Tanda Cinta untuk Kaum Dibafel dari Bank NTT Rote Ndao Jelang HUT

84
Kepala Bank NTT KC Rote Ndao Sender Dewa Lele menyerahkan bantuan untuk para penyandang disabilitas (difabel) di Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, Selasa (13/7/2021).

BAA,SELATANINDONESIA.COM – Bank NTT Kantor Cabang (KC) Rote Ndao menggelar bakti sosial (baksos) untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59. Aksi yang dipimpin oleh Kepala Bank NTT KC Rote Ndao, Sender Dewa Lele, itu dilakukan khusus untuk para penyandang disabilitas (difabel) tiga desa yaitu Desa Oebatu, Meoain, dan Lalukoen, Kecamatan Rote Barat Daya, Selasa (13/7/2021).

Kepala Bank NTT KC Rote Ndao Sender Dewa Lele menyebut, aksi sosial itu dilakukan dalam rangka memperingati HUT ke-59 Bank NTT 17 Juli mendatang di KC Rote Ndao.

Disebutkan, dari pertemuan internal disepakati dalam rangka HUT ke-59 kali ini, pihaknya berbagi dengan kaum difabel. Ketika dibangun koordinasi dengan Humanity and Inclusion (HI) dan CIS Timor, disepakati untuk membantu 1 unit kursi roda, 10 unit tongkat ketiak, 8 unit tongkat kaki, dan 30 unit alat bantu pendengaran.

Kami menyadari bahwa bantuan ini belum seberapa, namun ini merupakan bentuk solidaritas Bank NTT dan tanda cinta kami untuk membantu para penyandang disabilitas di tiga desa ini. Mudah-mudahan dapat membantu dan diterima dengan sukacita. Semua bantuan ini ada yang dari kantor dan juga hasil urunan karyawan dan karyawati Bank NTT KC Rote Ndao, sebagai rasa sukacita HUT ke-59 bagi saudara-saudara kita yang mempunyai keterbatasan fisik,” katanya.

Menurutnya, ke depan jika ada event dan program lainnya, maka Bank NTT KC Rote Ndao akan meminta masukan dari HI dan CIS Timor dalam rangka membantu penyandang disabilitas di desa-desa lain yang belum tersentuh.

Dengan bantuan ini juga kami harapkan saudara-saudara kita penyandang disabilitas tidak merasa jauh dari kami, tetapi sebaliknya mereka merasa dekat dengan Bank NTT,” katanya.

Disebutkan Sander, Bank NTT KC Rote Ndao pada prinsipnya siap membantu saudara-saudari penyandang disabilitas yang produktif dengan sejumlah program, seperti penjahit, pengrajin, dan usaha ekonomi produktif lainnya.

Kalau di kemudian hari masih membutuhkan, kami tetap bersedia memberikan bantuan bagi kaum difabel yang produktif. Silakan hubungi kami langsung atau melalui teman-teman HI dan CIS Timor karena Bank NTT hadir untuk melayani masyarakat NTT,” ujarnya.

Kepala Desa Oebatu Cornelis Ma’a mengapresiasi sekaligus menyampaikan terima kasih kepada Bank NTT KC Rote Ndao yang telah membantu sejumlah warga dengan alat bantu pendengaran dan tongkat untuk membantu berjalan.

Disebutkan Kades Cornelis, bantuan kepada warga penyandang disabilitas di Desa Oebatu ini membuktikan bahwa Bank NTT adalah bank milik masyarakat NTT tidak sekadar jargon, tetapi nyata bagi warga Desa Oebatu.

Sekali lagi mewakili para penyandang disabilitas di Desa Oebatu, kami sampaikan terima kasih. Kami cuma dapat berdoa kiranya di HUT ke-59 ini Bank NTT bertambah maju ke depan,” katanya.

Perwakilan Humanity and Inclusion (HI) Rote Ndao, Micha Sumule mengatakan, HI bersama CIS Timor selama ini membina dan membantu Komite Inklusi di desa membangun jejaring dan menggandeng pengambil kebijakan untuk mencari jalan keluar membantu kaum disabilitas di desa-desa.

Menurutnya, pihaknya tidak bekerja dengan jejaring di desa saja, tetapi juga OPD terkait, pengusaha, dan kalangan perbankan. Diakuinya, tidak mudah untuk menghadirkan sebuah solusi dalam rangka membantu kaum difabel. “Namun hari ini merupakan hari yang begitu bersejarah karena teman-teman dari Bank NTT KC Rote Ndao sudah datang mendukung saudara-saudara kita di Desa Oebatu, Meoain, dan Lalukoen dengan bantuan alat pendengaran, tongkat, dan kursi roda,” sebutnya.*)Laurens Leba Tukan

Baca Juga:  Kajati Sebut Pengelolaan Bank NTT Makin Profesional dan Transparan
Center Align Buttons in Bootstrap