150 KK di Daerah 3T Kabupaten TTU dapat Layanan PLN melalui TJSL

25
Bupati TTU, David Juandi dan General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, Agustinus Jatmiko serta Manager PLN UP3 Kupang, Meyrina P. Turambi bersama warga di Desa Noebaun, Kabupaten TTU. Foto: HumasPLN

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – PLN telah berkomitmen sesuai misinya menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kupang melakukan penyalaan perdana listrik bagi 150 KK di 24 Desa dan 14 Kecamatan di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang merupakan wilayah Terluar, Termiskin dan Tertinggal (3T).

Total bantuan yang digubakan untuk program tersebut mencapai Rp 136.141.500 yang digunakan untuk Penyambungan Listrik Gratis di Kabupaten Timor Tengah Utara.

Penyalaan dilakukan langsung oleh Bupati TTU, Drs. David Juandi didampingi Manager UP3 Kupang, Meyrina P. Turambi dan juga Manager ULP (Unit Layanan Pelanggan) Kefamenanu, I Ketut Arthayasa.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, Agustinus Jatmiko mengatakan, Program TJSL hadir berbagi terang untuk semua. “Listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat, maka sangat penting bagi PLN dan masyarakat untuk bergandengan tangan agar kedua belah pihak saling menguntungkan. Pelanggan mendapat pelayanan terbaik dari PLN sementara PLN mendapat bantuan dari masyarakat karena ikut menjaga dan memelihara hingga merasa memiliki instalasi PLN,” sebut Agustinus.

Senada dengan itu, Manager PLN UP3 Kupang, Meyrina P. Turambi mengungkapkan, untuk Program TJSL ini pihaknya selalu meluncurkan setiap tahun dan sudah dari dulu dijalankan. “Bentuknya juga berbagai macam, tidak hanya berupa bantuan listrik gratis. Kemarin kami juga melakukan Program Listrik untuk Buah Naga untuk membantu meningkatkan perekonomian petani. Jadi ini juga salah satu bentuk Peduli Sosial dari PLN,” sebutnya.

Dikatakan Meyrina, saat ini NTT mendapat bantuan Listrik Gratis sebanyak 578 Unit kWh meter dan di Kabupaten TTU mendapatkan jatah sebanyak 150 unit kWh di 24 Desa 14 Kecamatan.

Bupati TTU, Drs. David Juandi menyampaikan apresiasi kepada PLN. “Saya mengapresiasi dan juga berterimakasih kepada PLN yang telah memberi Perhatian kepada masyarakat dengan telah melakukan penyambungan Listrik Gratis yang tentunya sangat memberikan manfaat bagi kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian, sosial dan lingkungan,” ujar Bupati David.

Ia menambahkan, PLN membantu tidak hanya menyalakan listrik dirumah-rumah warga, tetapi juga telah membantu masyarakat di Desa Fatoin yang menjalankan usaha Perkebunan Buah Naga. “Dulunya Buah Naga panen satu tahun satu kali, tetapi dengan adanya bantuan Listrik di perkebunan sekarang petani buah naga bisa panen dua sampai tiga kali setiap tahun. Ini sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan usaha dan perekonomian mereka,” sebutnya.

Bupati David berharap, dimasa yang akan datang lebih banyak masyarakat di Kabupaten TTU yang mendapatkan bantuan dari PLN. “Terimakasih PLN,” ujar Bupati David.

Ny. Maria, salah satu warga desa Noebaun, Kabupaten TTU mengucapkan rasa syukur dan terimakasih kepada PLN karena dengan Program CSR ini mereka sangat terbantu. “Saya bersyukur dan berterimakasih, PLN telah membantu saya. Saya senang karena dulu saya susah, masih menggunakan cahaya lampu pelita dan terkadang juga ambil arus dari tetangga yang sudah pakai listrik. Terimakasih banyak PLN,” ujar Maria.

Tim PLN saat itu juga memperkenalkan New PLN Mobile yang dapat diunduh di app store/play store untuk kemudahan pelanggan dalam berhubungan dengan PLN. Juga, promo super merdeka listrik hingga 30 September 2021.*)HumasPLN

Editor: Laurens Leba Tukan

Baca Juga:  Usai Dihantam Seroja, PLN Bangun 3 Tower Listrik Permanen di NTT Senilai 9,9 M
Center Align Buttons in Bootstrap