600 Gamers dan Model Milenial Berkompetisi di Dekranasda NTT Tournament Season 5

183
Para juara Dekranasda Tournament Season 5 pose bersama Ketua Asgard, Ketua Harian ESI Kota Kupang dan Perwakilan Dekranasda NTT di Aula Rujab NTT, MInggu (30/5/2021). Foto: Asgard

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Sebanyak 600 penggemar game online serta model milenial di Kota Kupang berkompetisi di ajang bergengsi Dekranasda NTT Tournament Season 5. Para gamers dan model itu saling menguji kemampuan pada empat ajang perlombaan diantaranya Free Fire, PUBG, Mobile Legends dan Fashion Show.

Setelah melalui kompetisi ketat yang digelar online sejak 23-27 Mei 2021 untuk babak penyisihan, hingga pada babak final 28-30 Mei 2021 yang digelar secara off line di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT. Puncak acara pengumuman pemenang dan pemberihan hadia dilakukan, Minggu (30/5/2021).

Pada Perlombaan Mobile Legend Season 5, keluar sebagai Juara 1 adalah Elf Titan, Juara 2 HMN Gaming dan Juara 3 Supernova. Sedangkan, pada perlombaan FreeFire, juara I adalah Tim Tapalocok, Juara 2 DADV ESPORTSdan Juara 3 KXS MALAPETAKA. Pada Turnaman PUBG, yang keluar sebagai Juara I adalah VICTORY HUNTER 4U, Juara 2 MKDT TEAM dan Juara 3 adalah ELF FANAA MVP – Avatar4UBEB.

Sedangkan, pada perlombaan Fashion Show, Juara 1 Rizkha Margono, Juara 2 Faldi Ledo dan Juara 3 diraih oleh Lilian Tokan. Yang menjadi Tim Juri dalam ajang Fashion Show diantaranya desainer Erwin Yuan, Vinna Damanik dan Eldi Angi.

Ketua Aliansi Gamers dan Kretivitas Daerah (Asgard) Bobby Damanik mengatakan, event rutin ini untuk membuka ruang bagi anak-anak millenial di NTT agar bisa berprestasi di ESport pada level nasional maupun internasional. “Saya mengajak teman-teman penyelenggara yang lain untuk bagaimana kita bisa mewadahi para gamers NTT untuk bisa punya wadah bukan untuk saling bersaing tetapi untuk bisa berprestasi,” sebutnya.

Bobby Damanik menambahkan, Asgard NTT pada bulan Juli mendatang akan membuka Akademi. “Semua gamers yang akan bergabung di Akademi Asgard akan diikutsertakan dalam managemen Asgard. Tujuannnya agar para gamres bisa mengikuti pertandingan di tingkat nasional, karena untuk ajang nasional membutuhkan manajemen yang berbadan hukum,” katanya.

Para juara Fashion Show di ajang Dekranasda Tournament Season 5 ketika tampil di Aula Rujab Gubernur NTT, Minggu (30/5/2021) Foto:Asgard

Ketua Harian ESport Indonesia (ESI) Kota Kupang, Devord Lakapu memberikan apresiasi kepada Asgard sebagai pelaksana turnamen. Ia berharap, olahraga elektronik itu bisa berkembang pesat. “ESI Kota Kupang dan Asgard akan bersinergi demi perkembangan esport di NTT, layaknya seperti dalam mitologi negara Viking bahwa Asgard itu adalah tempat tinggal para dewa. Harapan kita, NTT akan menghasilkan atlit-atlit ESport berprestasi dengan skill para dewa di dunia olahraga elektronik.

Ketua Dekranasda NTT, Ny. Julie Sutrisno Laiskodat yag diwakili oleh Eldi Angi mengaku bangga dengan Asgard yang konsisten sebagai penyelenggara rutin Dekranasda Tournament Season 5. Ia berharap, semua pihak tetap bersemangat dalam melestarikan warisan budaya NTT meskipun masih dalam situasi pandemi Covid-19 dan dampak bencana badai seroja yang melanda NTT.

“Terima kasih kepada panitia yang dengan luar biasa sudah berkomitmen menjadi pelaksana turnamen Dekranasda bertajuk ESport dan Kreativitas Daerah. Mari kita terus berlatih dan berjuang agar kedepan NTT punya perwakilan ESport yang bertanding di kancah nasional maupun internasional. Ini bukan sekedar mencakupi olahraga elektronik tapi juga kreatifitas daerah. Untuk itu mari kita tetap mengedapankan sportifitas dan terus mengedepankan kecintaan akan kearifan lokal NTT. Tetap semangat, No Game No Sport, Dekranasda selalu di hati,” ujarnya.

Acara final dan pengumuman para juara dalam tournament itu dilakukan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan dan diwajibkan untuk menjalankan swab antigen oleh Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Seluruh finalis di ajang itu dilakukan pengambilan swab antigen untuk memasikan para peserta dan semua tamu undangan bebas dari Covid-19. Acara itu dipandu oleh Rara Kaboax dan disponsori Telkomsel, LinkAja, Sindo Express, qlimutu, Kopi Gadjah, Yuzu, Sukaroti, LA Zone, Betaprint, Grup bikin lapar, Kaos Polos Elwin, dan Nasi Konoha.

Sebagai wujud solidaritas Dekranasda NTT terhadap korban terdampak badai seroja, kesempatan itu juga diberikan bantuan sosial (Bansos) kepada Sinode GMIT dan Panti Asuhan Fathin Kota Kupang. 

Di hari yang sama, di Desa Hurung, Kecamatan Adonara Barat, Kabupaten Flores Timur berlangsung juga final FreeFire Adonara Season I. “Ajang ini untuk mewadahi para milenial di Adonara agar kelak menjadi atlit ESI yang bisa berkompetisi di tingkat Provinsi NTT, Nasioal bahkan Internasional,” sebut Ketua Pembina ESI Flores Timur, Yoseph Sani Betan, Minggu (30/5/2021). ***Laurens Leba Tukan

Baca Juga:  Julie Laiskodat: Pengembangan Produksi Ikan dan Rumput Laut Harus dengan Grand Design yang Tepat
Center Align Buttons in Bootstrap