemo dan kritik pemerintah. Tapi tidak boleh disertai caci maki. Sebagai pemimpin yang memegang jabatan publik, harus terbuka dengan berbagai perspektif berbeda. Kita tidak boleh alergi dengan demo. Demo adalah ekspresi untuk mengungkapkan pendapat, untuk melatih dan sarana mengembangkan diri para mahasiswa. Kalian harus bisa jadi gerakan intelektual muda untuk pembangunan. Mengkritisi pembangunan yang tidak jalan,” sebut Gubernur Laiskodat ktika berdiskusi dengan Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara NTT di ruang kerja Gubernur, Selasa (5/10/2021).

Gubernur Laiskodat juga mendiring para mahasiswa untuk berpikir beda dengan cara berpikir generasi tua. “Harus buat terobosan karena kalian hidup dalam dunia dengan tingkat kecerdasan yang makin maju, artifisial intelegent yang makin banyak. Kalau kalian tidak tergerak untuk terlibat dan berpartisipasi aktif, orang lain dari luar akan masuk. Tidak perlu heran kalau kita hanya jadi penonton nantinya,” ujarnya.

Disebutkan Gubernur Laiskodat, pemuda itu selalu tergerak dan bergerak di saat masyarakat hadapi masalah serius terutama pada sektor pertanian, peternakan, perikanan dan pariwisata. “Kalau kamu semua hanya tertarik di kantor serta tidak tertantang dan tertarik dengan panas dan hujan, gelombang dan arus, NTT tidak akan maju. Secara intelektual, kamu punya tapi daya tahan tidak ada. Hal itu buat kalian tidak akan maju. Padahal NTT dengan potensi kekayaan yang dimiliki butuh anak-anak muda yang berenergi. Kamu harus tunjukan kualitasmu di lapangan,” sebutnya.

Salah satu pendiri Partai NasDem ini mengapresiasi inisiatif yang dilakukan BEM Nusantara untuk mendorong percepatan proses vaksinasi. Namun inisiatif itu harus diperluas. “Itu (percepat vaksinasi,red) langkah dan partisipasi yang excellent. Namun untuk konteks NTT, kalian harus mampu gerakan teman-teman lain supaya lebih excellent di pertanian, peternakan, perikanan dan pariwisata. Memberikan kebanggan terhadap provinsi ini. Kalian harus bangun perpektif yang luas. Kita punya kekuatan pada anak-anak muda yang peduli,”katanya.

Koordinator BEM Nusantara wilayah NTT, Willi Orlando menjelaskan tujuan audiensi tersebut adalah silaturahmi untuk membangun sinergi dengan pemerintah provinsi. “BEM NTT baru berjalan dua tahun. Saat ini kita sedang terlibat dalam gerkaan untuk mempercepat proses vaksinasi di beberapa kabupaten terutama di kalangan kampus sehingga proses belajar offline dapat segera terwujud, ” jelas Willi menambahkan, BEM NTT merupakan representasi dari 28 kampus yang tersebar di seluruh NTT.

Turut hadir pada kesempatan tersebut pengurus BEM NTT, Delvianus Bian dan Isto Willem, para Staf Khusus Gubernur, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Karo Ekonomi dan Administrasi Pembangunan NTT.*)Aven/BiroAP

Editor: Laurens Leba Tukan

Baca Juga:  Sertijab Bupati TTU, David Djuandi: Saatnya Hilangkan Semua Silang Pendapat
Center Align Buttons in Bootstrap