Dirut Bank NTT Antar Piala API Award ke Kampung Adat Namata, Jadi Peserta Festival Desa Binaan

284
Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho ketika di kampung adat Namata, Kabupaten Sabu Raijua, Jumat (28/5/2021)

SABURAIJUA,SELATANINDONESIA.COM – Setelah menyabet juara satu dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award tahun 2020, kategori Kampung Aadat Terpopuler, penghargaan berupa piala di ajang pariwisata bergengsi itu diantar oleh Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Jumat (28/5/2021).

Penyerahan piala API Award itu diterima oleh Kepala Suku, para Mone Ama, Beni Deo, Kepala Desa dan dihadiri Penjabat Bupati Sabu Raijua, Doris Rihi di kampung adat Namata, Desa Raeloro, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua.

Kampung Namata dikenal sebagai kampung adat di Kabupaten Sabu Raijua yang masih memegang teguh adat istiadat, budaya serta memiliki sejarah sebagai desa penganut agama tradisional Jingitiu atau pemujaan para dewa-dewa leluhur masyarakat Sabu.

Dirut Alex Riwu Kaho kepada SelatanIndonesia.com mengatakan, sebagai wujud dukungan terhadap keberlangsungan dan perkembangan Kampung Adat Namata kedepan, kini Namata menjadi salah satu peserta Festival Desa Binaan Bank NTT.

Festival Desa Binaan Bank NTT adalah sebuah inovasi baru yang tersebar di seluruh kabupaten di NTT, dengan jumlah bervariasi tiap daerah. “Desa binaan ini dibentuk untuk menuntun kehidupan masyarakat ke arah lebih sejahtera, meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan, mewujudkan kemandirian masyarakat desa, membantu dan meningkatkan kondisi sosial ekonomi masyarakat desa serta mempermudah akses masyarakat desa dalam memperoleh informasi baik informasi potensi wilayah unggulan desa setempat sehingga melahirkan desa binaan yang memiliki kelompok usaha UMKM yang menjalankan usahanya sehingga menjadi desa yang mandiri,” sebut Dirut Alex Riwu Kaho.

Dijelaskan Dirut Alex, Festival Desa Binaan Bank NTT merupakan implementasi Bank NTT mendukung Pemerintah Daerah Provinsi NTT dalam mengentaskan kemiskinan di NTT dengan mendesain pembinaan di masyarakat desa berupa peningkatan literasi keuangan, pelatihan dan pendampingan masyarakat Desa yang ada di NTT.

Pencatatan history atau sejarah desa dibuat modern dalam bentuk QR Code, serta seluruh transaksi pembayaran produk dan jasa menggunakan fasilitas pembayaran Non Tunai. Program ini membentuk sebuah desa yang mandiri, sejahtera dan berprestasi berbasis Desa Wisata, Digital dan Modern,” katanya.

Penjabat Bupati Sabu Raijua, Doris Rihi menyampaikan terima kasih kepada semua masyarakat yang telah mendukung Kampung Adat Namata dalam ajang API Award 2020. “Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua menyampaikan terima kasih kepada semua basodara yang telah voting Kampung Adat Namata dan juga yang telah mempromosikan Kampung Adat Namata lewat media sosial,” sebut Doris Rihi.

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada Dirut Bank NTT yang telah mengantar langsung Piala API Award ke kampung adat Namata. “Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua tidak akan berhenti dengan raihan tersebut tetapi akan mengikutsertakan kembali salah satu peninggalan dengan kategori Sejarah Peninggalan Majapahit khususnya Jejak Peninggalan Gajah Mada di Kecamatan Raijua,” sebut Karo Pemerintahan Setda NTT ini.

Turut serta mengantar Piala API Awrad di Kampung Aadat Namata diantaranya Anggota DPD RI yang juga Ketua KADIN NTT, Ir. Abraham Paul Liyanto, Direktur Pemsaran dan Kredit Bank NTT Paulus Stefen Messakh, Para Pengurus KADIN NTT dan KADIN Sabu Raijua serta Pimpinan Cabang Bank NTT Sabu Raijua.***Laurens Leba Tukan

Baca Juga:  Bank NTT Kembali Ukir Prestasi Gemilang Tingkat Nasional
Center Align Buttons in Bootstrap