Pemkab Belu Sharing Program dengan Uskup Atambua

64
Bupati Belu dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH.,FINASIM., ketika memapatkan Program dan Visi-Misinya di hadapan Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku, Pr dan para Pastor di Aula Emaus, Nela, Kabupaten Belu, Kamis (15/7/2021). Foto: Anna Ukat

ATAMBUA,SELATANINDONESIA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu melalui Bupati dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH.,FINASIM., dan Wakilnya Drs. Aloysius Haleserens, MM., melakukan Sharing Program terkait Visi dan Misi Pemerintah Daerah bersama Keuskupan Atambua

Kegiatan yang digelar di Aula Emaus, Nela, Kabupaten Belu itu bertujuan agar saling memberi informasi dan input tentang visi dan misi, program unggulan Bupati Belu. Juga ajang berdiskusi tentang beberapa isu penting dan strategis guna menyelaraskan dan berjalan searah serta saling mendukung dalam membangun Kabupaten Belu.

Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus mengatakan, kegiatan itu merupakan bentuk sinergitas antara pemerintah dengan gereja. “Hari ini kami bersyukur bapak Uskup dan para Pastor bisa hadir bersama – sama kami disini yang mana sehari – harinya bekerja dibidang pertanian, peternakan, pendidikan di Keuskupan Atambua, dan kita mencoba melihat kegiatan – kegiatan Keuskupan dengan kegiatan-kegiatan Pemerintahan sesuai dengan visi misi programnya Pemerintahan saat ini, sehingga bisa bekerja sama dalam rangka pemberdayaan masyarakat Kabupaten Belu, dengan tujuan utama menuju masyarakat Kabupaten Belu yang sehat, berkarakter dan masyarakat Belu yang kompetitif,” sebut dr. Taolin Agustinus.

Disebutkan Bupati Taolin, momentum itu ada kesamaan visi – misi dan ada kesepahaman terhadap kegiatan-kegiatan pembangunan di Belu. Ia hadir bersama jajaran OPD teknis sehingga sesudah pertemuan ini tentu ada pertemuan-pertemuan lanjutan di level teknis untuk sama – sama bekerja di lapangan baik di bidang pertanian, di bidang pertenakan terutama di desa.

Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr mengatakan, kegiatan yang digagasnya itu rupanya mendapat respons yang sangat luar biasa dari Pemkab Belu. “Kami mengundang Bupati dan Wakil Bupati serta jajaran dari Pemerintah Kabupaten Belu untuk saling bertukar pikiran, bertukar informasi dan saling memberikan masukan tentang program, visi – misi, dan program unggulan yang dikerjakan oleh Bupati dan Wabup Belu periode 2021-2024,” sebut Uskup Dominikus.

Menurut Uskup Dominikus, kegiatan ini sangat penting, karena gereja dan Pemerintah melayani manusia yang sama, umat dan masyarakat. “Selama ini saya berkeinginan supaya ada kebersamaan di dalam membangun kehidupan masyarakat, kehidupan umat. Saya juga berterima kasih karena pada hari ini keinginan saya terpenuhi, bisa berkumpul bersama, berbicara, saling bertukar pikiran, berbagi dan memberi inspirasi untuk program – program kegiatan selanjutnya untuk dapat ditindak lanjuti,” ujarnya.

Dikatakan Uskup Dominikus, ada banyak hal yang bisa dijadikan isu bersama dan bisa dikemas menjadi program bersama. Disebutkan, pendampingan di bidang pertanian untuk memajukan dunia pertanian, itu adalah keprihatinan dari Gereja dan Pemerintah. “Kita masih mengalami kesulitan dengan penyediaan pangan. Adapun masalah air bersih yang masih juga menjadi persoalan, sumber-sumber air harus kita jaga dan pelihara dengan baik, kita harus menggunakan kemampuan kita untuk mengelolanya secara cerdas dan secara bijaksana,” katanya.

Uskup Dominikus mengatakan, Pemerintah dan Gereja bersinergi untuk melakukan berbagai macam terobosan. Jika ada masalah-masalah terkait pertanian, peternakan dan terkait pelayanan publik, bisa bicara bersama – sama dan bisa melihat simpul yang bisa diurai bersama. “Dalam kebersamaan itu kita harapkan bisa memberikan solusi yang lebih baik untuk kemakmuran umat,” pinta Uskup Atambua.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Belu karena mulai membenahi banyak hal yang karena situasi kemelut politik dan karena situasi – situasi lainnya sering kali tidak bisa berjalan optimal. “Kita mengharapkan dengan adanya pertemuan ini dapat menjadi wadah pembebasan dimana orang tidak tersekat-sekat, tetapi dalam kebersamaan kita bisa bicara tentang pelayanan yang lebih menjangkau semua, inilah sebenarnya yang dicita-citakan oleh Gereja,” harap Uskup.

Usai penyampaian paparan visi-misi dan program oleh Bupati Belu dan Uskup Atambua dilanjutkan dengan diskusi bersama peserta yang hadir. Hadir dalam kegiatan ini Vikjen Pater Vinsensius Wun, SVD, Romo Yoris Samuel Giri, Pr., Romo Urbanus Hala, Pr., Romo John Oki, Pr., Romo Leonard Edel Asuk, Pr, Pimpinan OPD terkait Lingkup Pemkab Belu, Tim Teknis/Tim Ahli – Frans Tanjung, dkk serta para Frater Keuskupan Atambua yang sementara menyiapkan diri untuk Tahbisan Diakon.*)Novita Bogar/KominfoBelu

Editor: Laurens Leba Tukan

Baca Juga:  Dukung Atambua Eden di Keuskupan, Bupati Willy Hibahkan 1 Unit Traktor
Center Align Buttons in Bootstrap