Bupati Manggarai Pantau Penanganan Covid di Posko Nte’er

21
upati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit dan Forkopimda pose bersama usai meninjau Posko Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Nte'er, Desa Mata Wae, Kecamatan Satarmese Utara, Kabupaten Manggarai, Selasa (19/5/2021). Foto: SelatanIndonesia.com/Ino Jemadu.

RUTENG,SELATANINDONESIA.COM – Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Manggarai meninjau Posko Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di Nte’er, Desa Mata Wae, Kecamatan Satarmese Utara, Kabupaten Manggarai pada Selasa (19/5/2021).

Selain memantau arus balik pasca libur panjang Idul Fitri 1443 Hijriah, pemantauan ini juga untuk melihat secara langsung proses penegakan protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan, terutama pemudik yang memasuki wilayah Kabupaten Manggarai.

“Jangan sampai terulang kembali pengalaman Natal dan Tahun Baru kali lalu, peningkatan (kasus) Covid, efek setelah liburan”, tutur Bupati Nabit saat diwawancarai awak media.

Oleh karena itu, lanjutnya, dengan adanya posko ini diharapkan menjadi ujung tombak pencegahan dalam upaya menekan laju penyebaran Covid-19. “Tidak ada maksud untuk menghambat perjalanan, tetapi semata-mata supaya penyebaran Covid 19 ini bisa ditekan”, lanjutnya.

Berdasarkan pantauan media ini, giat yang dilaksanakan oleh Satgas C-19 Kabupaten Manggarai di posko Nte’er yang juga melibatkan aparat gabungan TNI, POLRI, POLPP ini antara lain pengecekan dokumen, suhu tubuh, rapid antigen secara acak, penegakan hukuman bagi pelanggar protokol kesehatan, dan pembagian masker secara gratis.

Rangkaian kegiatan diawali dengan memberhentikan para pelaku perjalanan yang melintas menggunakan angkutan umum maupun pribadi. Setelah diberhentikan, petugas gabungan kemudian mengarahkan mereka ke area tes untuk kemudian diminta menunjukkan kartu identitas penduduk, lalu didata serta diperiksa kondisi kesehatannya.

Khusus Rapid Antigen, tes dilakukan secara acak. Pelaku perjalanan yang telah menjalani tes usap, diminta menunggu hasilnya sekitar 15 menit. Bila negatif, yang bersangkutan dipersilahkan untuk melanjutkan perjalanannya. Bila positif, maka akan ditangani sesuai prosedur penanganan Covid-19.

“Puji Tuhan, dalam beberapa hari ini, Rapid Antigen misalnya, masyarakat yang masuk ke dalam wilayah kita (Manggarai), semua negatif,” ungkapnya.

Itu pasalnya, Bupati Nabit berharap agar seluruh masyarakat Manggarai dan juga para pelaku perjalanan, senantiasa mendukung upaya pemerintah mencegah penyebarluasan Covid-19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan.
“Sayangi diri sendiri, sayangi keluarga, tetap memakai masker dimana pun berada. Bukan karena diperiksa (oleh petugas),” pesannya.

Berikut informasi terkini perkembangan penanganan Covid-19 hingga 17 Mei 2021. Total kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 2.133 orang, dengan rincian, terkonfirmasi Positif Hasil Pemeriksaan RDT-Ag sebanyak 1.936, sembuh 1.886, sedang dirawat 42, dan meninggal 8. Sedangkan terkonfirmasi PositifHasil Pemeriksaan PCR dan TCM, sebanyak 197, sembuh 181, sedang dirawat 0, dan meninggal 16 orang.*)Ino Jemadu

Editor: Laurens Leba Tukan

Baca Juga:  Sambut New Normal, DPRD NTT Dapil Kota Kupang Pantau Penyaluran APD
Center Align Buttons in Bootstrap