Ajak Petani Perluas Lahan Garapan, Bupati Paulus: Apapun yang Diminta, Saya Berikan

70
Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu ketika melakukan penanaman anakan cabai bersama Kelompok Tani Pro Oli Mila dan Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan di Laigoli, Desa Tanamodu, Kecamatan Katiku Tana Selatan, Kabupaten Sumba Tengah, Kamis (10/6/2021). Foto: Try

WAIBAKUL,SELATANINDONESIA.COM – Bupati Sumba Tengah, Drs. Paulus S. K. Limu meminta agar kelompok tani sungguh-sungguh terus bekerja keras memperluas lahan garapan, dan tidak mudah menyerah demi mencapai target produksi pertanian yang diimpikan bersama.

“Apapun yang diminta, saya akan berikan kepada petani yang penting petaninya mau sungguh-sungguh bekerja keras dan meningkatkan produksi pertaniannya, serta tidak mudah menyerah,” sebut Bupati Paulus ketika melakukan penanaman anakan cabai bersama Kelompok Tani Pro Oli Mila dan Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan di Laigoli, Desa Tanamodu, Kecamatan Katiku Tana Selatan, Kabupaten Sumba Tengah, Kamis (10/6/2021).

Kepada para kelompok tani, Bupati Paulus meminta agar berupaya seoptimal mungkin dalam mengusahakan dan mengolah lahan pertanian ini. “Coba dulu dikerjakan dan diusahakan serta dioptimalkan lahan ini, karena saya melihat tempat ini cocok untuk ditanami 3 jenis komoditi hortikultura unggulan yaitu, cabai, tomat dan bawang merah,” ucapnya.

Guna mendukung kelancaran pengolahan lahah agar lebih optimal, ditempat tersebut akan diprioritaskan tahap awal pembangunan reservoir, pompa air dan keran air. “Tahap awal kita bangun reservoir, pompa dan keran air, sambil kita berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) wilayah NTT untuk dibangun jaringan irigasi mengingat disekitar lokasi ini dekat dengan mata air Laigoli,” katanya.

Bupati Paulus terus menyemangati para petani agar lahan yang masih tersisa terus diolah lebih luas lagi. “Kerja dulu, optimalkan lahan yang ada siapkan bedeng dan pupuk, bapak, ibu yang tergabung dalam kelompok harus bersatu padu bekerja keras mempersiapkan bedeng, menanam komoditi yang bervariatif, dirawat dengan baik dan benar. Hingga tiba waktu panen, harus ada brand (merek) dari komoditi yang ingin dipasarkan agar diketahui oleh konsumen, nanti saya akan siapkan kendaraan untuk mengangkut hasilnya ke pasar baik ke Sumba Barat, Sumba Timur maupun Sumba Barat Daya,” sebutnya.

Bupati Paulus menginginkan untuk menjadikan 4 kelompok tani di wilayah itu yakni Kelompok Tani Bayu Senja, Angin Sepoi, Angin Selatan dan Pro Oli Mila menjadi model untuk Kecamatan Katiku Tana Selatan jika mampu menunjukkan hasil yang siginifikan dibidang hortikultura.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Katiku Tana Selatan, Marthen U. Bewa, S.Sos bersama jajarannya, Kepala Desa Tanamodu, Kelompok Tani Pro Oli Mila yang berjumlah 21 orang serta Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) berjumlah 10 orang dari Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.*)PKP-SumTeng

Editor: Laurens Leba Tukan

Baca Juga:  40 Pemandu Wisata Alam Sumba Tengah Dilatih Inovasi dan Kreatifitas  
Center Align Buttons in Bootstrap