Kapolri Terjunkan Dua Jenderal Tangani Korban Badai Seroja yang Terisolir di Alor

501
Kakorpolair Baharkam Polri, Irjen Ferdianti Biti Caca dan Dankor Brimob Polri Irjen Pol Anang Revandoko ketika tiba di Kabupaten Alor dan menyerahkan bantuan untuk korban bencana badai seroja di Desa Lipang, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor, Sabtu (10/4/2021). Foto: Kabid Humas Polda NTT

KUPANG,SELATANINDONESIA.COM – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengutus dua Jenderal untuk membantu evakuasi korban bencana badai seroja yang sejak kejadian terisolir di Kabupaten Alor, Provinsi NTT. Kedua pejabat Polri itu adalah Kakorpolair Baharkam Polri, Irjen Ferdianti Biti Caca dan Dankor Brimob Polri Irjen Pol Anang Revandoko beserta anggota untuk membantu pencarian dan evakuasi korban hilang akibat banjir bandang dan badai seroja di Desa Lipang, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor.

Baca Juga:  Alex Riwu Kaho Kunjungi Wae Bobok di Labuan Bajo, Bakal Jadi Desa Binaan Bank NTT

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Rishian Krisna Bhudiaswanto kepada SelatanIndonesia.com, Minggu (11/4/2021) mengatakan, kedua Jenderal dan para anggota menggunakan kapal Barata milik Korpolairud Baharkam Polri, untuk melaksanakan tugas perbantuan pencarian dan evakuasi korban hilang dengan melakukan penyisiran di pantai sekitar desa Taramana yang merupakan muara sungai dari desa Lipang.

“Rombongan dari kedua Jenderal ini juga membawa anjing pelacak untuk menyisir pinggiran sungai dan muara Irawuri. Pencarian juga dibantu 20 orang anggota Satbrimob Polda NTT,” sebutnya.

Baca Juga:  Gerak Cepat Hadapi Corona, Bupati Rote Ndao Siapkan 40 Kamar di Rusunawa Ne’e

Tidak hanya itu, kedua Jenderal itu juga membawa bantuan Kapolri berupa bahan makanan dan bantuan kebutuhan korban bencana sekitar  delapan ton untuk didistribusikan kepada masyarakat yang berada di wilayah Desa Taramana, sampai Desa Pido yang hingga kini masih terisolir.

“Sampai saat ini akses jalan menuju lokasi desa tersebut masih terputus akibat longsoran tanah yang merusak akses jalan sampai ke Desa Pido. Selain itu bantuan tersebut juga langsung didistribusikan menggunakan kapal Barata menuju pelabuhan Maritaing, Kecamatan Alor Timur,” sebut Kombes Rishian.

Baca Juga:  Golkar Dukung Penuh Rencana Perda Pengelolaan Combine di Sumba Tengah

Disebutkannya, Kapal Barata yang tiba di pelabuhan disambut meriah oleh masyarakat. “Mereka bahagia melihat kapal Polairud membawa bantuan, karena akses jalan darat menuju Kecamatan Alor Timur ada beberapa titik mengalami longsor dan kerusakan parah,” katanya.

Warga mengaku yang dibawa kapal Barata merupakan bantuan pertama yang diterima. Mereka mengucapkan terima kasih kepada petinggi Polri yang datang langsung ke Kecamatan Alor Timur.***Laurens Leba Tukan

Center Align Buttons in Bootstrap